Belanda

This is Holland, Belanda Dalam 9 Menit

Posted on Updated on

Thisisholland_20171225_152618Salah satu tempat yang bisa dikunjungi ketika di Amsterdam adalah “This is Holland.” Pertunjukan film 4 Dimensional yang baru dibuka November 2017 ini memberi gambaran keindahan Belanda secara singkat. Eka Tanjung dari Serbalanda merekomendasikan kawan yang berada di Belanda untuk berkunjung ke tempat ini. Siapkan waktu satu jam, untuk mengenal lebih baik “This is Holland.”

Dengan lokasi yang sangat strategis dekat dengan Stasion Amsterdam Centraal maka “This is Holland” 4D Movie merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi. Dari stasion Amsterdam bagian Utara dekat Sungai Ij, bisa dijangkau dengan menggunakan jasa Pont kapal ferry gratisan Amsterdam Centraal ke Buikslotweg pp.

Pont_Ferry_Amsterdam
Pont penyeberangan: Amsterdam Centraal – Buiksloterweg

Menyeberang menunggangi perahu hanya berlangsung selama tiga menit saja. Dari stasion pemberhentian Buiksloterweg di Pulau Eye itu hanya perlu jalan kaki tiga menit ke arah gedung This is Holland, bangunan bundar berada di antara Gedung Sekolah Tinggi Seni dan Menara A’DAM.

Peta_Schermafdruk 2017-12-25 20.19.29
Jalan dari Buiksloterweg ke Gedung This is Holland.

Tiket untuk pertunjukkan yang secara total berdurasi selama 50 menit itu harganya €16,50 per orang on the spot atau €15,50 lewat pembelian online. Beli tiket online This is Holland.   Harga untuk anak sampai 12 tahun, € 9,50 baik online maupun on go show tidak ada bedanya. Perlu diperhatikan bahwa ada syarat tinggi badan: minimal 102 cm. Jadi anak di bawah 102 cm belum boleh menyaksikan pertunjukkan menarik ini.

Eka Tanjung dari Serbalanda Tour sudah mengunjungi tempat ini dan menyaksikan langsung sajian yang menarik.  Sehingga kami bisa berbagi pengalaman pribadi. Selain ini serbalanda juga sudah membawa beberapa tetamu Indonesia nonton film di sana.

Puan Rose yang berkunjung bersama suami dan tiga putranya dari Brunei Darussalam dengan terang-terangan mengatakan: “Terima kasih Cik Eka, movie nya Seronok Sangat. Si kecil malah ingin dua kali nonton.” 

Lain lagi dengan Bu Sally dan keluarganya dari Indonesia yang jalan bersama Serbalanda ke This is Holland pada 24 Desember 2017.

thisisholland20171225_135351

Mereka ber tujuh sangat terkesan.

“Waah luar biasa anak-anak senang dan omanya juga sampai takut tasnya tercemplung di laut. Padahal itu hanya film. Tapi sangat menyerupai sungguhan.”

Eka Tanjung dari Serbalanda tidak bisa menampilkan rekaman film atau gambar, karena di sana berlaku larangan membuat gambar di dalam bioskopnya. Sebagai obatnya kami sampaikan rekaman dari tayangan promo di Youtube.

Grup 20 Orang
Setelah memiliki tiket maka, bisa menuju ke kamar foto untuk mengambil gambar dengan latar belakang yang menarik seperti terbang. Di jam ramai, kemungkinan masih akan menunggu sampai group berjumlah maksimal 20 orang. Sekali jalan dikelompokkan berdasarkan bahasa. Untuk wisatawan asing disiapkan bahasa Inggris.

20171225_140724

20171225_142200

20171225_142305

 

Locker Aman
Oh ya, di musim dingin, kita bisa memanfaatkan locker yang tersedia di samping rest room atau kamar kecil. Jaket atau tas sebaiknya disimpan saja dengan baik dan aman. Penitipan ini gratis, hanya perlu memasukkan koin 1 euro yang nanti akan kembali lagi setelah pintu locker terbuka.

Kunjungan sekitar satu jam ke This is Holland yang sangat berkesan. Lokasi Indoor sangat cocok di musim dingin. Dan juga kelak dalam kombinasi dengan Keukenhof, Volendam, Zaanse Schans maupun Madurodam dan Giethoorn.Tidak mengherankan jika This is Holland masuk dalam kategori Top 40 Tempat Wisata Menarik di Amsterdam. Semoga kawan berkesampatan juga datang ke tempat asik ini.

Bila ingin info lebih jauh tentang liburan di Amsterdam atau Belanda. Silakan hubungi kami:
eka_tanjung_2017_kontak

Tautan Menarik:

 

Advertisements

Garuda Hapus First Class ke Amsterdam

Posted on Updated on

Garuda_SeatEka Tanjung dari Serbalanda, tidak tahu apa perasaan kawan ketika membaca judul berita ini. Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia memutuskan untuk menghapus kursi First Class untuk penerbangan dari dan ke Schiphol Amsterdam. Penghapusan Kelas Paling Mewah itu berlaku mulai 29 Oktober 2017 ini. Apa dampaknya?

Dampak buat penulis secara pribadi, Tidak ada. Haha. ha
Karena sejujurnya sejauh ini memang belum pernah merasakan empuknya First Class. Dan kemungkinan juga tidak atau belum berencana menggunakan tempat paling mewah di pesawat. Mendingan uangnya untuk beli oleh-oleh. Dan belum tentu juga akan pernah duduk di situ. Selalu milih kelas ekonomi saja.

Oh ya, pernah sekali duduk di tempat non ekonomi. Naik Garuda dari Amsterdam ke Jakarta lewat Singapura, sekitar 20 tahun lalu. 

Penulis sejatinya mengantongi tiket ekonomi biasa, tapi ketika hendak check-in, tanpa diduga berjumpa kawan SMP di Bogor dulu. Setelah bincang ngaler-ngidul, dia ternyata bekerja sebagai ground stewardess Garuda di Schiphol.

eka_tanjung_2017_kontak

Barangkali wanita tinggi semampai itu, iba melihat tampang Eka Tanjung yang memelas, sepertinya kawan itu merasa ingin bantu. Ternyata benar, dia bilang :”boleh lihat kertas bookingnya.”  Sambil mengambil lembaran bukti booking dari tanganku.

Dia berjalan ke arah desk yang kosong dan mengetik, dan tak lama kemudian menyerahkan tiket ke tangan penulis. Sejatinya sampai di situ, saya yang awam, masih belum sadar apa yang terjadi.

Berubah Premium
Selang sejam kemudian, waktunya boarding tiba. Di sana baru sadar bahwa ternyata tiketku berubah status menjadi Premium. Rupanya kawan lama tadi mengupgraded status tiket dari economy menjadi premium. Memakan kenikmatan yang bukan haknya. Rasanya rada hambar.

Pantat Enak
Memang kursinya lebih enak ke pantat ini dan sajian makanan dan minumannya juga beda. Lokasinya kalau tidak salah antara Business dan Economy. Enak juga sih, walaupun tidak terbiasa. Agak sungkan juga rasanya. Malah susah tiduur.

Baik, sudah cukup ngelantur. Sekarang kembali ke realita. Keputusan GIA menghapuskan kursi First Class mungkin bagi sebagian besar kawan juga tidak terlalu berimbas.

Oktober 2017
Hanya jumlah kursi saja bertambah. Jadi rute Amsterdam-Jakarta pp, mulai akhir Oktober 2017 nanti hanya akan menggunakan satu jenis pesawat Boeing 777-300ER V2 saja. (Lihat gambar di atas yang kanan.)

Tanpa First Class
Pesawat jenis ini memang tidak memiliki kelas Utama atau First Class. Kursinya terdiri dari Business Class dan Economy Class saja. Secara total jumlah kursinya nambah menjadi 393 penumpang yang terbagi: 26 kursi di kelas Business dan 367 di Economy Class.

Sementara jumlah kuris di Boeing Tipe 777 yang memiliki kelas Utama (8 kursi) total bisnis dan ekonomi lebih sedikit.  Total berisikan 318 penumpang terdiri dari  8  First, 42 Business dan  268  Economy. (lihat gambar di atas, yang sebelah kiri.)

Lebih Banyak Kursi
Dengan keputusan ini maka penerbangan Garuda Jakarta – Amsterdam (GA088 maupun GA089) akan mampu mengangkut lebih banyak penumpang. Jumlah kursi ekonomi bertambah tapi jumlah kursi di business juga menurun dari 42 menjadi 26 kursi.

Economy Laris
Menurut pihak Garuda keputusan ini disandarkan pada meningkatnya permintaan tiket kelas ekonomi ke Indonesia. Dengan kata lain penumpang Eropa mulai berhitung bahwa dengan naik kelas ekonomi pun juga bisa sampai ke tempat tujuan.

Service Bagus
Aspek kedua barangkali, publik Eropa atau orang Indonesia yang domisili di Eropa berfikir, “ngapain ambil kelas business atau kelas utama wong kualitas pelayanan Garuda di kelas ekonomi juga sudah luar biasa bagusnya.”  Ehem .. ehem.. iklan gratis = tiket gratis?

Buat kawan yang ingin pulang dari Amsterdam atau liburan ke Amsterdam di akhir tahun 2017, jangan kuatir. Masih cukup tersedia kursi. Tapi bagi kawan yang sudah terbiasa dengan naik First Class atau Business jangan sedih.

Ayo, terbang sebanyak-banyaknya pake Garuda Indonesia (GA088 dan GA089) sebelum tanggal 29 Oktober 2017 ini. Agar bisa merasakan penerbangan terakhir dalam kelas paling joss.

Atau kalau tetap masih ingin naik Garuda jalur Jakarta-Amsterdam di First Class, silakan belok dulu lewat London Inggris. Sebab Garuda masih memperahakan jalur penerbangan Heathrow – Soekarno-Hatta dengan Boeing berisi 8 kursi First Class.
Pilihan Pada Kita!

Links:
Transit di Amsterdam Baiknya Ngapain?
Top 40 Tempat Wisata di Belanda
Kiat Hemat Liburan di Belanda
Taksi dari dan Ke Bandara Schiphol Amsterdam

Buku Harian: Tentara Belanda di Indonesia

Posted on Updated on

Schermafdruk 2017-08-08 01.48.16
Ronald Nijboer (Facebook)

Pada Selasa 8 Agustus 2017, berlangsung peluncuran buku berjudul “Tabé Java, Tabé Indië.”  Karya tulis Ronald Nijboer (30 tahun) ini mengenai pengalaman kakeknya, Evert-Jan Nijboer di Indonesia. Ditulis dalam Bahasa Belanda, namun buku setebal 288 halaman ini sangat menarik bagi generasi muda Belanda dan bagi orang Indonesia untuk mengintip sisi pandang mata Belanda. 

Bulan Agustus selalu istimewa dalam hubungan sejarah antara Indonesia dan Belanda. Akhir pendudukan Jepang, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Sukarno-Hatta terjadi di bulan Agustus 1945.

Acara Bulan Agustus
Eka Tanjung sebagai warga Indonesia di Belanda, belakangan ini melihat berbagai publikasi yang menyangkut hubungan kedua negara. Masyarakat Indonesia di Belanda mempersiapkan acara 17 Agustus 2017, memperingati 72 tahun kemerdekaan. Seperti halnya di Tanah Air,  Kedutaan Besar Republik Indonesia(KBRI) di Den Haag menggelar berbagai pertandingan memperebutkan Piala Kemerdekaan. Tenis Meja, Badminton, Tenis Lapangan, Catur dan lainnya.

Sementara itu di tempat lain Den Haag Belanda juga berlangsung hari peringatan pembebasan Warga Keturunan Hindia Belanda de Indo’s dari pendudukan Jepang, 15 Agustus 1945.

Bulan Agustus secara umum bagi Indonesia adalah awal dari kebebasan memiliki negara sendiri. Bagi warga Indo, adalah peringatan akhir penderitaan sepanjang 3,5 tahun, pendudukan Jepang.

Schermafdruk 2017-08-08 01.56.36
Evert-Jan Nijboer (facebook)

Evert
Sementara itu bagi Ronald Nijboer,  Agustus adalah hari peluncuran bukunya perdananya tentang diary kakeknya, Evert-Jan Nijboer. Sang kakek yang sudah meninggal pada tahun 2008 lalu itu, pernah bertugas ke Indonesia bersama ratusan tentara Belanda yang dikirim dalam upaya mengembalikan stabilitas Hindia Belanda usai penyerahan Jepang.

Perang Kalah
Buku yang resmi dirilis 8 Agustus 2017 ini merupakan napak tilas perjalanan selama tugas di Hindia Belanda. “Masuk dalam peperangan yang berakhir kekalahan.”
Tidak heran jika sang kakek tidak pernah cerita secara langsung kepada anak cucunya sekembalinya dari “perang”  di Hindia. (Indonesia)

Walaupun membisu sampai akhir hayatnya tentang pengalaman pahitnya dalam peperangan, namun hebatnya, Evert-Jan mewariskan buku harian, tulisan, dokumen dalam sebuah peti kayu. Peti itu mengungkap banyak hal tentang masa gelap nya di Pulau Jawa, terutama Batavia.

Schermafdruk 2017-08-08 01.39.36

Konon, selain kekaguman pada alam dan penduduk Indonesia yang memukau, Evert-Jan juga menuliskan tentang peperangan, penembakan, pemboman, operasi militer dan kehilangan rekan seperjuangan.

Schermafdruk 2017-08-08 01.38.12

Eka Tanjung dari Serbalanda membaca cuplikan buku ini yang ditayang online di website sang penulis. Dari 10 lembar yang bisa dibaca, tampak cara penuturan penulis yang bagus dan mudah dicerna. Mungkin juga karena Eka Tanjung sedikit banyak sudah mengenal sejarah perpisahan resmi Indonesia dan Belanda.

Buku berjudul “Tabé Java, Tabé Indië”  “Selamat Berpisah Jawa, Selamat Berpisah Hindia,” tampaknya menarik untuk generasi sekarang ini.
Penulisan oleh generasi muda Belanda ini tergolong langka. Sebab selama ini generasi muda Belanda, tidak banyak tahu tentang sejarah di Timur Jauh.Mungkin ada faktor kesengajaan para orang tua mereka. Untuk apa mengenang sebuah kehilangan dan kekalahan. Mirip dengan rasa kalau kita kalah pertandingan sepakbola di partai final. Rasanya malas untuk mengenang kembali kekalahan itu. Kita harus “Move On” !

Sejauh ini hanya satu dua saja penulis sejarah yang melahirkan buku tentang fakta sejarah yang kelam dan menyakitkan bagi Belanda. Dan baru Ronald ini yang mendalami dan menyelami perjalan Kakek kandungnya sendiri.  Yang usianya ketika mulai menulis diary itu 21 tahun. (8 tahun lebih mudah dari usia Ronald ketika menuliskan menjadi buku.)

Eka Tanjung sudah tidak sabar ingin membaca buku ini. Kebetulan ada sepekan waktu liburan. Menikmati penulisan tentang pengalaman sang kakek Belanda di Indonesia (1945-1949).

Mungkin ada baiknya juga buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Belanda, agar ada gambaran dan contoh perlunya akan menghormati sejarah. Dan juga perlunya untuk menuliskan sejarah tanpa rekayasa.

Sekedar Informasi Menarik:
Tour Tiga Tempat Yang Murah Meriah di Belanda
Penginapan Murah Meriah di Belanda
Top 40 Macam Menu Makanan Indonesia di Belanda

Top 40 Resto HALAL non-Indonesia di Belanda.
Top 30 Resto HALAL, Indonesia – Suriname di Belanda
Top 60 Macam Sambal di Belanda
Top 40 Restoran Indonesia di Belanda
Top 40 Tempat Wisata Belanda

Si Haring bin Herring, Ikan Mentah dari Belanda

Posted on Updated on

20170522_143224Belanda sebagai negara kecil di Eropa merupakan tujuan wisata yang menarik dikunjungi. Menawarkan berbagai macam keunikan seperti Giethoorn salah satu dusun terindah di dunia. Makanan Indonesia yang banyak ditemukan setiap jalan. Ada pula hal-hal aneh yang ada di Belanda. Haring atau Herring Ikan Mentah Konsumsi Keseharian orang Belanda.

1. Makan Haring atau Herring. Ikan yang santap mentah dengan taburan irisan bawang bombai dan acar timun. Rasanya lumayan amis, menurut banyak orang.

Ikan kecil sepanjang 10 cm dan lebar 4 cm memiliki nama latin: Clupea Harengus, dia masih saudara dengan sardines yang sangat populer di Belanda. Ikan ini ditangkap di Samudra Atlantik.

Haring_BagusDua Cara
Ada dua cara mengkonsumsi ikan Haring. Orang Belanda makan dalam kondisi utuh tanpa dimasak tapi sudah dibersihkan dari sisik, kepala dan isi perutnya. Ikan Haring memiliki rasa asin karena ikan itu sudah disimpan di tong kayu selama sekitar dua bulan, sebelum dikonsumsi.

Pic: Dewi Helsper
Pic: FB Dewi Helsper: Penulis Novel “Simbok”

Cara kedua adalah dengan mengkonsumsi dalam bentuk irisan sekitar 3×4 cm dengan bantuan tusukan kayu atau plastik. Semakin baik kualitas ikan Haring semakin minim rasa asin dan amisnya.

Ikan Haring paling joss, sebenarnya didapat bukan di tempat-tempat turis ngumpul, tapi di lokasi lain yang justru banyak dikunjungi locals atau penduduk setempat. #serbalanda tahu tempat-tempat menyantap ikan Haring kualitas nomor satu.

Jika kawan ke Belanda, tidak tidak alergi ikan, maka perlu mencobanya. Jangan lupa cuci tangan setelah menyantapnya.

Tautan Menarik:

 

Kiat Menghadapi Pipis Berbayar di Belanda

Posted on Updated on

manneken-pis

Jika kawan sedang liburan musim dingin di Eropa, maka kerinduan akan pipis sangat tinggi. Bentar-bentar mencari toilet. Disebabkan karena kandung kemih yang mengkerut di musim dingin, maka ia ingin segera mengosongkan zat cair yang ditampungnya.

Nah kalau saban setengah jam, clingak clinguk sambil kaki disilang, mencari toilet umum, bisa jadi kantong kita bolong hanya untuk membayar ongkos pipis di WC umum. Enak amaaat si ibu penjaga bisa kaya sambil merenda..

Sebab dengan tarifnya bervariasi dari € 0,40 sampai dengan € 1,- tiap besuknya. Dia bisa berkantong tebal kalau minimal 1000 orang mengunjungi rest roomnya perhari. Contohnya seperti di Zaanse Schans.

Berapa mili liter yang tertuang di pispot itu. Satu tetes atau satu liter, harganya sama saja. Mending sekalian mandi kalee ya..

Kiat mengatasi beser berbayar:
– jangan banyak minum,
– usahakan suhu hangat sekitar selangkangan,
– cari tempat pipis gratis.
+ Perpustakaan,
+ Rumah Sakit,
+ Kantor Polisi,
+ WC Berdiri (Pria),
+ Kafe atau Resto yang baik hati,
+ Ketok Rumah Warga,
+ Alasan ngantar balita yang kebelet
+ Kosongkan Kemih sebelum tinggalkan rumah, hotel, kereta, pesawat.
+ Bawa botol kosong dan isi dengan air keran.

Kalau itu juga tidak bisa dihindari, yah apa boleh buat, terima saja dan nikmati liburan. Anggarkan sekitar € 5,- per hari khusus untuk pipis. Sebab di Belanda cukup banyak WC umum yang lumayan bersih.

Pipis Dapat Duit
Kalau kawan harus ke kamar kecil di tempat wisata seperti Zaanse Schans, biasanya berbayar. Setengah Euro sekali masuk. Memang sulit untuk berhemat kalau urusan pakai toilet. Karena kalau pipis ditahan, bisa menimbulkan penyakit yang lebih parah. Ginjal bisa teriak-teriak kesakitan.

Nah untuk mengantisipasi pengeluaran itu, maka bawalah botol kosong saat masuk toilet. Karena air toilet di Belanda kualitasnya lebih bersih dari air mineral di toko dan supermarket. Sehingga dengan keluar membawa botol ukuran 2 liter yang penuh air minum maka sejatinya sudah mendapatkan keuntungan secara finansial.  Dengan menenteng botol besar seharga Aqua, maka sejatinya kawan sudah memperoleh pendapatan sekitar € 2,- (2,5 euro, harga Aqua – 0,50 euro beaya masuk Toilet)

Selanjutnya sih ENJOY!! Karena musim dingin Eropa terlalu indah untuk dilewatkan.

 

Kiat Liburan Eropa di Musim Dingin

Posted on Updated on

wp-image-381297975jpg.jpgDatang ke Eropa di musim dingin membutuhkan persiapan yang baik. Baju tebal untuk membuat badan hangat. Agar bisa menghadapi cuaca dingin yang menusuk tulang.

Masuk  Eropa antara bulan Desember-Februari, disambut udara yang dingin. Bahkan bisa menyaksikan Salju di jalan-jalan. Di Musim Dingin, suhu ngedrop ke kisaran ( – 5° sampai 10°  Derajat Celsius.) Dengan temperatur yang berbeda jauh dari Indonesia, butuh persiapan khusus. Berikut beberapa saran Serbalanda.
Alifa_dingin

  • Jaket Tebal
  • Sweather
  • Sarung Tangan
  • Tutup Kepala
  • Tutup Telinga
  • Sjaal
  • Pelembab Bibir
  • Long John atau Pakaian Dalam Thermo
  • Kaos Kaki Wol
  • Sepatu Tebal

Barang-barang ini bisa dicari dan dibawa dari Indonesia. Namun semua itu bisa dibeli di negara pertama kedatangan, seperti di Belanda. Bahkan pengalaman kami membandingkan harga-harga pakaian, terkhusus pakaian musim dingin, lebih murah di Belanda daripada di Indonesia.

Citrosan
Minuman Puyer Menyembuhkan Meriang

 

Lip_Balm
Lip Balm atau Pelembab Bibir
Tissue_Musim_dingin
Tisu Untuk Menjaga Bersin
Sepatu_Musim_Dingin_04
Sepatu Penahan Kaki Tetap Hangat

 

 

Tolak_Angin
Tolak Angin Menyembuhkan Kembung

 

Vitamin_C
Vitamin C
eka_tanjung_2017_kontak
Menghubungi Serbalanda

“Harga pakaian musim dingin, jaket tebal dan lainnya masih lebih murah di Belanda sendiri daripada di Indonesia,” demikian ungkap seorang kawan Serbalanda. 

Di Belanda ada beberapa toko retailer yang harganya sangat bersahabat:
ACTION,
ZEEMAN,
PRIMARK,
WIBRA.
Dll.

Selain pakaian, diperlukan juga kondisi fisik yang prima. Bisa melakukan hal-hal di bawah ini.

  • Suplement Vitamin C atau Buah
  • Sarapan yang mencukupi sebelum beraktivitas di luar,
  • Kunjungi Tempat Wisata dalam ruang,
  • HP cukup pulsa dan data untuk Komunikasi,
  • Alaram Number: 112,
  • Kartu Asuransi dan Alamat di Indonesia dan Belanda.

Bila kawan sudah mempersiapkan dengan baik, maka liburan di musim dingin bisa lebih nyaman tanpa merasa tersiksa dengan suhu dingin. Sebab walaupun dingin masih banyak hal menarik yang bisa dijalani.

Orang Belanda lebih banyak menyempatkan diri mengunjungi Chrismas Markets atau ke Musea. Di Belanda terdapat sekitar 700 musea.

21 Desember Musim Dingin
Musim Dingin di Eropa secara resmi mulai 21 Desember. Sebelum itu masih dikatakan Musim Gugur. Eropa memiliki empat musim, Musim Semi, Musim Panas, Musim Gugur atau Musim Rontok dan Musim Dingin. Secara kasar empat musim ini bisa dikelompokkan sebagai berikut.

  1. Musim Dingin (21 Desember – 21 Maret)
  2. Musim Semi (21 Maret – 21 Juni)
  3. Musim Panas (21 Juni – 21 September)
  4. Musim Gugur (21 September – 21 Desember)

Tautan menarik:
1. Kiat-Kiat Pipis Murah di Belanda
2. Sering Pipis di Musim Dingin
3. Belanda Tetap Indah di Musim Dingin
4. Simcard Mudah dan Murah untuk Eropa

 

Open House Kincir Angin Belanda

Posted on

2016-05-01 19.07.50Belanda kondang juga dengan statusnya sebagai negeri Kincir Angin. Untuk mempertahankan warisan leluhur, Belanda menggelar acara Buka Dapur, Open House untuk menyaksikan dari dalam Wind Molens yang kondang itu.

Tanggal 14 dan 15 Mei ini di Belanda diselenggarakan Nationale Molendagen, yang arti letterlijknya, hari-hari Nasional Kincir Angin. Kawan mendapat kesempatan menyaksikan Kincir Angin tradisional yang dioperasikan kembali.

Sejatinya fungsi penggilingan, pedorongan air, penggergajian sudah lama diambil alih oleh mesin dengan tenaga motor. Tapi sebagai warisan sejarah yang diakui oleh UNESCO organisasi warisan budaya PBB, maka benda-benda ini tetap dilestarikan.

Dengan menggelar Open House kepada publik, maka sejarah keberadaannya bisa disampaikan kepada generasi penerus. Jadi tanggal 14 dan 15 Mei ini ada 900 dari total 1200 Kincir Angin yang bisa dikunjungi dan disaksikan aktivitasnya.

Inilah tautan menuju event nonton Molen: Bahas Inggris dan Bahasa Belanda

Salah satu Kincir Angin yang dibuka untuk publik pada hari-hari ini adalah:

Tour Serbalanda membawa Anda ke tempat-tempat Kincir Angin yang menakjubkan di Belanda.

Wisata Cerdas dan Bersahabat ke Tiga Tempat: Giethoorn, Zaanse Scans dan Volendam