Schiphol

Wisata Transit di Amsterdam

Posted on Updated on

Amsterdam_20180526_105523
Kesempatan transit selama beberapa jam di Amsterdam bisa dimanfaatkan untuk mengunjunggi beberapa lokasi wisata seperti Damrak, de Dam, Royal Palace, Red Lights District, Rumah Multatuli. Berikut masukan dari Serbalanda Tour.

Eka Tanjung dari Serbalanda menerima banyak pertanyaan dari kawan-kawan Indonesia dan Malaysia tentang aktivitas yang cocok, ketika hanya punya waktu berwisata beberapa jam saja di Airport Schiphol Amsterdam. Dan cara paling ekonomis, naik kendaraan umum.

Kereta Api Belanda, Angkutan Umum di Belanda, Naik kereta ke Bandara, Serbalanda, Serbalanda Tour, Eka Tanjung
Papan Info di Stasion Belanda

Stasion Kereta di Schiphol

Schiphol memiliki stasiun kereta api bernama Station Schiphol. Berbeda dengan  bandara Soekarno-Hatta yang jalur keretanya di lantai atas. Di Schiphol, lokasi peron di basement, lantai -1. Bisa dijangkau jalan kaki  dari hal kedatangan sekitar 300 meter. Sebelum kawan naik kereta, perlu membeli karcis di mesin atau di loket kereta api belanda, NS. Jam keberangkatan Kereta Api Schiphol ke Amsterdam.

BUS-397 Amsterdam Airport Express

Selain kereta api, cara lain adalah naik bus ke Amsterdam Centraal Bus Station. Lokasinya juga tidak jauh dari stasion Amsterdam. Bus bisa menjadi pilihan yang murah dan nyaman. Bus ini difasilitasi WiFi gratis. Keterangan lebih rinci mengenai: Bus 397 Schiphol – Amsterdam.

Schiphol – Amsterdam ( 1 jam)

Sambil menantikan penerbangan atau perjalan darat lanjutan, bisa mengunjungi tempat-tempat menarik sekitar bandara yang jarak tempuhnya sekitar 30 menit saja. Dari airport bisa mengambil kereta api ke pusat kota Amsterdam yang berlokasi hanya 5 menit jalan kaki dari Centraal Station atau Stasion Kereta Api Amsterdam.

NOTE: Mohon diperhatikan soal bagasi dan koper. Kalau kawan membawa koper sebaiknya dipirkikan. Apakah akan dibawa jalan? Atau dititip di locker Bandara atau Stasion Kereta Amsterdam. Keduanya menyediakan service itu. Serbalanda pernah menulis tentang: Menyimpan Koper di Locker Stasion. Menyimpan koper di locker airport Schiphol Amsterdam.

Dari Stasion Amsterdam tinggal berjalan kaki saja menelusuri Damrak yang kondang dengan kedai-kedai dan hotel di sebelah kanan. Sementara itu di sebelah kiri adalah Damrak.

Rumah Miring Amsterdam Damrak

Damrak, Kanal, Kapal dan Rumah Miring

Canal Cruise  (1 jam)

Dermaga pemberangkatan kapal-kapal Canal Cruise. Dengan harga kisaran €15 euro bisa mengikuti tour sepanjang kanal-kanal di Amsterdam yang berkelok-kelok itu. Dengan penjelasan sejarah yang menarik. Termasuk gudang-gudang historis rempah milik Kongsi Dagang VOC. Sejarah ini berkaitan erat dengan Nusantara atau Indonesia. Tour Kanal itu berlangsung selama sekitar 1 jam, sudah plus mengantri masuk dan turun.

Rumah Miring (15 menit)

Masih disekitar Damrak, bisa menyaksikan keindahan rumah Amsterdam yang berbaris tanpa ada pemisah. Beberapa rumah itu tampak sudah mulai miring karena dimakan usia dan pondasi yang tidak lagi rata. Rumah-rumah itu disebut “Rumah Miring” Kawan bisa mengabadikan gambar di spot menarik Amsterdam itu.

Red Lights District – Lampu Merah (30 menit)

Sekitar 500 meter dari Damrak, kawan bisa menelusuri lorong-lorong Lampu Merah atau Red Lights District atau yang biasa di sebut De Wallen, oleh orang lokal. Itulah lokalisasi PSK, ala-ala Belanda. Para wanita penjaja, berpose di balik kaca pintu sambil mempertontonkan kemolekannya.

Para wanita itu menunggu peminat dan mencari penghasilan disana, namun mereka juga paham bahwa banyak wisatawan berlalu lalang, hanya semata karena rasa penasaran.

NOTE: Dilarang membuat foto atau video dari pada wanita PSK di sana. Kamera anda bisa direbut dan dibanting. Hormati mereka yang mencari nafkah. Sebab mereka bekerja legal dan dilindungi undang-undang Belanda.

Multatuli, Douwes Dekker, Edward Douwes Dekker, Wisata di Amsterdam, Serbalanda, Serbalanda Tour, Eka Tanjung, Sejarah Indonesia.

Rumah dan Patung Multatuli

Jika kunjungan ke Red Lights District dirasa tidak cocok, bisa diganti dengan lawatan ke rumah Multatuli dan menyaksikan patung Eduard Douwes Dekker yang berlokasi tidak jauh dari Damrak.  Museum Multatuli berlokasi di Korsjespoortsteeg 20, Amsterdam. Sementara patung penulis Max Havelaar itu berdiri di jembatan Torensluis, 1012 SM Amsterdam.

Sebagai orang Indonesia, ini bisa sangat menarik untuk mengenal “dari dekat” salah satu penulis Belanda yang  memihak kaum tertindas di Hindia Belanda. Di era ketika Indonesia masih dijajah Belanda.

De Dam Amsterdam, Damrak, Pusat Kota Amsterdam, Royal Palace, Madurodam, Serbalanda Tour, Eka Tanjung
De Dam Amsterdam

De Dam dan Royal Palace (30 menit)

Selesai dari kawasan lampu merah atau Multatuli, bisa melanjutkan perjalanan ke arah de Dam, tugu Nasional Belanda berwarna Putih yang terletak di depan Istana Kerajaan atau Royal Palace. Di sana kawan akan merasakan keramaian dari para wisatawan yang ingin berfoto di lokasi tempat berbagai peringatan nasional Belanda.

NOTE: Mohon waspada dengan copet.

Lanjut Perjalanan

Dari sana bisa kembali ke Schiphol untuk melanjutkan penerbangan. Atau ke Sloterdijk jika kawan akan ke pool Flixbus ke Paris, Praha, Berlin, Brussel atau ke kota lain di Eropa. Ke Schiphol bisa menggunakan kereta Api dari Stasion Amsterdam Central. Atau dengan Bus397.

Lupa Waktu
NOTE: Mohon tetap memperhatikan waktu. Karena Amsterdam bisa menyihir kawan menjadi lupa waktu. Terlalu banyak yang asik dan menarik. Tapi pesawat, kereta atau bus sudah menanti!

Private Transit

Jika kawan memerlukan informasi berkaitan dengan tour Transit secara umum. Atau tour transit dengan kendaraan pribadi dengan pendampingan orang Indonesia, bisa menghubungi kami.

Menghubungi Serbalanda, Pemandu Wisata Orang Indonesia, Orang Indonesia di Belanda, Serbalanda Tour, Eka Tanjung

Links:

Jalan-jalan ke Amsterdam, Saat Transit di Schiphol

Kiat Mengurus Visa Schengen Sendiri

Kiat Sukses Dapat Visa Schengen

Tour Tiga Tempat Yang Murah Meriah di Belanda

Sim Card Mudah dan Murah untuk Liburan di Eropa

Penginapan Murah Meriah di Belanda

Top 40 Macam Menu Makanan Indonesia di Belanda

Top 40 Resto HALAL non-Indonesia di Belanda.

Top 30 Resto HALAL, Indonesia – Suriname di Belanda

Top 60 Macam Sambal di Belanda

Top 40 Restoran Indonesia di Belanda

Top 40 Tempat Wisata Belanda

Awas, Kontrol Ketat di Bandara Belanda, Schiphol

Posted on Updated on

Bandara Schiphol
Bandara Schiphol

Bandara Schiphol di Amsterdam Belanda akan melancarkan aksi pemeriksaan ketat pada hari Senin 6 Juli 2015 ini. Sebaiknya waspada kalau kawan atau kenalan akan tiba di Schiphol, hari itu. Sebab semua orang dan bagasi akan diperiksa, tanpa kecuali.

Eka Tanjung membaca berita bahwa petugas keamanan Bandara Schiphol Amsterdam akan melancarkan pemeriksaan ketat kepada semua penumpang yang masuk pada hari Senin tanggal 6 Juli ini dari jam 7:00 sampai jam 11:00 pagi waktu Belanda.

Dari Indonesia
Pesawat yang akan mendarat pada jam itu salah satunya Garuda Indonesia GA88 yang diperkirakan akan tiba pukul 8:30. Selain itu banyak maskapai yang sering ditumpangi orang-orang Indonesia ke Belanda seperti Emirates (KLM) KL438 dari Abu Dhabi. Malaysia Airlines MH16 juga akan masuk Schiphol dari Kuala Lumpur pada sekitar jam 7:00. Pada intinya, Eka Tanjung tidak ingin menakuti bahwa semua penumpang dan bagasinya akan diperiksa.  Karena yakin orang-orang Indonesia patuh aturan kalau soal larangan obat bius. Orang kita tidak akan bahwa barang-barang itu masuk Belanda.

Rendang dan Ikan Asin
Hanya saja orang Indonesia membawa buah-buahan, bumbu-bumbuan, ikan asin, rendang atau makanan segar yang sebenarnya tidak ada larangan khusus untuk masuk Belanda. Hanya ketika musim penyakit Lembu atau Wabah Ayam, sempat muncul larangan membawa masakan daging dan ayam. Sejenis abon maupun usus ayam sempat dilarang masuk.

Soal larangan makanan untuk saat ini tidak berlaku. Untung saja lah.. hanya saja pemeriksaan semua penumpang dan bagasi ini akan memakan waktu. Sehingga penumpang akan lebih lama mengambil barangnya dan penjemput harus lebih sabar menanti kerabatnya muncul dari pintu bandara dan muncul di tempat penjemputan.

Alasan Demo
Pemeriksaan ketat ini sebenarnya perpangkal dari aksi para pekerja imigrasi yang menuntut perbaikan upah. Jadi aksi hari Senin itu sebenarnya ditujukan kepada Stef Blok, menteri Belanda urusan Penghunian dan Kepegawaian (PNS). Menteri yang membawahi pekerja Imigrasi ini dianggap tidak serius dalam menangani nasib pegawai.

Protes Buruh
Jadi ‘pemeriksaan ketat’ penumpang ini ditujukan sebagai ungkapan protes. Para penumpang akan mendengarkan ‘curhat’ dari para pegawai bandara yang memeriksa. Alasan sesungguhnya bukanlah karena ancaman keamanan tapi karena alasan curhat pegawai. Inilah cara pegawai Belanda melakukan aksinya.

Sebagai penumpang tentu saja kita merasa terhambat. Eka Tanjung menyarankan Anda bersabar saja, dan katakan bahwa Anda mendukung aksi itu. Semoga lawatan Anda ke Belanda lancar walaupun menjalani pemeriksaan lebih panjang dari biasanya. Hari-hari lainnya pemeriksaan akan lebih longgar dan bersifat acak saja.

Update

Tulisan ini di Facebook mendapat tanggapan yang marak. Banyak warga Indonesia yang mencemaskan keluarganya yang akan datang dari Indonesia akan mengalami kesulitan. Namun pada praktiknya, aksi periksa 100% di Schiphol ini terutama berdampak pada antrian panjang di pemeriksaan.

Seorang warga Indonesia di Forum Indonesian Living in Holland mengalami sendiri hari pemeriksaan ketat di Schiphol itu.
Schermafbeelding 2015-07-08 om 00.44.04

Bobby Hardjosantoso melanjutkan: 
Ternyata kamar periksa kopor yang biasa ditakuti oleh warga ILH smile-emoticon Kosong ga ada acara bongkar kopor.
Barang2ku cuma di xray lolos semua.
Lalu dalam perjalanan pulang aku pikir pikir aksi unjuk rasa pegawai douane ini bisa menangkap peyelundup ikan asin dan daging rendang? Saya rasa tidak ada yang tertangkap basah kali ini karena saking banyaknya orang yang nunggu jadi semua cuma di xray isinya biar cepat semuanya lalu disuruh cepat pergi.
Jadi kesimpulannya ini bukan aksi memperketat pemeriksaan, ini cuma sekedar memperlambat proses keluar. Terserah anda apakah douane ini berhak untuk dapat kenaikan gaji atau tidak?

Bawa Uang Tunai Masuk Indonesia

Posted on Updated on

Uang Euro Koin
Uang Euro Koin

Polisi Bandara Schiphol Belanda menangkap ibu dan putranya yang membawa uang kontan € 500 ribu. Uang sebanyak itu dicurigai sebagai hasil pencucian uang. Berapa sebenarnya penumpang boleh membawa uang tunai ke luar negeri? Dan berapa kalau masuk Indonesia?

 
Eka Tanjung, sebagai penduduk Belanda jadi penasaran tentang jumlah uang kontan yang boleh dibawa ke luar Belanda. Untuk memudahkannya kita ambil kasus konkrit saja. Dari Belanda ke Indonesai.
 
Sebab kalau bawa uang masih di dalam wilayah Uni Eropa, jumlahnya bisa sampai € 50 ribu atau sekitar Rp. 750 juta. Sementara kalau ke Indonesia atau negera luar Uni Eropa, batasannya lebih ketat.
Kereta ke Schiphol
Kereta ke Schiphol

Berdasarkan informasi yang penulis dapatkan, jumlah maksimal uang in cash yang bolehkeluar Belanda. Ada dua macam.

  1. Kurang dari € 10.000 atau sekitar Rp 150 juta, keluar Belanda ke wilayah non Uni Eropa, TANPA perlu izin dinas Bea cukai.
  2. Uang kontan atas >€10.000 harus melaporkan kepada bea dan cukai. Polisi dan Dinas Pajak ingin memastikan asal usul harta karun itu. Apakah diperoleh dari tindak kriminalitas, uang kerja gelap atau perdagangan obat bius.

Ketahuan
Jadi ada baiknya untuk mempertimbangkan aturan itu agar tidak mendapat masalah. Persoalan jadi ruwet jika ada pemeriksaan dan ketahuan. Seperti kasus di atas ibu dan putra membawa € 500 ribu, maka polisi dan kantor pajak akhirnya menggeledah rumah dan tempat usaha dari sang pembawa uang besar. Kalau tidak ketahuan mungkin tidak akan ada ‘masalah’. Tinggal pilihan saja.

Ke Indonesia
Kembali ke soal, membawa uang kontan ke Indonesia. Kalau Belanda membolehkan kita mengantongi uang € 10 ribu, berapa batas yang diizinkan oleh Bea Cukai Indonesia?Penulis sempat menghadapi persoalan membawa uang ke Indonesia. Berapa sih sebenarnya Bea Cukai?
Berdasarkan aturan Indonesia, maka maksimal uang tunai yang boleh dibawa masuk tanpa perlu melaporkan kepada dinas bea dan cukai adalah Rp. 100.000.000,- atau sekitar € 7000,-

 
Dengan demikian Eka Tanjung bisa menyimpulkan bahwa kalau membawa uang tunai atau in cash dari luar negeri ke Indonesia bisa bebas masalah kalau tidak melebihi € 7000 atau USD 7670.  Jika membawa uang lebih dari itu masuk Indonesia, maka wajib lapor.
 
“Kalau saya membawa uang lebih dari itu dan tidak lapor bagaimana?” pertanyaan yang lumrah dilontarkan. Jumlah itu untuk satu orang. Kalau bepergian lebih dari satu orang maka uangnya pun bisa lebih dari ketentuan Rp. 100 juta.
 
“Bagaimana kalau pergi sendiri dan membawa lebih dari Rp. 100 juta?”
Wah kalau itu saya hanya bisa mengatakan, dengarkan saja suara hati atau feeling Anda. Tapi risiko tentu saja tanggung sendiri.

Kontak Eka Tanjung dari Serbalanda untuk konsultasi wisata di Belanda atau di Eropa.

Menghubungi Serbalanda
Hubungi Serbalanda