Amsterdam

Promo Eau de Zwitsal

Posted on Updated on

Promo: Parfume Eau de Zwitsal yang sedap dan sedang ngetop. Tiap Peserta Tour Serbalanda, harga €10 per botol

Minyak wangi Belanda, Zwitsal Asli, Produk Belanda, Oleh-oleh Belanda, Minyak Wangi
Eau de Zwitsal

Note: Max 1 botol per peserta. Harga botol kedua €12,50. 
Ukuran 95Ml, jadi aman masuk koper bagasi maupun cabine.

Pemesanan minimal 7 hari sebelum hari tour.
Note: Maaf belum melayani pengiriman ke Indonesia.

Oleh-oleh yang Sedang Digandrungi di Belanda dan Indonesia. Siapa yang tidak mau dipanggil mesra oleh sang pujaan hati. Dijamin akan ada pujian “Kamu Wangi deh Baby. So Innocent.” Parfume ini cocok untuk tua dan muda. Bisa disemprotkan ke badan maupun pakaian.

Untuk info lebih lanjut, silakan hubungi kami.
Advertisements

Wisata Transit di Amsterdam

Posted on Updated on

Amsterdam_20180526_105523
Kesempatan transit selama beberapa jam di Amsterdam bisa dimanfaatkan untuk mengunjunggi beberapa lokasi wisata seperti Damrak, de Dam, Royal Palace, Red Lights District, Rumah Multatuli. Berikut masukan dari Serbalanda Tour.

Eka Tanjung dari Serbalanda menerima banyak pertanyaan dari kawan-kawan Indonesia dan Malaysia tentang aktivitas yang cocok, ketika hanya punya waktu berwisata beberapa jam saja di Airport Schiphol Amsterdam. Dan cara paling ekonomis, naik kendaraan umum.

Kereta Api Belanda, Angkutan Umum di Belanda, Naik kereta ke Bandara, Serbalanda, Serbalanda Tour, Eka Tanjung
Papan Info di Stasion Belanda

Stasion Kereta di Schiphol

Schiphol memiliki stasiun kereta api bernama Station Schiphol. Berbeda dengan  bandara Soekarno-Hatta yang jalur keretanya di lantai atas. Di Schiphol, lokasi peron di basement, lantai -1. Bisa dijangkau jalan kaki  dari hal kedatangan sekitar 300 meter. Sebelum kawan naik kereta, perlu membeli karcis di mesin atau di loket kereta api belanda, NS. Jam keberangkatan Kereta Api Schiphol ke Amsterdam.

BUS-397 Amsterdam Airport Express

Selain kereta api, cara lain adalah naik bus ke Amsterdam Centraal Bus Station. Lokasinya juga tidak jauh dari stasion Amsterdam. Bus bisa menjadi pilihan yang murah dan nyaman. Bus ini difasilitasi WiFi gratis. Keterangan lebih rinci mengenai: Bus 397 Schiphol – Amsterdam.

Schiphol – Amsterdam ( 1 jam)

Sambil menantikan penerbangan atau perjalan darat lanjutan, bisa mengunjungi tempat-tempat menarik sekitar bandara yang jarak tempuhnya sekitar 30 menit saja. Dari airport bisa mengambil kereta api ke pusat kota Amsterdam yang berlokasi hanya 5 menit jalan kaki dari Centraal Station atau Stasion Kereta Api Amsterdam.

NOTE: Mohon diperhatikan soal bagasi dan koper. Kalau kawan membawa koper sebaiknya dipirkikan. Apakah akan dibawa jalan? Atau dititip di locker Bandara atau Stasion Kereta Amsterdam. Keduanya menyediakan service itu. Serbalanda pernah menulis tentang: Menyimpan Koper di Locker Stasion. Menyimpan koper di locker airport Schiphol Amsterdam.

Dari Stasion Amsterdam tinggal berjalan kaki saja menelusuri Damrak yang kondang dengan kedai-kedai dan hotel di sebelah kanan. Sementara itu di sebelah kiri adalah Damrak.

Rumah Miring Amsterdam Damrak

Damrak, Kanal, Kapal dan Rumah Miring

Canal Cruise  (1 jam)

Dermaga pemberangkatan kapal-kapal Canal Cruise. Dengan harga kisaran €15 euro bisa mengikuti tour sepanjang kanal-kanal di Amsterdam yang berkelok-kelok itu. Dengan penjelasan sejarah yang menarik. Termasuk gudang-gudang historis rempah milik Kongsi Dagang VOC. Sejarah ini berkaitan erat dengan Nusantara atau Indonesia. Tour Kanal itu berlangsung selama sekitar 1 jam, sudah plus mengantri masuk dan turun.

Rumah Miring (15 menit)

Masih disekitar Damrak, bisa menyaksikan keindahan rumah Amsterdam yang berbaris tanpa ada pemisah. Beberapa rumah itu tampak sudah mulai miring karena dimakan usia dan pondasi yang tidak lagi rata. Rumah-rumah itu disebut “Rumah Miring” Kawan bisa mengabadikan gambar di spot menarik Amsterdam itu.

Red Lights District – Lampu Merah (30 menit)

Sekitar 500 meter dari Damrak, kawan bisa menelusuri lorong-lorong Lampu Merah atau Red Lights District atau yang biasa di sebut De Wallen, oleh orang lokal. Itulah lokalisasi PSK, ala-ala Belanda. Para wanita penjaja, berpose di balik kaca pintu sambil mempertontonkan kemolekannya.

Para wanita itu menunggu peminat dan mencari penghasilan disana, namun mereka juga paham bahwa banyak wisatawan berlalu lalang, hanya semata karena rasa penasaran.

NOTE: Dilarang membuat foto atau video dari pada wanita PSK di sana. Kamera anda bisa direbut dan dibanting. Hormati mereka yang mencari nafkah. Sebab mereka bekerja legal dan dilindungi undang-undang Belanda.

Multatuli, Douwes Dekker, Edward Douwes Dekker, Wisata di Amsterdam, Serbalanda, Serbalanda Tour, Eka Tanjung, Sejarah Indonesia.

Rumah dan Patung Multatuli

Jika kunjungan ke Red Lights District dirasa tidak cocok, bisa diganti dengan lawatan ke rumah Multatuli dan menyaksikan patung Eduard Douwes Dekker yang berlokasi tidak jauh dari Damrak.  Museum Multatuli berlokasi di Korsjespoortsteeg 20, Amsterdam. Sementara patung penulis Max Havelaar itu berdiri di jembatan Torensluis, 1012 SM Amsterdam.

Sebagai orang Indonesia, ini bisa sangat menarik untuk mengenal “dari dekat” salah satu penulis Belanda yang  memihak kaum tertindas di Hindia Belanda. Di era ketika Indonesia masih dijajah Belanda.

De Dam Amsterdam, Damrak, Pusat Kota Amsterdam, Royal Palace, Madurodam, Serbalanda Tour, Eka Tanjung
De Dam Amsterdam

De Dam dan Royal Palace (30 menit)

Selesai dari kawasan lampu merah atau Multatuli, bisa melanjutkan perjalanan ke arah de Dam, tugu Nasional Belanda berwarna Putih yang terletak di depan Istana Kerajaan atau Royal Palace. Di sana kawan akan merasakan keramaian dari para wisatawan yang ingin berfoto di lokasi tempat berbagai peringatan nasional Belanda.

NOTE: Mohon waspada dengan copet.

Lanjut Perjalanan

Dari sana bisa kembali ke Schiphol untuk melanjutkan penerbangan. Atau ke Sloterdijk jika kawan akan ke pool Flixbus ke Paris, Praha, Berlin, Brussel atau ke kota lain di Eropa. Ke Schiphol bisa menggunakan kereta Api dari Stasion Amsterdam Central. Atau dengan Bus397.

Lupa Waktu
NOTE: Mohon tetap memperhatikan waktu. Karena Amsterdam bisa menyihir kawan menjadi lupa waktu. Terlalu banyak yang asik dan menarik. Tapi pesawat, kereta atau bus sudah menanti!

Private Transit

Jika kawan memerlukan informasi berkaitan dengan tour Transit secara umum. Atau tour transit dengan kendaraan pribadi dengan pendampingan orang Indonesia, bisa menghubungi kami.

Menghubungi Serbalanda, Pemandu Wisata Orang Indonesia, Orang Indonesia di Belanda, Serbalanda Tour, Eka Tanjung

Links:

Jalan-jalan ke Amsterdam, Saat Transit di Schiphol

Kiat Mengurus Visa Schengen Sendiri

Kiat Sukses Dapat Visa Schengen

Tour Tiga Tempat Yang Murah Meriah di Belanda

Sim Card Mudah dan Murah untuk Liburan di Eropa

Penginapan Murah Meriah di Belanda

Top 40 Macam Menu Makanan Indonesia di Belanda

Top 40 Resto HALAL non-Indonesia di Belanda.

Top 30 Resto HALAL, Indonesia – Suriname di Belanda

Top 60 Macam Sambal di Belanda

Top 40 Restoran Indonesia di Belanda

Top 40 Tempat Wisata Belanda

Cara Murah ke Giethoorn

Posted on Updated on

Giethoorn, dusun air ter indah di dunia bisa dijangkau dengan kendaraan umum. Dengan sedikit kejelian maka bisa menjangkau dusun sunyi itu dengan beaya yang sangat ekonomis. Naik Kereta dan bis dari Amsterdam. Berikut tips serbalanda untuk bertamasya murah ke Giethoorn.

Sejak Giethoorn menjadi tujuan favorite wisata di Belanda. Maka semakin banyak pula wisatawan yang ingin membuktikan keindahannya. Dengan budget terbatas pun bisa sampai ke lokasi di propinsi Overijssel ini.

Di desa itu ada dua halte pemberhentian bis umum nomor 70 dan 71.
Nama haltenya: Giethoorn Zuid dan Dominee Hylkemaweg
Halte_Giethoorn_02Halte_Giethoorn_01
Bantuan App
Dengan bantuan App atau website: 9292.nl atau Moovit kawan bisa menjangkau salah satu halte di Giethoorn itu. Dari sana hanya jalan beberapa ratus meter saja bisa sampai ke kanal-kanal indah. Di sana kawan bisa menemukan restoran, penyewaan perahu atau memulai dengan jalan kaki menelusuri keindahan.

Perjalanan Menyenangkan
Perjalanan menyenangkan ini akan makan waktu sekitar 2,5 jam sekali jalan. Dan kembali juga 2,5 jam. Sisa waktu bisa dipakai untuk menikmati Giethoorn sekitar 3 jam. Perjalanan 8 jam yang sangat menyenangkan dan terutama ekonomis. Selamat Mencoba.

Namun jika kawan tidak terlalu punya banyak waktu, umpamanya hanya ada 1 hari dan ingin juga menjangkau Volendam, Zaanse Schans sebaiknya memanfaatkan paket tour Serbalanda.

Sebab dengan waktu sekitar 11 jam, bisa menjangkau tiga tempat ikon Belanda itu. Silakan membandingan dengan: Wisata Tiga Tempat Harga Bersahabat: Giethoorn, Zaanse Schans dan Volendam.

Links Menarik Lain:

 

Amsterdam: Magere Brug, Jembatan Kayu

Posted on Updated on

Skinny Bridge atau Magere Brug wajib disambangi kalau ke Amsterdam. Jembatan ini membelah sungai Amstel sungai terbesar di ibukota Amsterdam. Menarik melirik versi legenda jembatan yang pernah dipakai sebagai latar film James Bond “Diamond Are Forever” 1971 ini.

Magere Brug, Spot Bagus di Amsterdam, Spot Amsterdam, Iamsterdam, Wisata di Amsterdam, Skinny Bridge
Magerebrug atau Skinny Bridge
Bunga Tulip di Skinny Bridge, Bunga Tulip, Spot Amsterdam
Bunga Tulip di Skinny Bridge
Skinny Bridge, Spot Amsterdam, Jembatan Kayu
Skinny Bridge Siang Hari
Magere Brug, Skinny Bridge, Sepakbolanda, City Tour Amsterdam
Magere Brug by Night

Penyeberangan
Setiap hari menjadi tempat menyeberang bagi penunggang sepeda dan pejalan kaki. Tetamu Serbalanda senang jika berkesempatan untuk berfoto di jembatan bersejarah itu. Terkadang jembatan diangkat untuk memberi kesempatan kapal-kapal yang melintas di Sungai Amstel.

Monumen Nasional

Jembatan Kayu ini terletak di sungai Amstel. Jembatan angkat ini menghubungkan Kerkstraat – Nieuwe Kerkstraat, antara Keizersgracht – Nieuwe Keizersgracht dan Prinsengracht – Nieuwe Prinsengracht. Jembatan ini merupakan monumen nasional sejak tahun 2002.

Spot Bagus Amsterdam, Jembatan Kayu, Rumah Tumpuk
Magere Brug – Jembatan Kayu

Jembatan Kayu di Amsterdam, Skinny Bridge, Sungai Amstel, Kanal-kanal Amsterdam
Jembatan Kayu Skinny Bridge
Bunga Tulip, Jembatan Kayu, Spot Amsterdam, Skinny Bridge
Skinny Bridge

James Bond

14 Juni 2015 dianugerahi ICOMOS Water and Heritage Shield (Water & Heritage Awareness Shield). Pada setiap 5 Mei, jembatan ini jadi pusat pertunjukan musik memperingati pembebasan Belanda pada Perang Dunia II.

Selain itu, jembatan unique ini dipakai sebagai salah satu latar film-film ternama, antara lain James Bond: “Diamonds Are Forever” yang dibintangi Agent 007: Sean Connery.

Kawan bisa mengunjungi Magere Brug atau Skinny Bridge ini dengan berbagai cara. Eka Tanjung dari Serbalanda bisa memberikan informasi tentang kunjungan ke tempat ini maupun tempat lain wisata di Belanda maupun di Eropa.

Bahkan kunjungan ke Skinny Bridge ini bisa dikombinasi dalam Transit Tour. Silakan menghubungi salah satu kontak di bawah ini.

Mencari Pemandu Wisata Indonesia, Wisata Belanda Rasa Indonesia, Pemandu Wisata orang Indonesia, jalan-jalan di Belanda, Jalan-jalan di Eropa
Kontak Serbalanda Tour

Links Menarik:

This is Holland, Belanda Dalam 9 Menit

Posted on Updated on

Thisisholland_20171225_152618Salah satu tempat yang bisa dikunjungi ketika di Amsterdam adalah “This is Holland.” Pertunjukan film 4 Dimensional yang baru dibuka November 2017 ini memberi gambaran keindahan Belanda secara singkat. Eka Tanjung dari Serbalanda merekomendasikan kawan yang berada di Belanda untuk berkunjung ke tempat ini. Siapkan waktu satu jam, untuk mengenal lebih baik “This is Holland.”

Dengan lokasi yang sangat strategis dekat dengan Stasion Amsterdam Centraal maka “This is Holland” 4D Movie merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi. Dari stasion Amsterdam bagian Utara dekat Sungai Ij, bisa dijangkau dengan menggunakan jasa Pont kapal ferry gratisan Amsterdam Centraal ke Buikslotweg pp.

Pont_Ferry_Amsterdam
Pont penyeberangan: Amsterdam Centraal – Buiksloterweg

Menyeberang menunggangi perahu hanya berlangsung selama tiga menit saja. Dari stasion pemberhentian Buiksloterweg di Pulau Eye itu hanya perlu jalan kaki tiga menit ke arah gedung This is Holland, bangunan bundar berada di antara Gedung Sekolah Tinggi Seni dan Menara A’DAM.

Peta_Schermafdruk 2017-12-25 20.19.29
Jalan dari Buiksloterweg ke Gedung This is Holland.

Tiket untuk pertunjukkan yang secara total berdurasi selama 50 menit itu harganya €16,50 per orang on the spot atau €15,50 lewat pembelian online. Beli tiket online This is Holland.   Harga untuk anak sampai 12 tahun, € 9,50 baik online maupun on go show tidak ada bedanya. Perlu diperhatikan bahwa ada syarat tinggi badan: minimal 102 cm. Jadi anak di bawah 102 cm belum boleh menyaksikan pertunjukkan menarik ini.

Eka Tanjung dari Serbalanda Tour sudah mengunjungi tempat ini dan menyaksikan langsung sajian yang menarik.  Sehingga kami bisa berbagi pengalaman pribadi. Selain ini serbalanda juga sudah membawa beberapa tetamu Indonesia nonton film di sana.

Puan Rose yang berkunjung bersama suami dan tiga putranya dari Brunei Darussalam dengan terang-terangan mengatakan: “Terima kasih Cik Eka, movie nya Seronok Sangat. Si kecil malah ingin dua kali nonton.” 

Lain lagi dengan Bu Sally dan keluarganya dari Indonesia yang jalan bersama Serbalanda ke This is Holland pada 24 Desember 2017.

thisisholland20171225_135351

Mereka ber tujuh sangat terkesan.

“Waah luar biasa anak-anak senang dan omanya juga sampai takut tasnya tercemplung di laut. Padahal itu hanya film. Tapi sangat menyerupai sungguhan.”

Eka Tanjung dari Serbalanda tidak bisa menampilkan rekaman film atau gambar, karena di sana berlaku larangan membuat gambar di dalam bioskopnya. Sebagai obatnya kami sampaikan rekaman dari tayangan promo di Youtube.

Grup 20 Orang
Setelah memiliki tiket maka, bisa menuju ke kamar foto untuk mengambil gambar dengan latar belakang yang menarik seperti terbang. Di jam ramai, kemungkinan masih akan menunggu sampai group berjumlah maksimal 20 orang. Sekali jalan dikelompokkan berdasarkan bahasa. Untuk wisatawan asing disiapkan bahasa Inggris.

20171225_140724

20171225_142200

20171225_142305

 

Locker Aman
Oh ya, di musim dingin, kita bisa memanfaatkan locker yang tersedia di samping rest room atau kamar kecil. Jaket atau tas sebaiknya disimpan saja dengan baik dan aman. Penitipan ini gratis, hanya perlu memasukkan koin 1 euro yang nanti akan kembali lagi setelah pintu locker terbuka.

Kunjungan sekitar satu jam ke This is Holland yang sangat berkesan. Lokasi Indoor sangat cocok di musim dingin. Dan juga kelak dalam kombinasi dengan Keukenhof, Volendam, Zaanse Schans maupun Madurodam dan Giethoorn.Tidak mengherankan jika This is Holland masuk dalam kategori Top 40 Tempat Wisata Menarik di Amsterdam. Semoga kawan berkesampatan juga datang ke tempat asik ini.

Bila ingin info lebih jauh tentang liburan di Amsterdam atau Belanda. Silakan hubungi kami:
eka_tanjung_2017_kontak

Tautan Menarik:

 

Garuda Hapus First Class ke Amsterdam

Posted on Updated on

Garuda_SeatEka Tanjung dari Serbalanda, tidak tahu apa perasaan kawan ketika membaca judul berita ini. Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia memutuskan untuk menghapus kursi First Class untuk penerbangan dari dan ke Schiphol Amsterdam. Penghapusan Kelas Paling Mewah itu berlaku mulai 29 Oktober 2017 ini. Apa dampaknya?

Dampak buat penulis secara pribadi, Tidak ada. Haha. ha
Karena sejujurnya sejauh ini memang belum pernah merasakan empuknya First Class. Dan kemungkinan juga tidak atau belum berencana menggunakan tempat paling mewah di pesawat. Mendingan uangnya untuk beli oleh-oleh. Dan belum tentu juga akan pernah duduk di situ. Selalu milih kelas ekonomi saja.

Oh ya, pernah sekali duduk di tempat non ekonomi. Naik Garuda dari Amsterdam ke Jakarta lewat Singapura, sekitar 20 tahun lalu. 

Penulis sejatinya mengantongi tiket ekonomi biasa, tapi ketika hendak check-in, tanpa diduga berjumpa kawan SMP di Bogor dulu. Setelah bincang ngaler-ngidul, dia ternyata bekerja sebagai ground stewardess Garuda di Schiphol.

eka_tanjung_2017_kontak

Barangkali wanita tinggi semampai itu, iba melihat tampang Eka Tanjung yang memelas, sepertinya kawan itu merasa ingin bantu. Ternyata benar, dia bilang :”boleh lihat kertas bookingnya.”  Sambil mengambil lembaran bukti booking dari tanganku.

Dia berjalan ke arah desk yang kosong dan mengetik, dan tak lama kemudian menyerahkan tiket ke tangan penulis. Sejatinya sampai di situ, saya yang awam, masih belum sadar apa yang terjadi.

Berubah Premium
Selang sejam kemudian, waktunya boarding tiba. Di sana baru sadar bahwa ternyata tiketku berubah status menjadi Premium. Rupanya kawan lama tadi mengupgraded status tiket dari economy menjadi premium. Memakan kenikmatan yang bukan haknya. Rasanya rada hambar.

Pantat Enak
Memang kursinya lebih enak ke pantat ini dan sajian makanan dan minumannya juga beda. Lokasinya kalau tidak salah antara Business dan Economy. Enak juga sih, walaupun tidak terbiasa. Agak sungkan juga rasanya. Malah susah tiduur.

Baik, sudah cukup ngelantur. Sekarang kembali ke realita. Keputusan GIA menghapuskan kursi First Class mungkin bagi sebagian besar kawan juga tidak terlalu berimbas.

Oktober 2017
Hanya jumlah kursi saja bertambah. Jadi rute Amsterdam-Jakarta pp, mulai akhir Oktober 2017 nanti hanya akan menggunakan satu jenis pesawat Boeing 777-300ER V2 saja. (Lihat gambar di atas yang kanan.)

Tanpa First Class
Pesawat jenis ini memang tidak memiliki kelas Utama atau First Class. Kursinya terdiri dari Business Class dan Economy Class saja. Secara total jumlah kursinya nambah menjadi 393 penumpang yang terbagi: 26 kursi di kelas Business dan 367 di Economy Class.

Sementara jumlah kuris di Boeing Tipe 777 yang memiliki kelas Utama (8 kursi) total bisnis dan ekonomi lebih sedikit.  Total berisikan 318 penumpang terdiri dari  8  First, 42 Business dan  268  Economy. (lihat gambar di atas, yang sebelah kiri.)

Lebih Banyak Kursi
Dengan keputusan ini maka penerbangan Garuda Jakarta – Amsterdam (GA088 maupun GA089) akan mampu mengangkut lebih banyak penumpang. Jumlah kursi ekonomi bertambah tapi jumlah kursi di business juga menurun dari 42 menjadi 26 kursi.

Economy Laris
Menurut pihak Garuda keputusan ini disandarkan pada meningkatnya permintaan tiket kelas ekonomi ke Indonesia. Dengan kata lain penumpang Eropa mulai berhitung bahwa dengan naik kelas ekonomi pun juga bisa sampai ke tempat tujuan.

Service Bagus
Aspek kedua barangkali, publik Eropa atau orang Indonesia yang domisili di Eropa berfikir, “ngapain ambil kelas business atau kelas utama wong kualitas pelayanan Garuda di kelas ekonomi juga sudah luar biasa bagusnya.”  Ehem .. ehem.. iklan gratis = tiket gratis?

Buat kawan yang ingin pulang dari Amsterdam atau liburan ke Amsterdam di akhir tahun 2017, jangan kuatir. Masih cukup tersedia kursi. Tapi bagi kawan yang sudah terbiasa dengan naik First Class atau Business jangan sedih.

Ayo, terbang sebanyak-banyaknya pake Garuda Indonesia (GA088 dan GA089) sebelum tanggal 29 Oktober 2017 ini. Agar bisa merasakan penerbangan terakhir dalam kelas paling joss.

Atau kalau tetap masih ingin naik Garuda jalur Jakarta-Amsterdam di First Class, silakan belok dulu lewat London Inggris. Sebab Garuda masih memperahakan jalur penerbangan Heathrow – Soekarno-Hatta dengan Boeing berisi 8 kursi First Class.
Pilihan Pada Kita!

Links:
Transit di Amsterdam Baiknya Ngapain?
Top 40 Tempat Wisata di Belanda
Kiat Hemat Liburan di Belanda
Taksi dari dan Ke Bandara Schiphol Amsterdam

Si Haring bin Herring, Ikan Mentah dari Belanda

Posted on Updated on

20170522_143224Belanda sebagai negara kecil di Eropa merupakan tujuan wisata yang menarik dikunjungi. Menawarkan berbagai macam keunikan seperti Giethoorn salah satu dusun terindah di dunia. Makanan Indonesia yang banyak ditemukan setiap jalan. Ada pula hal-hal aneh yang ada di Belanda. Haring atau Herring Ikan Mentah Konsumsi Keseharian orang Belanda.

1. Makan Haring atau Herring. Ikan yang santap mentah dengan taburan irisan bawang bombai dan acar timun. Rasanya lumayan amis, menurut banyak orang.

Ikan kecil sepanjang 10 cm dan lebar 4 cm memiliki nama latin: Clupea Harengus, dia masih saudara dengan sardines yang sangat populer di Belanda. Ikan ini ditangkap di Samudra Atlantik.

Haring_BagusDua Cara
Ada dua cara mengkonsumsi ikan Haring. Orang Belanda makan dalam kondisi utuh tanpa dimasak tapi sudah dibersihkan dari sisik, kepala dan isi perutnya. Ikan Haring memiliki rasa asin karena ikan itu sudah disimpan di tong kayu selama sekitar dua bulan, sebelum dikonsumsi.

Pic: Dewi Helsper
Pic: FB Dewi Helsper: Penulis Novel “Simbok”

Cara kedua adalah dengan mengkonsumsi dalam bentuk irisan sekitar 3×4 cm dengan bantuan tusukan kayu atau plastik. Semakin baik kualitas ikan Haring semakin minim rasa asin dan amisnya.

Ikan Haring paling joss, sebenarnya didapat bukan di tempat-tempat turis ngumpul, tapi di lokasi lain yang justru banyak dikunjungi locals atau penduduk setempat. #serbalanda tahu tempat-tempat menyantap ikan Haring kualitas nomor satu.

Jika kawan ke Belanda, tidak tidak alergi ikan, maka perlu mencobanya. Jangan lupa cuci tangan setelah menyantapnya.

Tautan Menarik: