Wind Molen

Armada Bis Serbalanda Tour

Posted on Updated on

20170509_020933Arus Wisata dan Perjalanan Dinas dari Indonesia ke Eropa semakin meningkat. Banyak WNI yang masuk Eropa lewat berbagai bandara seperti Schiphol Amsterdam.

Eka Tanjung dari Serbalanda Tour merasakan betul peningkatan itu. Kian banyak permintaan akan pendampingan pemandu wisata Indonesia yang memahami situasi di Eropa.

Selain itu permintaan akan armada kendaraan pun semakin deras. Kami mencoba membangun kerjasama dengan semua stake holders di Belanda dan Eropa.

20170428_121029
Ramai
Bulan April 2017 ini Serbalanda Tour untuk pertama kali dalam sebulan menyiapkan tiga bus berkapasitas 47 tempat duduk untuk membawa tiga group yang berbeda. Selama dua tahun fokus di bidang pariswisata Eropa ini memberi segudang pelajaran yang berguna di sektor baru. Koneksi jaringan usaha dan kemitraan semakin meningkat.
Holong_Testi_2017
Kepercayaan dari pihak penyaji rental bisa ukuran menengah dan besar semakin kuat dan meyakinkan. Hal itu terbukti dengan kesiapan cepat kendaraan yang dipesan, hanya dalam kurun tiga hari menjelang hari-H. Dengan segala upaya dan kesungguhan pihak penyaji jasa kendaraan bus di Belanda, tampaknya mereka ingin memberikan layanan terbaik.

Mega_Retha
Dengan segala kerendahan hati, Serbalanda Tour mendapat pengalaman demi pengalaman dalam memberikan pelayanan yang semakin membaik dan terkoordinir.
Pilihan rumah makan halal yang semakin banyak. Makanan Belanda yang aman konsumsi.

Bus_Serbalanda_06

Atas kerjasama dengan kawan-kawan Indonesia pemilik restoran dan pemberi jasa transportasi  yang sudah bertahun dan berpuluh tahun bergerak di bidang pariwisata di Belanda dan Eropa, Serbalanda banyak mendapat pelajaran. Dan sekarang berupaya menjalin kerjasama yang kuat dan terpercaya.
20170415_142336

Serbalanda berharap bisa menyatukan kekuatan kawan-kawan pelaku usaha bisnis tour dan travel di Belanda dan Eropa (Jerman, Belgia, Paris, London, Milan, Slovenia dll) ini untuk bahu-membahu bekerjasama.

Sebab arus permintaan pendampingan wisata dari Indonesia dan juga Malaysia semakin banyak dan mengalami peningkatan signifikan. Hal itu perlu mendapat perhatian dan penggalangan kekuatan demi memberikan rasa puas bagi tetamu Indonesia yang datang ke Eropa.

Bus_Serbalanda_05

Keamanan
Sejalan dengan jumlah pengunjung dari Indonesia dan negara lain Asia, berdampak pula pada ‘kecemburuan sosial’ yang meningakibatkan para copet mencari keberuntungan dengan cara yang tidak elok. Serbalanda semakin banyak mendengar kabar buruk tentang korban kecopetan. Bukan saja terjadi di Paris, Milan, Roma atau London. Namun hal itu sudah mulai kerap terjadi pula di Amsterdam dan Brussel.
Awas_Copet_01
Sebagai Pelaku Usaha Jasa Pariwisata, Eka Tanjung mengutamakan dua hal penting. Pertama keselamatan tamu merupakan urutan pertama. Disusul dengan barang pribadi seperti paspor, surat, kartu dan dokumen pribadi. Urutan ke tiga adalah kenyamanan dan keindahan liburan itu sendiri.

Setiap kali mendampingi tamu maka Eka Tanjung dari Serbalanda Tour selalu mengimbau untuk waspada, menggunakan sabuk pengaman di kendaraan. Waspada akan barang dan tas pribadi. Tas sebaiknya diselempangkan di depan perut kita. Atau jangan menyimpan dompet atau HP di kantong belakang celana.
Awas_Copet_02
Semoga tamu-tamu dari Indonesia dan Malaysia bisa maksimal menikmati liburan di Belanda dan negara lain Eropa tanpa mengalami hal-hal yang mengesalkan dan menjengkelkan.

Advertisements

Open House Kincir Angin Belanda

Posted on

2016-05-01 19.07.50Belanda kondang juga dengan statusnya sebagai negeri Kincir Angin. Untuk mempertahankan warisan leluhur, Belanda menggelar acara Buka Dapur, Open House untuk menyaksikan dari dalam Wind Molens yang kondang itu.

Tanggal 14 dan 15 Mei ini di Belanda diselenggarakan Nationale Molendagen, yang arti letterlijknya, hari-hari Nasional Kincir Angin. Kawan mendapat kesempatan menyaksikan Kincir Angin tradisional yang dioperasikan kembali.

Sejatinya fungsi penggilingan, pedorongan air, penggergajian sudah lama diambil alih oleh mesin dengan tenaga motor. Tapi sebagai warisan sejarah yang diakui oleh UNESCO organisasi warisan budaya PBB, maka benda-benda ini tetap dilestarikan.

Dengan menggelar Open House kepada publik, maka sejarah keberadaannya bisa disampaikan kepada generasi penerus. Jadi tanggal 14 dan 15 Mei ini ada 900 dari total 1200 Kincir Angin yang bisa dikunjungi dan disaksikan aktivitasnya.

Inilah tautan menuju event nonton Molen: Bahas Inggris dan Bahasa Belanda

Salah satu Kincir Angin yang dibuka untuk publik pada hari-hari ini adalah:

Tour Serbalanda membawa Anda ke tempat-tempat Kincir Angin yang menakjubkan di Belanda.

Wisata Cerdas dan Bersahabat ke Tiga Tempat: Giethoorn, Zaanse Scans dan Volendam

Wisata Bersahabat : Giethoorn, Zaanse Schans & Volendam

Posted on Updated on

TT4_collage_02_FinishSerbalanda menawarkan wisata sehari TT4 (Tour Tiga Tempat) di Belanda: Zaanse Schans, Volendam dan Giethoorn. Dijamin puas karena harga teman, tapi service maksimal, harga € 80 per orang. Harga paket ini lebih murah dari kendaraan umum atau tour lain. Ayo buruan daftar. Sebab Full = Full. (harga  mulai 1 Agustus 2018)

Private Tour
Jika jumlah rombongan Anda, antara 5 – 8 orang, kami bisa tawarkan Private Tour. Dengan perjalanan Belanda, Belgia, Prancis, Swiss dan Italy yang nyaman. Silakan hubungi.

Giethoorn
Mari bersama Serbalanda merasakan dedaunan berjuta warna di sepanjang sungai tenang dan rumah-rumah beratapkan jerami. Kesunyian tanpa kendaraan bermotor, hanya ada suara riak air terusik laju perahu. Keheningan yang berharga, bagi kawan yang mencari ketenangan dan kedamaian.

Kebisingan dan Macet
Sejenak melupakan kebisingan kota-kota besar yang membuat kepala pusing. Dan sebentar saja kabur dari kemacetan jalanan yang menghambat inspirasi. Biarkan jiwa dicharge oleh enerji alam yang indah. Bersama serbalanda berlibur di salah satu kampung air terindah di dunia.

Bahkan salah seorang kawan Serbalanda dari Indonesia menyebut Giethoorn sebagai The Hidden Paradise of The Netherlands. Mungkin karena lokasinya nyempil sehingga jarang sulit dijangkau bus-bus besar.

Burung Camar
Perahu Serbalanda sering kali dikerumuni Burung Camar di danau lepas. Kami jadi ingat lagu Mbak Vina Panduwinata 1985.

“Burung Camar tinggi melayang.. membawa anganku jauh.. perahu terayun..”
Sayang bila ke Giethoorn melewatkan tour perahu sajian Serbalanda Tour.

Canda dan ceria suara para tamu Serbalanda yang bersautan di kala menyaksikan burung camar  berlomba menukik ke air. Kegembiraan yang taktertolongkan bagi Eka Tanjung dari Serbalanda. Itulah maksud dan dambaan kami membawa ke tempat terpencil yang sunyi tanpa kebisingan yang mengganggu. Berbagi cerita indah.

Menumpangi perahu yang digerakkan tenaga aki yang nyaris tak bersuara. Menelusuri kanal berkelok dan danau sambil memetik buah Blackberry (di bulan Agustus).  Kenangan indah di Giethoorn bakal terpatri di setiap aksi selfie!

giethoorn_salju_004

“Lho bapak sendiri yang mengemudikan perahunya. Wah senang sekali.” demikian ungkapan tamu kepada Eka Tanjung, ketika perahu mulai bergerak mengarungi sungai dan danau di Giethoorn.

Zaanse Schans
Perjalanan kian lengkap. Sederetan Kincir Angin tradisional di tepian kota Zaandam, masih dipelihara dengan baik di Zaanse Schans. Anda dapat masuk dan menyaksikan cara kerja benda produksi yang digerakkan oleh angin.

22089649_10155852585879456_7510293355620475402_n
Barisan Kincir Angin Zaanse Schans Diambil dari Jembatan Juliana. Serbalanda.

Dan berperan besar dalam histori Belanda sebagai negara yang terletak di bawah permukaan air. Salah satu Wind Molen yang wajib dikunjungi orang Indonesia adalah Penggilingan Rempah-rempah, Specerijenmolen De Huisman.

Kincir Angin VOC
Berada di dalam kamar giling, membuat Anda faham alasan kapal-kapal VOC dahulu membentangkan layar dan bertolak ke timur jauh. Karena tahu ada emas hitam, lada hitam, cengkih, pala, tembakau, kayu manis dan lainnya.

Kincir Angin de Huisman

Kunjungan ke Zaanse Schans, makin lengkap dengan mencicipi Keju beraneka rasa di Cheese Shop. Keju Kambing, Keju Sambal, Smoked Cheese dan masih banyak lagi. Sebagai pelengkapnya Anda bisa menyaksikan koleksi Sandal Kayu khas Belanda dari zaman ke zaman. Lalu melihat demo pembuatan Kelom yang sangat memukau.

zaanse-schans_02.jpg
Koleksi Sepatu Kayu di Zaanse Schans

Volendam
Destinasi terakhir tour sehari Serbalanda adalah Volendam. Desa nelayan yang terletak di pinggir Danau Markermeer itu memberikan pemandangan tersendiri. Sebab desa ini mempertahankan arsitektur klasiknya dengan rumah-rumah dari kayu yang berjejer seragam.

20170408_171413
Kapal-kapal di Pelabuhan Volendam. Serbalanda

Setiap wisatawan dari Indonesia, menjadikan kunjungan ke Volendam sebagai wajib untuk mendapatkan “sertifikat” foto berkostum Khas Volendam.

Jadwal Perjalanan.

Volendam Dery 2015-04-28 13.56.17
Suasana di Photograph Zwarthoed.


Mengapa Serbalanda?

  • Kendaraan Full Airco dan Comfortable
  • Tahu lokasi berfoto paling pas
  • Pemandu wisata dan driver Indonesia, berbahasa Indonesia.
  • Harga bersahabat (€ 80 per orang). Lebih murah dari Tour Lokal Belanda.
  • Air Mineral 500 ml (free)
  • Sewa Perahu Sejam di Giethoorn (Included)
  • Foto Busana Tradisional di Volendam (optional € 15 per pax)
Catatan:
Kami menerima pendaftaran mulai dari 1 peserta. Dengan Syarat dan Ketentuan:
Keberangkatan akan tergantung pada jumlah akhir peserta yang mendaftar.
Kami menawarkan opsional makan di resto Indonesia yang sangat recommended.

Grup Sendiri
Jika Anda memilih untuk jalan bersama keluarga atau rombongan sendiri, Serbalanda Tour juga menawarkan paket lain yang menarik. Silakan hubungi kami di nomor dan kontak di bawah.

 

Harga_Tour_Belanda
Harga di Tour Sebelah

Lebih Murah Katimbang Kendaraan Umum:
Tiga lokasi Volendam, Zaanse Schans bisa juga ditempuh dengan kendaraan umum.  Tetapi harganya jatuhnya lebih mahal, karena dengan kendaraan umum tiga tempat ini tidak bisa ditempuh dalam SATU hari. Harus dua hari.

Berarti kawan harus menambah budget untuk penginapan satu malam ekstra, sarapan dan makan siang.

8 Jam Giethoorn
Belum lagi dihitung sewa perahu di Giethoorn dan nilai kenyamanan serta keamanannya. Ke Giethoorn bisa ditempuh dengan kereta dan bus, kalau dari Amsterdam pp perjalanan (2 jam x 2) = 4 jam plus 3 jam di Giethoorn. Total 7 jam. Kemungkinan butuh antara setengah hari sampai sehari penuh untuk bisa menikmati maksimal tempat itu.

Simak pengalaman seorang kawan dari  Leiden: Suryadi Sunuri menuliskan perjalanan ke Giethoorn dengan menggunakan kendaraan umum. Silakan Baca di Sini.
Harga Tour Serbalnda

Untuk info lebih jauh mengenai tour Giethoorn, Zaanse Schans dan Volendam, bisa menghubungi salah satu kontak di bawah ini:

eka_tanjung_2017_kontak


Tanggapan Tamu Serbalanda :

Mengucap Syukur yang Tak Terhingga, Banyak Tamu yang Merasa Puas dengan Pendampingan Serbalanda Tour.

Suryadi Sunuri
Dr. Suryadi Sunuri, mengenai keindahan Giethoorn di tulisan Lancongnya.

Testimoni_Bu_Lili

Junita_Sitompul_Testimoni_01

Screenshot_20171003-220815

Schermafdruk 2017-09-27 23.46.11

Testimoni_Veronica

Ningsih_Testi_01
Kepuasan Tamu adalah Kebahagiaan Serbalanda

Schermafdruk 2017-07-10 10.54.11

Giethoorn_Negeri_Dongeng

Firman_Testimoni_01

This slideshow requires JavaScript.

Yayasan_Jantung_Indonesia