Wisata Eropa

Copet Eropa Masuk Hotel dan Restoran

Posted on Updated on

Di musim dingin, copet-copet di Eropa memindahkan wilayah operasionalnya ke hotel-hotel dan restoran. Mereka beraksi dengan berbagai cara. Serbalanda mengumpulkan beberapa informasi.

Awas Copet

Eka Tanjung dari Serbalanda Tour mendapat informasi dari rekan-rekan sesama pelaku usaha Tour dan Travel bahwa di musim dingin, pencopet yang di Eropa memindahkan sasarannya ke ‘dalam’. 

Mereka tampaknya mulai meninggalkan tempat-tempat wisata outdoor ke indoor, sebagai sasaran jarahnya. Para pencopet yang kebanyakan dari Rumania dan Bulgaria tidak lagi aktif di tempat terbuka Volendam, Zaanse Schans, dan jalanan Amsterdam. Mereka mengalihkan ke kawasan di dalam gedung, yang lebih hangat. Restoran, Mall dan hotel menjadi sasaran.

Peringatan Awas Copet

Jari Beku 
Pencopet tampaknya juga merasa kedinginan untuk beraksi menggunakan ketrampilan dan kecepatan jari-jemarinya dalam melenyapkan barang berharga milik korban. Barangkali mereka merasa tidak nyaman juga ketika jari beku diterpa angin dingin atau pakai sarung tangan untuk ngerogoh dompet wisatawan yang sibuk berselfi atau fokus ke barang yang akan dibeli. 

Kiat dan Tips
Berikut ini beberapa kiat dan saran Serbalanda kepada tetamu dan kawan wisatawan dari Indonesia dan Malaysia. 

Eka Tanjung pakai Baju Polisi Gadungan
  • Waspada saat check-in di hotel. Tamu mohon jangan lengah kalau buka tas untuk keluarkan paspor. Saat terima kunci, jangan lengah dengan barang.
  • Waspada saat: Sarapan. Tas simpan di kamar atau kalau dibawa tetap diselempangkan. Jangan pikir di meja sarapan, barang anda sudah aman. Salah! Di pagi hari, biasa kita belum fokus. Masih terkantuk dan jetlag. Sementara lawan kita, ya itu sang copet sudah siap tempur untuk menggasak.
  • Waspada saat: Selfie. Jangan pisahkan tas dari tubuh anda. Lebih baik ketempelan tas. Daripada lepas tas, anda pikir sejenak, padahal tas ilang selamanya.
  • Waspada saat: duduk santai ketitipan tas-tas teman. Acuhkan jika ada yang minta tolong difotokan. Karena dia ini ingin mengalihkan perhatian kawan.
  • Waspada saat: di kendaraan umum. Di bus, kereta atau di tram juga merupakan lahan kerja pencopet.  Mohon tetap waspada dan mencari tempat yang tidak terlalu dekat dengan pintu. Sebab di tempat itu copet bisa cepat beraksi dan kabur

CCTV Percuma
Hal penting lain yang perlu diperhatikan, adalah peran CCTV. Alat rekam yang biasanya buram itu, hanya bisa menunjukkan bahwa orang tertentu yang mencuri barang. Tapi copet sudah sangat cerdik untuk segera kabur. Rekaman CCTV tidak bisa mengembalikan paspor, dokumen penting dan uang yang raib. 

Bu Octa dan Kawan-kawan di Schiphol Amseterdam

Update: Minggu 9 Desember 2018,  Ibu Octa yang berperjalanan di Eropa bersama 12 rekan lainnya. Sudah mengalami dua kali, menjadi sasaran copet. Pertam di London. Sebelum tanggal 7 Desember 2018, seorang anggota rombongannya terpaksa pulang langsung dari London ke Jakarta, karena dompet berisi paspor dan dokumen lainnya raib diambil copet. Sehingga rekan ini tidak bisa mengikuti wisata bersama serbalanda ke Giethoorn, Dusun Air Terindah di Dunia. Itu kejadian pertama di London.

Peristiwa ke dua, terjadi di Colmar Prancis 9 Desember 2018. Sehari setelah jalan-jalan dengan Eka Tanjung dari Serbalanda. Ibu Octa menyampaikan kabar lewat WA kepada Serbalanda. 

Pak Eka. Kami hampir kecopetan. Di station Colmar. Jd mereka nyelip di antara kami. Tangan sudah masuk ke salah satu tas kami. Kami teriak. Mereka santai saja pergi. Ini foto pencopetnya.

Ini dua wanita yang mencoba mencopet rombongan bu Octa di Stasion Colmar.

Ibu Octa juga menambahkan bahwa dirinya lebih waspada dan berani teriak karena telah mendapat masukan dan peringatan dari Serbalanda. Eka Tanjung menyampaikan pesan fokus dan waspada di perjalanan wisata. Di sela-sela cerita tentang pariwisata. 

Pencegahan tetap lebih baik dari mengobati. Jika paspor sudah hilang maka perjalanan anda dan rombongan akan terganggu. Harus mengurus Surat Perjalanan Laksana Paspor. (SPLP).

Tautan Menarik:

Advertisements

Wisata Transit di Amsterdam

Posted on Updated on

Amsterdam_20180526_105523Kesempatan transit selama beberapa jam di Amsterdam bisa dimanfaatkan untuk mengunjunggi beberapa lokasi wisata seperti Damrak, de Dam, Royal Palace, Red Lights District, Rumah Multatuli. Berikut masukan dari Serbalanda Tour.

Eka Tanjung dari Serbalanda menerima banyak pertanyaan dari kawan-kawan Indonesia dan Malaysia tentang aktivitas yang cocok, ketika hanya punya waktu berwisata beberapa jam saja di Airport Schiphol Amsterdam. Dan cara paling ekonomis, naik kendaraan umum.

Kereta Api 01
Stasion Kereta di Schiphol

Schiphol memiliki stasiun kereta api bernama Station Schiphol. Berbeda dengan  bandara Soekarno-Hatta yang jalur keretanya di lantai atas. Di Schiphol, lokasi peron di basement, lantai -1. Bisa dijangkau jalan kaki  dari hal kedatangan sekitar 300 meter. Sebelum kawan naik kereta, perlu membeli karcis di mesin atau di loket kereta api belanda, NS. Jam keberangkatan Kereta Api Schiphol ke Amsterdam.

BUS-397 Amsterdam Airport Express
Selain kereta api, cara lain adalah naik bus ke Amsterdam Centraal Bus Station. Lokasinya juga tidak jauh dari stasion Amsterdam. Bus bisa menjadi pilihan yang murah dan nyaman. Bus ini difasilitasi WiFi gratis. Keterangan lebih rinci mengenai: Bus 397 Schiphol – Amsterdam.

Schiphol – Amsterdam ( 1 jam)
Sambil menantikan penerbangan atau perjalan darat lanjutan, bisa mengunjungi tempat-tempat menarik sekitar bandara yang jarak tempuhnya sekitar 30 menit saja. Dari airport bisa mengambil kereta api ke pusat kota Amsterdam yang berlokasi hanya 5 menit jalan kaki dari Centraal Station atau Stasion Kereta Api Amsterdam.

NOTE: Mohon diperhatikan soal bagasi dan koper. Kalau kawan membawa koper sebaiknya dipirkikan. Apakah akan dibawa jalan? Atau dititip di locker Bandara atau Stasion Kereta Amsterdam. Keduanya menyediakan service itu. Serbalanda pernah menulis tentang: Menyimpan Koper di Locker Stasion. Menyimpan koper di locker airport Schiphol Amsterdam.

Dari Stasion Amsterdam tinggal berjalan kaki saja menelusuri Damrak yang kondang dengan kedai-kedai dan hotel di sebelah kanan. Sementara itu di sebelah kiri adalah Damrak.

Rumah Miring Amsterdam Damrak
Damrak, Kanal, Kapal dan Rumah Miring

Canal Cruise  (1 jam)
Dermaga pemberangkatan kapal-kapal Canal Cruise. Dengan harga kisaran €15 euro bisa mengikuti tour sepanjang kanal-kanal di Amsterdam yang berkelok-kelok itu. Dengan penjelasan sejarah yang menarik. Termasuk gudang-gudang historis rempah milik Kongsi Dagang VOC. Sejarah ini berkaitan erat dengan Nusantara atau Indonesia. Tour Kanal itu berlangsung selama sekitar 1 jam, sudah plus mengantri masuk dan turun.

Rumah Miring (15 menit)
Masih disekitar Damrak, bisa menyaksikan keindahan rumah Amsterdam yang berbaris tanpa ada pemisah. Beberapa rumah itu tampak sudah mulai miring karena dimakan usia dan pondasi yang tidak lagi rata. Rumah-rumah itu disebut “Rumah Miring” Kawan bisa mengabadikan gambar di spot menarik Amsterdam itu.

Red Lights District – Lampu Merah (30 menit)
Sekitar 500 meter dari Damrak, kawan bisa menelusuri lorong-lorong Lampu Merah atau Red Lights District atau yang biasa di sebut De Wallen, oleh orang lokal. Itulah lokalisasi PSK, ala-ala Belanda. Para wanita penjaja, berpose di balik kaca pintu sambil mempertontonkan kemolekannya.

Para wanita itu menunggu peminat dan mencari penghasilan disana, namun mereka juga paham bahwa banyak wisatawan berlalu lalang, hanya semata karena rasa penasaran.
NOTE: Dilarang membuat foto atau video dari pada wanita PSK di sana. Kamera anda bisa direbut dan dibanting. Hormati mereka yang mencari nafkah. Sebab mereka bekerja legal dan dilindungi undang-undang Belanda.

Multatuli_02
Rumah dan Patung Multatuli
Jika kunjungan ke Red Lights District dirasa tidak cocok, bisa diganti dengan lawatan ke rumah Multatuli dan menyaksikan patung Eduard Douwes Dekker yang berlokasi tidak jauh dari Damrak.  Museum Multatuli berlokasi di Korsjespoortsteeg 20, Amsterdam. Sementara patung penulis Max Havelaar itu berdiri di jembatan Torensluis, 1012 SM Amsterdam.

Sebagai orang Indonesia, ini bisa sangat menarik untuk mengenal “dari dekat” salah satu penulis Belanda yang  memihak kaum tertindas di Hindia Belanda. Di era ketika Indonesia masih dijajah Belanda.

DeDam_Amsterdam
De Dam dan Royal Palace (30 menit)

Selesai dari kawasan lampu merah atau Multatuli, bisa melanjutkan perjalanan ke arah de Dam, tugu Nasional Belanda berwarna Putih yang terletak di depan Istana Kerajaan atau Royal Palace. Di sana kawan akan merasakan keramaian dari para wisatawan yang ingin berfoto di lokasi tempat berbagai peringatan nasional Belanda.
NOTE: Mohon waspada dengan copet.

Lanjut Perjalanan
Dari sana bisa kembali ke Schiphol untuk melanjutkan penerbangan. Atau ke Sloterdijk jika kawan akan ke pool Flixbus ke Paris, Praha, Berlin, Brussel atau ke kota lain di Eropa. Ke Schiphol bisa menggunakan kereta Api dari Stasion Amsterdam Central. Atau dengan Bus397.

NOTE: Mohon tetap memperhatikan waktu. Karena Amsterdam bisa menyihir kawan menjadi lupa waktu. Terlalu banyak yang asik dan menarik. Tapi pesawat, kereta atau bus sudah menanti!

Private Transit
Jika kawan memerlukan informasi berkaitan dengan tour Transit secara umum. Atau tour transit dengan kendaraan pribadi dengan pendampingan orang Indonesia, bisa menghubungi kami.

Menghubungi Serbalanda

Links:

Jalan-jalan ke Amsterdam, Saat Transit di Schiphol
Kiat Mengurus Visa Schengen Sendiri
Kiat Sukses Dapat Visa Schengen

Tour Tiga Tempat Yang Murah Meriah di Belanda
Sim Card Mudah dan Murah untuk Liburan di Eropa
Penginapan Murah Meriah di Belanda
Top 40 Macam Menu Makanan Indonesia di Belanda

Top 40 Resto HALAL non-Indonesia di Belanda.
Top 30 Resto HALAL, Indonesia – Suriname di Belanda
Top 60 Macam Sambal di Belanda
Top 40 Restoran Indonesia di Belanda
Top 40 Tempat Wisata Belanda

Cara Murah ke Giethoorn

Posted on Updated on

Giethoorn, dusun air ter indah di dunia bisa dijangkau dengan kendaraan umum. Dengan sedikit kejelian maka bisa menjangkau dusun sunyi itu dengan beaya yang sangat ekonomis. Naik Kereta dan bis dari Amsterdam. Berikut tips serbalanda untuk bertamasya murah ke Giethoorn.

Sejak Giethoorn menjadi tujuan favorite wisata di Belanda. Maka semakin banyak pula wisatawan yang ingin membuktikan keindahannya. Dengan budget terbatas pun bisa sampai ke lokasi di propinsi Overijssel ini.

Di desa itu ada dua halte pemberhentian bis umum nomor 70 dan 71.
Nama haltenya: Giethoorn Zuid dan Dominee Hylkemaweg
Halte_Giethoorn_02Halte_Giethoorn_01
Bantuan App
Dengan bantuan App atau website: 9292.nl atau Moovit kawan bisa menjangkau salah satu halte di Giethoorn itu. Dari sana hanya jalan beberapa ratus meter saja bisa sampai ke kanal-kanal indah. Di sana kawan bisa menemukan restoran, penyewaan perahu atau memulai dengan jalan kaki menelusuri keindahan.

Perjalanan Menyenangkan
Perjalanan menyenangkan ini akan makan waktu sekitar 2,5 jam sekali jalan. Dan kembali juga 2,5 jam. Sisa waktu bisa dipakai untuk menikmati Giethoorn sekitar 3 jam. Perjalanan 8 jam yang sangat menyenangkan dan terutama ekonomis. Selamat Mencoba.

Namun jika kawan tidak terlalu punya banyak waktu, umpamanya hanya ada 1 hari dan ingin juga menjangkau Volendam, Zaanse Schans sebaiknya memanfaatkan paket tour Serbalanda.

Sebeb dengan waktu sekitar 11 jam, bisa menjangkau tiga tempat ikon Belanda itu. Silakan membandingan dengan: Wisata Tiga Tempat Harga Bersahabat: Giethoorn, Zaanse Schans dan Volendam.

Links Menarik Lain:

 

Top 30 Oleh-Oleh dari Belanda

Posted on Updated on

Zwitsal_ParfumeKetika liburan ada baiknya membeli oleh-oleh khas setempat. Jika ke Belanda, bisa belanja oleh-oleh khas negeri Kincir Angin ini. Eka Tanjung dari Serbalanda mengumpulkan 30 jenis buah tangan yang bisa dibawa ke Tanah Air.

  • Keramik Delft Blue
  • Klompen, Sepatu Kayu
  • Kaos Timnas Oranje dan Klub Belanda
  • Eu de Zwitsal, Parfum Baby
  • Purol, bedak dan cream kulit.
  • Sepeda: Gazelle dan Fongers
  • Bunga Tulip
  • Drops
  • Knoppers
  • Hopjes, gula-gula khas Den Haag. (10)
  • Coklat
  • Stroopwafels
  • Kopi Bubuk
  • Teh
  • Kaastengels
  • Keju Belanda (Smoked Cheese)
  • Enk­hui­zer Jo­de­koek
  • Speculaas
  • Zaans Huisje Koek (Albert Heijn)
  • Gerookte Paling (20)
  • Mayonaise
  • Kruidenthee
  • Wilhelmina Pepermunt
  • Ontbijtkoek
  • Muisjes
  • Wijko Saus Sate
  • Rookworst (Sosis Asap)
  • Hagelsag
  • Pindakaas
  • Apelmoes. (30)

Tautan Menarik:

Penginapan Serbalanda Mendapat Respon Positief
Top 30 Resto HALAL, Indonesia – Suriname di Belanda
TOP 40 Restoran Halal di Amsterdam
Top 60 Macam Sambal di Belanda
Top 40 Restoran Indonesia di Belanda

 

Sejarah Nama Visa Schengen

Posted on Updated on

Museum_Schengen_02Eka Tanjung dari Serbalanda, akhir Agustus 2018 lalu berkunjung ke Schengen. Sebuah desa kecil di Luxemburg. Desa yang terletak persis di garis perbatasan tiga negara:  Jerman, Prancis dan Luxemburg itu menjadi penting sejak 14 Juni 1985.

Hari itu terjadi penandatanganan Kesepakatan antar Lima Negara Eropa. Lima pionirs ini Belanda, Luxemburg, Belgia, Jerman dan Prancis.

Jika kawan akan ke Eropa, maka diharuskan mengantongi visa Schengen. Hampir semua orang yang akan ke Eropa paham kewajiban itu, namun kita tidak sadar mengapa nama visanya Schengen.

Eka Tanjung sempat membuat rekaman video dari lokasi.

Schengen_Map

Wine Riesling
Mencolok bagi penulis adalah, ketika jalan-jalan ke desa legendaris ini ada dua hal.
Perkebunan anggur dan Pom Bensin di Luxemburg.

Lokasi Schengen yang berada di perbatasan tiga negara: Luxemburg, Jerman dan Prancis. Selain itu Eka Tanjung juga mencatat bahwa lokasi sepanjang sungai Mossel yang menjadi pembatas antara Luxemburg dan Jerman itu terdapat banyak perkebunan buah anggur sebagai bahan pokok untuk White Wine Riesling yang sangat terkenal di seluruh dunia itu. Hampir 5000 hektar lahan perkebunan anggur ini menjadikan Jerman sebagai produsen Wine Riesling terbesar dunia.

20180828_125641

20180828_125653

20180828_142518

20180828_142722
Dalam perjalanan kami ke Luxemburg melihat banyak pom bensin yang berjejer dalam skala 500 – 100 meter mendekati perbatasan Jerman dan Prancis. Sebabnya karena harga solar dan bensin di Luxemburg, sampai 30% lebih murah ketimbang di dua negara tetangganya. Tidak heran jika, banyak warga Prancis dan Jerman yang sekedar menyeberang 1 km untuk mengisi tangki. Dengan perbedaan sampai puluhan euro.

20180901_232243

Jika kawan ingin jalan-jalan ke Schengen dan ke Luxemburg City serta ke Kastil Vianden dan tempat menarik lainnya. Bisa menghubungi Serbalanda.

Menghubungi Serbalanda
Untuk info, hubungi kontak di atas.

Links:
Kiat Mengurus Visa Schengen Sendiri
Kiat Sukses Dapat Visa Schengen

Tour Tiga Tempat Yang Murah Meriah di Belanda
Sim Card Mudah dan Murah untuk Liburan di Eropa
Penginapan Murah Meriah di Belanda
Top 40 Macam Menu Makanan Indonesia di Belanda

Top 40 Resto HALAL non-Indonesia di Belanda.
Top 30 Resto HALAL, Indonesia – Suriname di Belanda
Top 60 Macam Sambal di Belanda
Top 40 Restoran Indonesia di Belanda
Top 40 Tempat Wisata Belanda

Pelajaran dari Fenomena Zohri (Repost)

Posted on Updated on

Dua hari ini perhatian tercurah pada kasus sukses Zohri (Lalu Muhammad). Sprinter 100 m yang meraih emas di Finlandia. Sukses Zohri menyambar emas, seperti tetesan air di gurun gersang. Ketika sudah bertahun-tahun Indonesia menantikan prestasi orang Indonesia di luar negeri. Ternyata Indonesia bukan hanya negara penikmat dan pecundang. Kejutan di luar ekspektasi. Suprise!

Seluruh rakyat Indonesia bangga, dari Presiden sampai rakyat jelata. Euforia yang lumrah untuk kondisi bangsa yang butuh suntikan semangat. Namun di saat yang sama, terjadi perkembangan kurang baik di seputar sukses ‘kecil’ yang diraih anak desa ini.

Supir mencoba memaparkan dari pandangan WNI (Warga Negara Indonesia) yang sudah kelamaan tinggal di luar.

 

1. Publik memasalahkan bendera Merah-Putih yang tidak ada di lokasi. Ketika Zohri keliling mencari Bendera, usai menembus garis finish. Dari posisi startnya di pinggir, line 8 menandakan dia tidak mencatat angka tercepat di babak seleksi.

Pole Posision bagi favorite adalah di jalur 3 – 4 atau 5. Kenapa tidak ada yang bawa bendera? Barangkali karena tidak ada yang menyangka, Zohri akan jadi pemenang, mengingat starting position yang tidak terlalu menguntungkan.

Mungkin juga karena olah raga atletik dianaktirikan dan kurang diminati, apalagi ketika di tempat lain sedang digelar Piala Dunia. Sepakbola adalah olah raga paling ramai di dunia. Publik Indonesia yang rela begadang nongkrongin televisi dini hari untuk nonton Belgia vs Prancis serta Croasia lawan England, harusnya berkaca diri.

Mengapa memilih nonton orang-orang yang bukan bangsa Indonesia? Dan mengenyampingkan anak bangsa yang berjuang di cabang olah raga lain, walaupun kurang favorite. Masalahnya sekarang apakah sepakbola lebih penting dari pada Merah-Putih?

2. Soal privacy Zohri. Hak memiliki perlindungan aset pribadi yang diinjak-injak media. Menyaksikan tayangan berbagai media Indonesia meliput latar belakang sukses Muhammad Zohri di Finlandia, sampai-sampai melakukan hal-hal di luar batas kebaikan.Barangkali karena supir sudah kelamaan domisili di luar negeri dan pengalaman 20 tahun menjadi wartawan, membuatnya menjadi kritis terhadap pemberitaan. Banyaknya tayangan dan wawancara di televisi tentang fenomena Zohri, memunculkan liputan dari berbagai sisi.

Ada media yang menyoroti sisi pemerintah. Mereka meminta tanggapan kemenpora dan presiden. Ada pula yang mewawancarai pelatihnya. Dan ada pula yang menanyai pendapat publik Indonesia tentang sukses ini. Tapi yang paling parah adalah soal pembuatan liputan film di rumah sang juara yang sangat-sangat sederhana itu. Tidak berlebihan kalau supir menangkap kesan, itu rumah orang yang kekurangan.

Privasi
Supir menilai, jika media mengangkat kesederhanaan kehidupan Zohri, sebagai inspirasi untuk maju. Itu adalah hal yang baik. Tapi kemudian yang disayangkan, kawan-kawan media ada yang kebablasan dengan membuat film dan gambar dari tempat tidur, dapur, lemari pakaian dan lainnya. Membuat film dari benda-benda yang sangat pribadi. Itu menurut supir adalah sebuah pelanggaran.

Sang supir akan keberatan kalau ada orang yang masuk-masuk ke kamar dan membuat film. Sekalipun itu bisa membuat supir jari tenar. Perasaan yang sama, juga mungkin dimiliki sang Juara dari Lombok ini. Ketika dirinya dan barang-barangnya menjadi konsumsi publik. Apalagi ketika dianya sendiri, sedang tidak berada di rumah. Bila ini adalah kebiasaan media melakukan liputan, maka perlu ada peninjauan kembali soal menghargai hak milik orang lain.

Mari menahan diri, sekalipun bisa membuat liputan sexy. Tempatkan seandainya Anda berada di posisi sang obyek. Maukah? Kalau tidak, ya tolong jangan lakukan itu.

3. Supir ingin menanggapi tentang pemikiran instant yang sudah merasuk pada aliran darah dan nadi bangsa Indonesia. Setiap sukes membuat publik massal mengikuti trend yang sedang berkembang. Dan trend ini akan hilang ketika Jagung masih pentil, kurang dari tiga bulan. 

Setelah itu lenyap. Sukses cabang Sprint 100m Men di Finlandia yang ditorehkan pemuda Indonesia, semua orang memuji kemudian ada pula yang mendomplang “nebeng” ketenaran anak kampung ini. Tampak di televisi, maaf lagi-lagi media, yang memunculkan kedermaan seorang pengacara tenar, yang menjanjikan sekian jumlah uang. Tak lama berselang muncul pemuka agama, sambil bersuara lantang menjanjikan akan memberikan tiket pelgrimage Umrah ke Tanah Suci.

Sebuah pemberian yang perlu diacungi jempol. Mungkin sang penerima akan senang sangat. Hanya kalau dinilai dari sisi keikhlasan dan nilai pahalanya, maka supir kuatir pahalanya cumadi TV saja. Sebab di sana supir merasakan ada Riya, atau kasarnya pamer. Bukankan pemberian itu akan memiliki kandungan nilai pahala kalau tidak dipamerkan. Urusannya antara pemberi dengan penerima dan Tuhan.

Jadi sebaiknya mata publik tidak boleh lihat. Tangan kanan memberi, tangan kiri jangan tahu. Ini memberi dengan sesumbar di acara televisi, dan semua orang Indonesia tahu. Apakah kita harus berdecak kagum:”Waah hebat dia, suka memberi.” Dia bukan satu-satunya, pemerintah juga akhirnya ikut terhanyut dalam euforia itu dan menjanjikan beasiswa kepada sang juara. Ini hal baik dari pemerintah.

Hanya saja, kalau memang ingin memajukan anak bangsa, jangan tunggu dia sukses dulu. Tapi beasiswa atau pendidikan harus diberikan bukan sebagai reward, tapi sebagai kebijakan. Mencegah kriminalitas dan pengangguran dan kemiskinan dengan memberikan beasiswa atau pendidikan gratis untuk semua orang sampai ke jenjang paling tinggi. Orang ingin sekolah karena dia ingin maju, memakan dana.

Tapi proses lama yang membawa negara akan maju. Beda dengan koruptor yang juga memakan dana, bukan untuk memajukan negara. Tapi cara cepat memperkaya diri. Satu aspek lagi yang menjadi perhatian supir adalah, wawancara televisi dengan pelatih Zohri. Seorang ibu senior dari pelatnas (Eni Nuraini) yang diwawancara, bagaimana pelatnas bisa menangani Zohri sejak 6 bulan sebelum perlombaan di Finlandia.

Hingga akhirnya bisa juara. Hallooow.. apakah awak media lupa bahwa enam bulan lalu, Zohri sudah matang dan mungkin tinggal polesan saja. Kalau menurut supir, yang perlu digali adalah, sosok yang memberikan ilmu atletik dan dorongan mental sejak masih kanak-kanak sampai enam bulan silam. Siapa gerangan? Bapaknya? Pamannya? Guru SMP nya?

Mewawancara peletak pondasi sukses itu, bisa menulari sukses-sukses lainnya. Sehingga publik luas akan bisa memahami dan memetik pelajaran bahwa sukses bukan hasil instan 6 bulan. Tapi kerja keras bertahun-tahun. Harapannya pada remaja Indonesia akan tersengat dan termotivasi mengikuji jejak Lalu Mohammad Zohri dalam membangun sukses dari bawah. Bahwa kemiskinan bukan hampatan untuk bisa meraih impian. Rumah reyot bukan halangan untuk sukses!

Penulis: Eka Tanjung. Pemilik Perusahaan Tour dan Travel Serbalanda Tour.
Menghubungi Serbalanda

Tiket Kereta Belanda yang Murah

Posted on Updated on

Kruidvat_NS_01Harga tiket Kereta Api di Belanda tidak selalu mahal. Ada pekan-pekan tertentu yang dijual secara harga promo. Bahkan sampai separoh harga normal. Serbalanda mengumpulkan beberapa tips membeli tiket murah Kereta Api Belanda. Buruan Persediaan Terbatas!

Tawaran ini sebenarnya diperuntukan bagi public locals Belanda. Itu sebabnya website mereka tidak menyediakan pilihan selain Bahasa Belanda.

Kruidvat_NS_02

Di satu pekan, Kruidvat menawarkan tiket promo kereta Api di Belanda. Bisa ke Markthal dan Cube Houses di Rotterdam, lanjut ke Damrak di Amsterdam, Down Town di Maastricht, Shopping di Outlet Roermond, semuanya dijangkau hanya dengan €16 saja.

Murah Jauh
Dalam ticket promo itu kadang diselipkan promo-promo lainnya yang juga menarik. Dengan segala kerendahan hati, supir serbalanda beberapa kali telah membantu membelikan tiket murah kereta api untuk pada tetamu.

Dengan harga yang murah dan secara mudah mereka bisa jalan-jalan ke Maastricht, Roermond dan Amsterdam dalam sehari. Hanya dengan €16,- saja.

Ayo buruan diserbu. Karena berlaku sampai tanggal 26-08-2018. TAPI dijualnya hanya pekan ini. Bisa lewat website:  Kruidvat  atau bisa juga beli di tokonya langsung: Toko Kruidvat. Silakan mencari toko terdekat di sini.
Info:
Menghubungi Serbalanda

Link menarik soal transportasi Murah di Belanda:
Inilah Ticket Murah Kereta di Belanda
Angkutan Umum di Belanda
Kiat Hemat Liburan ke Belanda
Transport dari-ke Airport Schiphol
Transit di Amsterdam: Wisata Singkat Berkesan
Info Locker Stasiun Kereta Belanda