Belanda, Tetap Indah di Musim Dingin

Posted on Updated on

20170211_161353Musim dingin di Belanda tetap punya daya pikat luar biasa bagi wisatawan manca negara. Arus ribuan penikmat liburan ke Benua Eropa tetap deras, tidak tersumbat temperatur rendah di bulan Desember, Januari, Februari dan Maret. Wisata Belanda tetap ramai menawan sepanjang tahun. Banyak yang bisa disambangi di musim dingin.

Eka Tanjung dari Serbalanda melihat peningkatan jumlah wisatawan dari Indonesia, Malaysia, dan Negara Eropa lainnya, tahun-tahun belakangan ini. Sebagai WNI yang sudah 30an tahun domisili di Eropa, penulis melihat perkembangan jumlah wisatawan dari manca negara yang datang dari tahun ke tahun.

Bagi wisatawan yang berasal dari kawasan Tropis seperti Indonesia dan Malaysia, jelas suhu dingin sangat tidak biasa. Suhu -5 derajat Celsius tetap berbeda dengan suhu dingin pagi di Bumi Parahiyangan atau Mbatu Malang.

soesilo_giethoorn
Pak Soesilo boss (innograph.com)

Namun demikian, suhu dan situasi sekeliling memberikan kharisma tersendiri. Pamandangan tersendiri. Kapan lagi ke luar rumah dengan pakaian berlapis empat? Kapan lagi menggunakan sepatu booth dan kapan lagi pakai Syaal, Kupluk dan sarung tangan?

Keindahan Butuh Pengorbanan
Para tamu Serbalanda menyadari bahwa semua yang “indah” atau unique itu butuh perjuangan. Penakluk gunung tertinggi dunia, Mount Everest di Himalayan pun butuh perjuangan dan kekuatan menahan dingin. Memang sih, liburan tidak bisa disamakan dengan mendaki gunung. Serbalanda hanya ingin menyampaikan perumpamaan bahwa untuk meraih keunikan, butuh jalan yang agak unique yang tidak biasa.

Giethoorn
Contohnya adalah menikmati Giethoorn di musim dingin. Wisatawan Indonesia disambut musim yang suhunya kisaran titik beku, Nol derajat Celsius. Mereka bisa melihat, bagaimana orang Eropa menjalani hidup sehari-hari di musim ekstrim itu. Melihat pemandangan lahan pertanian yang kosong. Jalanan lebih sepi dibandingkan musim lain. Itu tampak kental sekali di Giethoorn.

Beberapa tamu Serbalanda bertanya: “Rumah-rumah di Giethoorn ini masih dihuni pak? Kok sepi sekali ya?” Penduduk lokal biasa menghabiskan waktunya di dalam rumah, sambil duduk di muka perapian menikmati segelas wine atau  secangkir hot chocolate.

Ice Skating
Anak-anak tetap pergi ke sekolah, orang dewasa bekerja dan petani serta pedagang mengurusi usahanya. Kehidupan tetap berjalan normal. Orangnya sama, hanya pakaiannya saja yang tebal-tebal.

wpid-20150124_093655.jpg
Anak-anak menggunakan kesempatan turun salju untuk bermain dan membuat bola-bola salju.

Salah satu kegiatan yang menarik di musim dingin adalah Ice Skating. Gelanggang main Ice Skating digelar selama bulan Desember dan Januari, lokasi paling terkenal adalah depan icon: “Iamsterdam”  di muka Rijksmuseum Amsterdam. Lihat Gambar di Bawah ini.

20170214_084936
Pic: Serbalanda. Arena Ice Skating di Museumplein

Di musim dingin kehidupan di Belanda dimulai lebih siang dari musim lainnya, dan berakhir lebih cepat. Sebab matahari muncul sekitar jam 8.30 pagi, kalau Sang Mentari mau muncul. Dan dia akan lenyap lagi sekitar jam 17.00 Sore. Dengan waktu yang terbatas itu, maka Serbalanda memberikan tour dan wisata yang bisa dijalankan sesuai keterbatasan waktu terang. Museum, Toko Souvenir , Pasar buka lebih lambat dan tutup lebih cepat.

2015-04-04 10.48.08
Belanja Oleh-oleh di Pasar Lokal

Museum
Posisi Serbalanda di Eropa memberi keuntungan bisa memantau kondisi teraktual cuaca dan juga tempat yang bisa dikunjungi. Musea adalah pilihan terbaik juga cuaca kurang bersahabat. Ada: Rijksmuseum, Van Gogh Museum, Diamond Museum, Tropisch Museum, Anna Frank Huis, Nemo, Maritiem Museum.

Romantis
Di kala suhu rendah, betapa pepohonan gundul tanpa rindang hijau daunnya, berdiri sepanjang jalan menunggu datangnya musim semi. Di sepanjang ladang yang tanpa tanaman sudah menunggu pula umbi-umbi bunga Tulip yang siap akan muncul ketika musim Semi. Perjalanan ke Giethoorn, bisa sangat berkesan karena menyaksikan Kincir Angin Moderen. Di antara Amsterdam dengan Giethoorn sebenarnya terdapat berbagai tempat yang sangat menarik. FO Bataviastad, tempat belanja murah untuk pakaian branded, menyaksikan kapal VOC Batavia, Sholat di Mesjid Maroko di Lelystad dll.

20170214_085330
Pic: Serbalandatour. Floating Market Bloemenmarkt Amstedam

Pasar Rakyat
Wisatawan Indonesia tetap bisa menyaksikan kehidupan penduduk lokal berbelanja ke pasar kaget. Setiap kota ada ada pasar kaget minimal 2 kali seminggu. Biasanya Sabtu dan Rabu atau Kamis. Orang-orang setempat membeli kebutuhan sehari-hari. Atau kalau kawan di Amsterdam bisa ke Dappermarkt, Albert Cuypmarkt,  Bloemenmarkt (Floating Market.) Jika ingin tahu detil di kota-kota lain, sebaiknya bertanya ke penduduk lokal.

Advertisements