Zaanse Schans

Tour Eropa Serbalanda (Belanda 1)

Posted on Updated on

imageSerbalanda semakin sering mendampingi kawan Indonesia berlibur di Eropa. Sekarang bukan saja Belanda dengan Giethoorn, Volendam dan Zaanse Schans saja. Sejak Desember 2015 merambah ke Eropa. Dimulai dengan keluarga pak Ary dari Jakarta.

Menjadi pemandu wisata adalah profesi menarik. Berjumpa banyak orang, mendatangi tempat impian. Serbalanda terhubung dengan keluarga Bu Ena, istri Pak Ary, pada 1 Oktober 2015.

Di WA Bu Ena mengawali tulisannya:

“Saya berencana liburan ke Eropa. Googling, lalu muncul nama Pak Eka. Saya baca2 di Facebook ternyata pernah mengantar teman kami Ridzky dan Reini. “

Entah apa yang diceritakan bu Reiny dan Pak Ridzky kepada rekan sesama alumni SMA 1 di Makassar itu, komunikasi terus berlanjut dan rencana makin matang.

12032665_10206496865131915_8506308245993118101_o
Serbalanda bersama Bu Reini dan Pak Ridzky di Giethoorn

Pengalaman positif bu Reini dan Pak Rizky jalan bersama Serbalanda dishare kepada kawan-kawannya. Iklan dari mulut ke mulut  menguatkan keputusan keluarga Pak Aryawan Bahri dari Jakarta untuk jalan bersama Serbalanda.

Kepercayaan ini yang sangat penting dan sekaligus merupakan cobaan. Mampukah kami memenuhi harapan tamu yang sudah mengeluarkan dana besar? Dengan segala kesungguhan kami mengemban kepercayaan liburannya bersama kami?

Sebelum menentukan pilihan jalan dengan Serbalanda, ibu Ena mengaku sudah sempat mencari paket liburan Eropa di berbagai biro perjalanan besar di Indonesia. Namun  karena schedule liburan dan cuti pat Ary tidak cocok dengan jadwal travel maka dicari alternative private tour bersama Sebalanda.

Keuntungan lain jalan dengan Serbalanda karena keramahan, budaya yang sama, dan fleksibilitas adwal dan jalur perjalanan yang bisa dirubah-rubah. Perkenalan dilanjutkan  komunikasi intensif Whatsapp dan akhirnya dirajut dalam itinerary yang menarik.

12375333_10208077169597205_4994897786949671155_o
Scheveningen | Den Haag

Keluarga yang terdiri dari orang tua dan tiga putri mereka, liburan 12 hari di Eropa. Mulai di Belanda-Paris-Swiss-Jeman dan berakhir di Belanda lagi. Berikut kompolasi perjalanan yang menarik dan mengesankan.

Sejak awal Serbalanda sudah menangkap kesan, keluarga ini sangat ramah. Sampai akhir kesan itu tidak pernah berubah, bahkan malah sebaliknya. Makin baik dan inspiratif. Anak-anaknya kelihatan dididik dengan nilai sosial dan sopan santun. Mereka ramah kepada personil Serbalanda, sepanjang perjalanan.

30 November 2015
Serbalanda menjemput pak Ary sekeluarga di Bandara Schiphol Amsterdam. Lima orang tamu berserta semua bagasi dengan mudah, nyaman dan aman masuk van Mercedes  Benz VITO Matic  kelahiran tahun 2015 ini memiliki kapasitas 9 orang (incl. driver) dan bagasi.

Vito_01Free_WiFi.gif

Serbalanda memilih alat angkut handal Made in Germany itu demi kenyamanan dan keamanan bagi tamu yang ingin menikmati liburan dengan tenang dan senang.

Free WiFi onboard
Sebagai penambah kenyamanan Serbalanda menyediakan fasilitas WiFi selama di perjalanan. Menyadari perlunya para tamu untuk tetap online dan up to date di social media seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lainnya maka Serbalanda menyaji fasilitas WiFi di kendaraan.

Pedesaan
Keluarga Bahri memilih penginapan “Huis ter Lucht” de Kwakkel wilayah pedesaan pinggiran sungai Amstel. Tempat sepi yang cocok untuk istirahat dan mengenal suasana pertanian Belanda.

12357235_10208076354736834_7747277944312200988_o
De Kwakkel | Pic: Ena Maria

Di appartement yang menyediakan dapur lengkap dengan perabot memasak sehingga keluarga bisa menikmati makanan Indonesia bekal dari Tanah Air. Dikombinasi dengan sayur mayur yang diberli di supermarket di Zaandam, maka hidangan makan malam di Huis ter Lucht tak ubahnya seperti di Dago Atas Bandung.

12371198_10208076433978815_1171886233700222342_o
Huis ter Lucht | by: Ena Maria

Anak-anak tampak menyukai penginapan itu. Si bungsu mengungkapkan langsung kegembiraanya kepada kedua orang tuanya dan berulang kali mengatakan terima kasih.

12357034_10208076364457077_5127747636175402599_o
Huis ter Lucht | by: Ena Maria

Belanda dan Hujan 
Negeri Belanda tampaknya memang sudah berjodoh dengan hujan. Sepertinya tidak ada lima hari berturut di negeri ini tanpa ada hujan. Di hari kedatangan 30 November 2015 itu, curah hujan di Belanda sangat tinggi. Hujan sangat deras, sejak pesawat Qatar Airways menyentuhkan rodanya di landasan Schiphol Belanda.

“Tadi penumpang bertepuk tangan saat pesawat mendarat. Soalnya sempat ada turbulensi besar oleh cuaca buruk,” ungkap pak Ary kepada Serbalanda.

1 Desember 2015
Pada hari kedua, cuaca Belanda masih tidak banyak berbeda dengan sebelumnya. Hujan masih saja turun sepanjang hari dengan sesekali selingan matahari memunculkan wajah malunya. Namun kegembiraan holiday tetap bisa dinikmati. Kunjungan pertama ke Zaanse Schans.

Zaanse Schans
Pagi hari di kompleks Kincir Angin di Noord Holland,  menikmati indahnya Wind Mills tradisional berusia 100 tahun yang terpelihara sampai hari ini. Sebagai warisan budaya, bagian dari organisasi budaya PBB, Unesco.

12375062_10208076725746109_2989490683535928868_o
Zaanse Schams | by: Ena Maria

Kapal VOC
Kunjungan ke demo pembuatan Keju, Sepatu kayu Kelom, dan Wind Mills de Huisman. 
Penggiling rempah yang berasal dari Nusantara yang di zaman VOC harganya lebih tinggi dari emas. Kunjungan keluarga Bahri ke Zaandijk makin mengena karena ternyata mereka menyukai Museum. Di kompleks ini terdapat Zaanse Museum, berisi sejarah kawasan Zaandam.

12310476_10207976016388438_369874870244386092_n
Pelayaran Kapal Rempah dari Indonesia | by: Ena Maria

Suka Museum
Informasi yang terkandung di dalam museum itu memberi gambaran masa silam perkembangan wilayah itu. Sejarah pabrik biskuit dan coklat Verkade, sejarah cikal bakal supermarket Albert Heijn, Kincir Angin, Seniman dan orang terkenal yang berasal dari daerah itu. Museum yang informatif dan interaktif. Kesenangan pada museum tampak dengan minat mengunjungi tempat-tempat lain bersejarah.

Advertisements

Wisata Bersahabat : Giethoorn, Zaanse Schans & Volendam

Posted on Updated on

Giethoorn_02Serbalanda menawarkan wisata sehari TT4 (Tour Tiga Tempat) di Belanda: Giethoorn, Zaanse Schans dan Volendam. Dijamin puas karena harga teman, tapi service maksimal. Hanya € 70 per orang. Harga paket ini lebih murah dari kendaraan umum atau tour lain. Ayo buruan daftar. Sebab Full = Full.

Private Tour
Jika jumlah rombongan Anda, antara 5 – 8 orang, kami bisa tawarkan Private Tour. Dengan perjalanan Belanda, Belgia, Prancis, Swiss dan Italy yang nyaman. Silakan hubungi.

Giethoorn
Mari bersama Serbalanda merasakan dedaunan berjuta warna di sepanjang sungai tenang dan rumah-rumah beratapkan jerami. Kesunyian tanpa kendaraan bermotor, hanya ada suara riak air terusik laju perahu. Keheningan yang berharga, bagi kawan yang mencari ketenangan dan kedamaian.

Kebisingan dan Macet
Sejenak melupakan kebisingan kota-kota besar yang membuat kepala pusing. Dan sebentar saja kabur dari kemacetan jalanan yang menghambat inspirasi. Biarnya jiwa di charge dengan alam yang indah. Bersama serbalanda berlibur di salah satu kampung terindah di dunia.

Burung Camar
Perahu Serbalanda sering kali dikerumuni Burung Camar di danau lepas. Kami jadi ingat lagu Mbak Vina Panduwinata 1985.

“Burung Camar tinggi melayang.. membawa anganku jauh.. perahu terayun..”
Sayang bila ke Giethoorn melewatkan tour perahu sajian Serbalanda Tour.

Canda dan ceria suara para tamu Serbalanda yang bersautan di kala menyaksikan burung camar  berlomba menukik ke air. Kegembiraan yang taktertolongkan bagi Eka Tanjung dari Serbalanda. Itulah maksud dan dambaan kami membawa ke tempat terpencil yang sunyi tanpa kebisingan yang mengganggu. Berbagi cerita indah.

Menumpangi perahu yang digerakkan tenaga aki yang nyaris tak bersuara. Menelusuri kanal berkelok dan danau sambil memetik buah Blackberry (di bulan Agustus).  Kenangan indah di Giethoorn bakal terpatri di setiap aksi selfie!

giethoorn_salju_004

“Lho bapak sendiri yang mengemudikan perahunya. Wah senang sekali.” demikian ungkapan tamu kepada Eka Tanjung, ketika perahu mulai bergerak mengarungi sungai dan danau di Giethoorn.

Zaanse Schans
Perjalanan kian lengkap. Sederetan Kincir Angin tradisional di tepian kota Zaandam, masih dipelihara dengan baik di Zaanse Schans. Anda dapat masuk dan menyaksikan cara kerja benda produksi yang digerakkan oleh angin.

22089649_10155852585879456_7510293355620475402_n
Barisan Kincir Angin Zaanse Schans Diambil dari Jembatan Juliana. Serbalanda.

Dan berperan besar dalam histori Belanda sebagai negara yang terletak di bawah permukaan air. Salah satu Wind Molen yang wajib dikunjungi orang Indonesia adalah Penggilingan Rempah-rempah, Specerijenmolen De Huisman.

Kincir Angin VOC
Berada di dalam kamar giling, membuat Anda faham alasan kapal-kapal VOC dahulu membentangkan layar dan bertolak ke timur jauh. Karena tahu ada emas hitam, lada hitam, cengkih, pala, tembakau, kayu manis dan lainnya.

Kincir Angin de Huisman

Kunjungan ke Zaanse Schans, makin lengkap dengan mencicipi Keju beraneka rasa di Cheese Shop. Keju Kambing, Keju Sambal, Smoked Cheese dan masih banyak lagi. Sebagai pelengkapnya Anda bisa menyaksikan koleksi Sandal Kayu khas Belanda dari zaman ke zaman. Lalu melihat demo pembuatan Kelom yang sangat memukau.

 

 

 

 

 

 

 

zaanse-schans_02.jpg
Koleksi Sepatu Kayu di Zaanse Schans

Volendam
Destinasi terakhir tour sehari Serbalanda adalah Volendam. Desa nelayan yang terletak di pinggir Danau Markermeer itu memberikan pemandangan tersendiri. Sebab desa ini mempertahankan arsitektur klasiknya dengan rumah-rumah dari kayu yang berjejer seragam.

20170408_171413
Kapal-kapal di Pelabuhan Volendam. Serbalanda

Setiap wisatawan dari Indonesia, menjadikan kunjungan ke Volendam sebagai wajib untuk mendapatkan “sertifikat” foto berkostum Khas Volendam.

Jadwal Perjalanan.

Volendam Dery 2015-04-28 13.56.17
Suasana di Photograph Zwarthoed.


Mengapa Serbalanda?

  • Kendaraan Full Airco dan Comfortable
  • Tahu lokasi berfoto paling pas
  • Pemandu wisata dan driver Indonesia, berbahasa Indonesia.
  • Harga bersahabat (€ 70 per orang). Lebih murah dari Tour Lokal Belanda.
  • Makan Siang Nasi Kotak (optional €6,50), Air Mineral (free)
  • Sewa Perahu Sejam di Giethoorn (Included)
  • Foto Busana Tradisional di Volendam (optional € 15)
Catatan:
Syarat dan Ketentuan berlaku, jumlah peserta minimal 6 orang.
Kami menawarkan opsional makan di resto Indonesia yang sangat recommended.

Grup Sendiri
Jika Anda memilih untuk jalan bersama keluarga atau rombongan sendiri, Serbalanda Tour juga menawarkan paket menarik. Silakan hubungi kami di nomor dan kontak di bawah.

Lebih Murah Katimbang Kendaraan Umum:
Tiga lokasi Volendam, Zaanse Schans bisa juga ditempuh dengan kendaraan umum.  Tetapi harganya jatuhnya lebih mahal, karena dengan kendaraan umum tiga tempat ini tidak bisa ditempuh dalam SATU hari. Harus dua hari.

Berarti kawan harus menambah budget penginapan semalam ekstra, sarapan dan makan siang.

8 Jam Giethoorn
Belum lagi dihitung sewa perahu di Giethoorn dan nilai kenyamanan serta keamanannya. Ke Giethoorn bisa ditempuh dengan kereta dan bus, kalau dari Amsterdam pp perjalanan (2 jam x 2) = 4 jam plus 3 jam di Giethoorn. Total 7 jam. Kemungkinan butuh antara setengah hari sampai sehari penuh untuk bisa menikmati maksimal tempat itu.

Simak pengalaman seorang kawan dari  Leiden: Suryadi Sunuri menuliskan perjalanan ke Giethoorn dengan menggunakan kendaraan umum. Silakan Baca di Sini.
Harga Tour Serbalnda

Untuk info lebih jauh mengenai tour Giethoorn, Zaanse Schans dan Volendam, bisa menghubungi salah satu kontak di bawah ini:

eka_tanjung_2017_kontak


Tanggapan Tamu Serbalanda :

Mengucap Syukur yang Tak Terhingga, Banyak Tamu yang Merasa Puas dengan Pendampingan Serbalanda Tour.

Suryadi Sunuri
Dr. Suryadi Sunuri, mengenai keindahan Giethoorn di tulisan Lancongnya.

Testimoni_Bu_Lili

Junita_Sitompul_Testimoni_01

 

Screenshot_20171003-220815

Schermafdruk 2017-09-27 23.46.11

Testimoni_Veronica

Ningsih_Testi_01
Kepuasan Tamu adalah Kebahagiaan Serbalanda

Schermafdruk 2017-07-10 10.54.11

Giethoorn_Negeri_Dongeng

Firman_Testimoni_01

This slideshow requires JavaScript.

Yayasan_Jantung_Indonesia