Volendam

Volendammerdag, Siapa Mau Ikut?

Posted on Updated on

Volendam Mumun 2015-05-11 13.28.21Suasana tradisional akan terasa kental di Volendam, Minggu, 26 Juni 2016 ini. Festival yang sejatinya khusus untuk warga Volendam. Menawarkan pertunjukan menarik yang lain daripada biasanya. Mereka berpawai dan bersuka ria dengan pakaian adat Volendam. Kawan akan menemukan banyak orang Volendam mengenakan pakaian adat. Ratusan dan bahkan ribuan. Bukan hanya di studio foto tapi benar-benar bearak-arakan di jalanan di sekitar Haven.

Volendammerdag
Hari Volendam atau orang lokal menyebutnya “Volendammerdag” adalah hari khusus untuk masyarakat Volendam berkumpul dengan mengenakan pakaian adat. Eka Tanjung sebagai orang asing yang sudah 30 tahun berdomisili di negeri ini mengikuti event-event locals. Ini merupakan kesempatan mencicipi sisi lain Belanda yang tidak kita temukan di hari-hari biasa.

Serbalanda Siap menemani Anda  ke Volendammerdag 26 Juni 2016. Mematri pengalaman luar biasa. Hanya sehari dalam satu tahun. Masih tersedia beberapa tempat. Segera mendaftar! Full=Full  Ikuti Tour Kombinasi Cantik: Volendam, Zaanse Schans dan Giethoorn.

 

Harmoni
Acara budaya Volendammerdag, dirayakan sekali setahun saja. Event ber-thema-kan Sekarang, Dahulu dan Masa Depan dari kampung nelayan Belanda yang kondang seantero jagad itu. Kebersamaan yang harmonis akan terasa pada hari itu. Penduduk lokal kampung kecil nelayan pinggir Selat Markermeer itu menyadari betul ketergantungan kehidupan mereka pada pemasukan pariwisata.

eka_tanjung_2017_kontak

Kesadaran Budaya
Dengan kesadaran itu mereka bersama-sama membentuk yayasan dan komite untuk tetap mempertahankan dan menguri-uri keunikan desa mereka. Saling bahu membahu untuk terus mempromosikan ke dunia luar. Di sepanjang tanggul “Haven” berjejer pedagang souvenir dan restoran yang ditujukan untuk penduduk lokal dan juga untuk para turis.

Lebih dari Biasanya
Eka Tanjung merasakan keunikan Volendam di hari-hari bisa. Rasa nyaman dan damai bila datang ke tempat itu, walaupun hanya untuk kunjungan sejenak saja. Lawatan satu jam sudah cukup. Berfoto memakai baju tradisional seperti para artis dan para selebriti Indonesia, Almarhum Gus Dur, Maya Rumantir, Taufik Kiemas, Andy Noya dll.

Visafslag_volendam_01Sementara menunggu foto selesai dicetak, kita berkesempatan melihat-lihat barang souvenir untuk oleh-oleh, dan mencicipi makanan khas Volendam, kalau sedang tidak puasa tentunya haha.

Tersedia Poffertjes, Wafels, Ikan Haring, Ikan Paling atau ikan goreng Kibbeling atau Lekkerbek dengan saus Bawang Putih campur Mayonaise.

Dalam setengah jam kemudian, hampir semua tempat di Volendam sudah terjamah. Kecuali Anda ingin menyeberang dengan ferry ke pulau seberang. itulah kegiatan standar yang bisa dilakukan di Volendam.

Volendam Kibeling
Ikan Goreng, Kibbeling met Saus

Lain sekali kalau Anda datang hari Minggu 26 Juni 2016, akhir pekan mendatang ini. Suasananya akan sangat berbeda. Bukan saja berbeda bagi wisatawan, tetapi istimewa juga buat orang Belanda sendiri dan penduduk setempat.

Puasa?
Ahad ini penduduk kota Volendam dan warga lain Belanda akan berbondong untuk mencicipi dapur asli ‘Volendammer keuken.’  Bagi Anda yang menjalankan ibadah puasa, bukan alasan untuk melewatkan Volendammerdag ini. Sebab sajiannya bukan saja makanan. Tetapi lebih banyak dari itu. Dapur di sini maksudnya acara sehari penuh dengan percampuran budaya, seni, oleh raga dan musik. Jika Anda ingin mencicipi warna asli kampung nelayan Volendam maka hukumnya wajib datang Ahad 26 Juni ini. Festival ini dilangsungkan serempak di kota Volendam. Bukan saja di kawasan Haven tapi juga di dalam kotanya sendiri.

Serbalanda Siap menemani Anda untuk datang ke Volendammerdag 26 Juni 2016. Masih tersedia beberapa tempat. Segera mendaftar! Full=Full  Ikuti Tour Kombinasi Cantik: Volendam, Zaanse Schans dan Giethoorn.

Volendam_02 (1)Senang Berfoto
Hari Minggu itu Volendam akan menengok kembali ke sejarah,  ke masa ketika semua orang masih mengenakan pakaian tradisional. Tua dan muda berpakaian adat berjalan kian kemari diiringi suara musik tradisional dan juga musik moderen. Pengalaman Eka Tanjung mengenali karakter penduduk Belanda di saat festival seperti ini, mereka senang diajak foto bersama. Sebab bagi penduduk lokal,happening ini juga istimewa. Mereka sudah lama menantikan hari itu. Jadi para warga lokal yang berpakaian tradisional itu akan senang jika diperhatikan dan diajak untuk foto bersama.

Selain itu di berbagai titik kota berlangsung kegiatan menarik. Seperti:

Misa di Gereja Santo Vincentius
Secara tradisional, penduduk Volendam menganut agama Kristen. Pada hari Minggu mereka memulai hari dengan acara misa pukul 9.30 di Gereja Vincentius. Para anggota Koor Santo Caecilia dan Volendams Vocaal Ensemble, berpakaian adat mengumandangkan lagu-lagu kebaktian.

Mulai sekitar pukul 11:30 di Pusat Kota dan sekitar Pelabuhan, pertokoan souvenir berlangsung berbagai kegiatan:

Di Europaplein dan Zeestraat
Pasar kaget khusus nostalgia hiburan anak-anak zaman baheula. Menarik untuk anak-anak usia 4-12 tahun. Si Badut Peppino akan menghibur dengan seni balon-balon berbagai bentuk. Kelompok Tari Club & Buurthuis mulai memperagakan kebolehan mulai jam 11.30 dan disusul dengan kelompok senam Mauritius menunjukkan kelenturannya mulai pukul 12:00.

Gudang Ikan
Pakaian Tradisional dan Ikan Paling (Belut Laut) menjadi thema utama di Visafslag. Di sana para ibu dari Yayasan Pakaian Adat Volendam, berpakaian tradisional memperagakan jahitan dan pembuatan pakaian tradisional yang kondang itu.

Belut Asap
Dan masih banyak acara dan pertunjukkan lainnya yang melengkapi hari itu. Anda pun bisa naik perahu berlayar di Markermeer, dengan harga khusus yang lebih murah. Selain itu mata Anda akan dihibur dengan hadirnya berbagai macam kapal yang bersandar di pelabuhan. Dan tentu saja Ahad itu Anda bisa mencicipi Belut Asap, Gerookte Paling yang kondang itu. Jangan kaget dengan harganya, karena Paling termasuk ikan mewah yang tidak murah.

11406525_123533267981177_1093765003108033017_o

Pokoknya dijamin Anda tidak bakal menyesal jika ke Volendam pada Ahad 26 Juni 2016 ini. Eka Tanjung punya kesan, ini hari istimewa, sekalipun tidak harus makan siang hari karena sedang berpuasa. Penulis sendiri berhalangan hadir karena ada kewajiban lain. Menyesal juga sih sebenarnya, karena tidak ada hari lain di Volendam dimana penduduknya massal berpakaian tradisional yang kondang itu.

Jangan Kalah!
Jangan lupa, siapkan Kamera untuk membuat gambar-gambar yang mengesankan.. jangan lupa dishare kepadaSerbalanda. Penulis sebagai orang Indonesia yang mencintai negaranya, menyarankan jika Anda datang ke Volendam, Ahad ini untuk juga mengenakan pakaian adat Nusantara. Bisa memakai batik, atau blangkon, atau baju daerah atau bahkan Koteka! Why not, toh cuaca kemungkinan akan panas.. Di sini, kawan bisa menyaksikan laporan foto Volendammerdag 2015.

Advertisements

Wisata Bersahabat : Giethoorn, Zaanse Schans & Volendam

Posted on Updated on

Giethoorn_02Serbalanda menawarkan wisata sehari TT4 (Tour Tiga Tempat) di Belanda: Giethoorn, Zaanse Schans dan Volendam. Dijamin puas karena harga teman, tapi service maksimal. Hanya € 70 per orang. Harga paket ini lebih murah dari kendaraan umum atau tour lain. Ayo buruan daftar. Sebab Full = Full.

Private Tour
Jika jumlah rombongan Anda, antara 5 – 8 orang, kami bisa tawarkan Private Tour. Dengan perjalanan Belanda, Belgia, Prancis, Swiss dan Italy yang nyaman. Silakan hubungi.

Giethoorn
Mari bersama Serbalanda merasakan dedaunan berjuta warna di sepanjang sungai tenang dan rumah-rumah beratapkan jerami. Kesunyian tanpa kendaraan bermotor, hanya ada suara riak air terusik laju perahu. Keheningan yang berharga, bagi kawan yang mencari ketenangan dan kedamaian.

Kebisingan dan Macet
Sejenak melupakan kebisingan kota-kota besar yang membuat kepala pusing. Dan sebentar saja kabur dari kemacetan jalanan yang menghambat inspirasi. Biarnya jiwa di charge dengan alam yang indah. Bersama serbalanda berlibur di salah satu kampung terindah di dunia.

Burung Camar
Perahu Serbalanda sering kali dikerumuni Burung Camar di danau lepas. Kami jadi ingat lagu Mbak Vina Panduwinata 1985.

“Burung Camar tinggi melayang.. membawa anganku jauh.. perahu terayun..”
Sayang bila ke Giethoorn melewatkan tour perahu sajian Serbalanda Tour.

Canda dan ceria suara para tamu Serbalanda yang bersautan di kala menyaksikan burung camar  berlomba menukik ke air. Kegembiraan yang taktertolongkan bagi Eka Tanjung dari Serbalanda. Itulah maksud dan dambaan kami membawa ke tempat terpencil yang sunyi tanpa kebisingan yang mengganggu. Berbagi cerita indah.

Menumpangi perahu yang digerakkan tenaga aki yang nyaris tak bersuara. Menelusuri kanal berkelok dan danau sambil memetik buah Blackberry (di bulan Agustus).  Kenangan indah di Giethoorn bakal terpatri di setiap aksi selfie!

giethoorn_salju_004

“Lho bapak sendiri yang mengemudikan perahunya. Wah senang sekali.” demikian ungkapan tamu kepada Eka Tanjung, ketika perahu mulai bergerak mengarungi sungai dan danau di Giethoorn.

Zaanse Schans
Perjalanan kian lengkap. Sederetan Kincir Angin tradisional di tepian kota Zaandam, masih dipelihara dengan baik di Zaanse Schans. Anda dapat masuk dan menyaksikan cara kerja benda produksi yang digerakkan oleh angin.

22089649_10155852585879456_7510293355620475402_n
Barisan Kincir Angin Zaanse Schans Diambil dari Jembatan Juliana. Serbalanda.

Dan berperan besar dalam histori Belanda sebagai negara yang terletak di bawah permukaan air. Salah satu Wind Molen yang wajib dikunjungi orang Indonesia adalah Penggilingan Rempah-rempah, Specerijenmolen De Huisman.

Kincir Angin VOC
Berada di dalam kamar giling, membuat Anda faham alasan kapal-kapal VOC dahulu membentangkan layar dan bertolak ke timur jauh. Karena tahu ada emas hitam, lada hitam, cengkih, pala, tembakau, kayu manis dan lainnya.

Kincir Angin de Huisman

Kunjungan ke Zaanse Schans, makin lengkap dengan mencicipi Keju beraneka rasa di Cheese Shop. Keju Kambing, Keju Sambal, Smoked Cheese dan masih banyak lagi. Sebagai pelengkapnya Anda bisa menyaksikan koleksi Sandal Kayu khas Belanda dari zaman ke zaman. Lalu melihat demo pembuatan Kelom yang sangat memukau.

 

 

 

 

 

 

 

zaanse-schans_02.jpg
Koleksi Sepatu Kayu di Zaanse Schans

Volendam
Destinasi terakhir tour sehari Serbalanda adalah Volendam. Desa nelayan yang terletak di pinggir Danau Markermeer itu memberikan pemandangan tersendiri. Sebab desa ini mempertahankan arsitektur klasiknya dengan rumah-rumah dari kayu yang berjejer seragam.

20170408_171413
Kapal-kapal di Pelabuhan Volendam. Serbalanda

Setiap wisatawan dari Indonesia, menjadikan kunjungan ke Volendam sebagai wajib untuk mendapatkan “sertifikat” foto berkostum Khas Volendam.

Jadwal Perjalanan.

Volendam Dery 2015-04-28 13.56.17
Suasana di Photograph Zwarthoed.


Mengapa Serbalanda?

  • Kendaraan Full Airco dan Comfortable
  • Tahu lokasi berfoto paling pas
  • Pemandu wisata dan driver Indonesia, berbahasa Indonesia.
  • Harga bersahabat (€ 70 per orang). Lebih murah dari Tour Lokal Belanda.
  • Makan Siang Nasi Kotak (optional €6,50), Air Mineral (free)
  • Sewa Perahu Sejam di Giethoorn (Included)
  • Foto Busana Tradisional di Volendam (optional € 15)
Catatan:
Syarat dan Ketentuan berlaku, jumlah peserta minimal 6 orang.
Kami menawarkan opsional makan di resto Indonesia yang sangat recommended.

Grup Sendiri
Jika Anda memilih untuk jalan bersama keluarga atau rombongan sendiri, Serbalanda Tour juga menawarkan paket menarik. Silakan hubungi kami di nomor dan kontak di bawah.

Lebih Murah Katimbang Kendaraan Umum:
Tiga lokasi Volendam, Zaanse Schans bisa juga ditempuh dengan kendaraan umum.  Tetapi harganya jatuhnya lebih mahal, karena dengan kendaraan umum tiga tempat ini tidak bisa ditempuh dalam SATU hari. Harus dua hari.

Berarti kawan harus menambah budget penginapan semalam ekstra, sarapan dan makan siang.

8 Jam Giethoorn
Belum lagi dihitung sewa perahu di Giethoorn dan nilai kenyamanan serta keamanannya. Ke Giethoorn bisa ditempuh dengan kereta dan bus, kalau dari Amsterdam pp perjalanan (2 jam x 2) = 4 jam plus 3 jam di Giethoorn. Total 7 jam. Kemungkinan butuh antara setengah hari sampai sehari penuh untuk bisa menikmati maksimal tempat itu.

Simak pengalaman seorang kawan dari  Leiden: Suryadi Sunuri menuliskan perjalanan ke Giethoorn dengan menggunakan kendaraan umum. Silakan Baca di Sini.
Harga Tour Serbalnda

Untuk info lebih jauh mengenai tour Giethoorn, Zaanse Schans dan Volendam, bisa menghubungi salah satu kontak di bawah ini:

eka_tanjung_2017_kontak


Tanggapan Tamu Serbalanda :

Mengucap Syukur yang Tak Terhingga, Banyak Tamu yang Merasa Puas dengan Pendampingan Serbalanda Tour.

Suryadi Sunuri
Dr. Suryadi Sunuri, mengenai keindahan Giethoorn di tulisan Lancongnya.

Testimoni_Bu_Lili

Junita_Sitompul_Testimoni_01

 

Screenshot_20171003-220815

Schermafdruk 2017-09-27 23.46.11

Testimoni_Veronica

Ningsih_Testi_01
Kepuasan Tamu adalah Kebahagiaan Serbalanda

Schermafdruk 2017-07-10 10.54.11

Giethoorn_Negeri_Dongeng

Firman_Testimoni_01

This slideshow requires JavaScript.

Yayasan_Jantung_Indonesia

Giethoorn, Wisata Romantis dan Ngangenin

Posted on Updated on

2015-09-09 18.57.27
Giethoorn

Giethoorn kampung unik dengan parit berkelok-kelok belum banyak dikenal wisatawan Indonesia. Pelancong dari China sudah terlebih dahulu menginjakkan kakinya di kawasan sunyi, damai di Overijssel nan indah ini.

Eka Tanjung berkesempatan mengunjungi Giethoorn tempat yang indah itu 9 Juli 2015 bersama dua kawan.
Bari Muchtar, penyiar Radio SKS Belanda dan Parlindungan Marpaung, motivator ulung dari Bandung. Bagi Bari, ini adalah kunjungannya ke dua. Pertama2015-07-09 12.56.28 kali pada tahun 2008 bersama Gerda sang istri, mengantar Sri Harsini kawan dari Solo Indonesia yang sedang berkunjung ke Belanda.

Walau demikian lawatan kali ini lebih istimewa bagi Bari karena dia lebih bisa menikmati dan menghargai keindahan alam dan kanal sepanjang 7 km itu. Bari membawa kesan lebih baik lagi dan berjanji pasti akan kembali lagi.

Bagi sang motivator, Parlindungan, ini adalah lawatan pertama. Dia merasa tercengang dengan keindahan alam yang ditawarkan oleh kawasan yang beda dari yang dia biasa.

Giethoorn terletak di propinsi Overijssel, Timur Laut dari ibukota Amsterdam. Jaraknya sekitar 130 KM dari Amsterdam. Dan  Jarak tempuhnya sekitar 90 menit atau satu setengah jam. Kalau dari Den Haag, jaraknya sekitar 180 KM dengan jarak tempuh sekitar 120 menit.

Transportasi ke Giethoorn
Ke lokasi indah itu bisa dengan berbagai cara. Naik kendaraan pribadi.

Ayu_01_Testi

Mirip Bandung
Setiap kakinya melangkah satu meter, tidak hentinya dia mengatakan bahwa tempat ini sebenarnya mirip dengan lokasi di Bandung, kota tempat tinggalnya. Sama-sama indah, tapi dengan beberapa perbedaan saja. Menurutnya Giethoorn sedikit lebih rapih, bersih dan tempatnya bebas kendaraan bermotor. Kita hanya menemukan sepeda dan perahu air sebagai alat angkut.

“Walaupun menggunakan motor namun nyaris tidak berbunyi. Jadi terasa heningnya dan juga suara burung bisa terdengar dengan jelas.”

2015-07-09 12.56.10

Rindu Kembali
Faktanya memang tidak bisa dipungkiri. Penulis, Bari dan Parlindungan berjalan berbarisan di jalan setapak di sepanjang daerah air yang hijau itu. Keindahannya menyihir kami ke alam khayal masing-masing. Namu2015-07-09 13.51.15n ketika kami sama-sama kelelahan di pertengahan jalan, sejenak bertukar alam angan-angan. Ternyata kita sama-sama rindu untuk bisa kembali ke tempat itu. Dan akan kembali dengan sang buah hati.

Bisa Gratis
Kita tidak perlu keluar uang untuk menikmati Giethoorn. Mobil bisa bebas diparkir tanpa pungutan, tidak ada gerbang masuk tempat membeli karcis. Hanya saja kalau ingin menyewa perahu motor, perlu merogoh kocek antara €15 – 25 per perahu, tergantung jenisnya. Sisanya kami tidak perlu membeli makanan karena sedang berpuasa.

Bawa Pasangan

arief_testimoni_01

“Kami pasti akan kembali ke tempat ini. Dan yang pasti kalau datang lagi, tidak kan sendirian. “

Lokasi ini terlalu romantis untuk disambangi sendirian. Tampaknya kunjungan berikutnya Bari Muchtar, Parlindungan Marpaung maupun penulis akan membawa pasangan masing-masing. Semoga terlaksana, amiin.2015-07-09 13.39.06-1

 

Seperti disampaikan Dr. Suryadi Sunuri di Kompasiana:
Suryadi Sunuri

Serbalanda Tour
Bila kawan yang mukim di Belanda, maupun di Indonesia ingin berkunjung ke Giethoorn, merasakan sentuhan romantis dan keindahannya, Serbalanda Tour siap memfasilitasi lawatan kawan. Tour ke Giethoorn Harga Teman

Giethoorn_02
Harga Bersahabat ke Volendam, Zaanse Schans dan Giethoorn.

Dengan paket, pilihan penginapan, makanan dan transportasi yang paling pas dan murah. Kami memiliki jaringan resmi yang mengutamakan kenyamanan, keamanan dan keramahan.
* Tour Bersahabat ke Tiga Tempat : Giethoorn, Volendam dan Giethoorn

eka_tanjung_2017_kontak

Volendam, Gelar Festival Tahunan!

Posted on Updated on

Volendam Mumun 2015-05-11 13.28.21Suasana tradisional akan terasa kental di Volendam, Sabtu dan Minggu ini. Festival khusus untuk warga Volendam, menawarkan pertunjukan menarik. Mereka berpawai dan bersuka ria dengan pakaian adat Volendam. Tidak ada hari lain dimana banyak orang mengenakan pakaian adat, seperti yang selama ini kita lihat hanya di studio-studio foto.

Volendammerdag
Hari Volendam atau orang lokal menyebutnya “Volendammerdag” adalah hari khusus untuk masyarakat Volendam berkumpul dengan mengenakan pakaian adat. Eka Tanjung sebagai orang asing, bisa mencicipi sisi lain Belanda yang tidak kita temukan di hari-hari biasa.

Volendam Dery 2015-04-28 13.56.17Harmoni
Acara budaya Volendammerdag, dirayakan sekali setahun saja. Event ber-thema-kan Sekarang, Dahulu dan Masa Depan dari kampung nelayan Belanda yang kondang seantero jagad itu. Kebersamaan yang harmonis akan terasa pada hari itu. Penduduk lokal kampung kecil nelayan itu menyadari betul ketergantungan kehidupan mereka pada pemasukan dari pariwisata.

Kesadaran Budaya
Dengan kesadaran itu mereka bersama-sama membentuk yayasan dan komisi untuk tetap mempertahankan keunikan desa mereka dan sama-sama saling bahu membahu untuk terus mempromosikan ke dunia luar. Di jalanan sepanjang tanggul “Haven” berjejer pedagang souvenir dan restoran yang ditujukan untuk penduduk lokal dan juga untuk para turis.

Beda dari Biasanya
Eka Tanjung merasakan keunikan Volendam. Rasa nyaman dan damai bila datang ke tempat itu, walaupun hanya untuk kunjungan sejenak saja. Lawatan satu jam sudah cukup. Berfoto memakai baju tradisional seperti para artis dan para selebriti Indonesia, Almarhum Gus Dur, Maya Rumantir, Taufik Kiemas, Andy Noya dll.

Visafslag_volendam_01Sementara menunggu foto selesai dicetak, kita berkesempatan melihat-lihat barang souvenir untuk oleh-oleh, dan mencicipi makanan khas Volendam, kalau sedang tidak puasa tentunya haha. Tersedia Poffertjes, Wafels, Ikan Haring, Ikan Paling atau ikan goreng Kibbeling atau Lekkerbek dengan saus Bawang Putih campur Mayonaise. Dalam setengah jam kemudian, hampir semua tempat di Volendam sudah terjamah. Kecuali Anda ingin menyeberang dengan ferry ke pulau seberang. itulah kegiatan standar yang bisa dilakukan di Volendam.

Lain sekali kalau Anda datang hari Minggu 28 Juni, akhir pekan mendatang ini. Suasananya akan sangat berbeda. Bukan saja berbeda bagi wisatawan, tetapi istimewa juga buat orang Belanda sendiri dan penduduk setempat.

Puasa?
Ahad ini penduduk kota Volendam dan warga lain Belanda akan berbondong untuk mencicipi dapur asli ‘Volendammer keuken.’  Bagi Anda yang menjalankan ibadah puasa, bukan alasan untuk melewatkan Volendammerdag ini. Sebab sajiannya bukan saja makanan. Tetapi lebih banyak dari itu. Dapur di sini maksudnya acara sehari penuh dengan percampuran budaya, seni, oleh raga dan musik. Jika Anda ingin mencicipi warna asli kampung nelayan Volendam maka hukumnya wajib datang Ahad 28 Juni ini. Festival ini dilangsungkan serempak di kota Volendam. Bukan saja di kawasan Haven tapi juga di dalam kotanya sendiri.

Volendam_02 (1)Senang Berfoto
Hari Minggu itu Volendam akan menengok kembali ke sejarah,  ke masa ketika semua orang masih mengenakan pakaian tradisional. Tua dan muda berpakaian adat berjalan kian kemari diiringi suara musik tradisional dan juga musik moderen. Pengalaman Eka Tanjung mengenali karakter penduduk Belanda di saat festival seperti ini, mereka senang diajak foto bersama. Sebab bagi penduduk lokal, happening ini juga istimewa. Mereka sudah lama menantikan hari itu. Jadi para warga lokal yang berpakaian tradisional itu akan senang jika diperhatikan dan diajak untuk foto bersama.

Selain itu di berbagai titik kota berlangsung kegiatan menarik. Seperti

Misa di Gereja Santo Vincentius
Secara tradisional, penduduk Volendam menganut agama Kristen. Pada hari Minggu mereka memulai hari dengan acara misa pukul 9.30 di Gereja Vincentius. Para anggota Koor Santo Caecilia dan Volendams Vocaal Ensemble, berpakaian adat mengumandangkan lagu-lagu kebaktian.

Mulai sekitar pukul 11:30 di Pusat Kota dan sekitar Pelabuhan, pertokoan souvenir berlangsung berbagai kegiatan:

Di Europaplein dan Zeestraat
Pasar kaget khusus nostalgia hiburan anak-anak zaman baheula. Menarik untuk anak-anak usia 4-12 tahun. Si Badut Peppino akan menghibur dengan seni balon-balon berbagai bentuk. Kelompok Tari Club & Buurthuis mulai memperagakan kebolehan mulai jam 11.30 dan disusul dengan kelompok senam Mauritius menunjukkan kelenturannya mulai pukul 12:00.

Gudang Ikan
Pakaian Tradisional dan Ikan Paling (Belut Laut) menjadi thema utama di Visafslag. Di sana para ibu dari Yayasan Pakaian Adat Volendam, berpakaian tradisional memperagakan jahitan dan pembuatan pakaian tradisional yang kondang itu.

Belut Asap
Dan masih banyak acara dan pertunjukkan lainnya yang melengkapi hari itu. Anda pun bisa naik perahu berlayar di Markermeer, dengan harga khusus yang lebih murah. Selain itu mata Anda akan dihibur dengan hadirnya berbagai macam kapal yang bersandar di pelabuhan. Dan tentu saja Ahad itu Anda bisa mencicipi Belut Asap, Gerookte Paling yang kondang itu. Jangan kaget dengan harganya, karena Paling termasuk ikan mewah yang tidak murah.

Pokoknya dijamin Anda tidak bakal menyesal jika ke Volendam pada Ahad 28 Juni 2015 ini. Eka Tanjung punya kesan, ini hari istimewa, sekalipun tidak harus makan siang hari karena sedang berpuasa. Penulis sendiri berhalangan hadir karena ada kewajiban lain. Menyesal juga sih sebenarnya, karena tidak ada hari lain di Volendam dimana penduduknya massal berpakaian tradisional yang kondang itu.

Jangan Kalah!
Jangan lupa, siapkan Kamera untuk membuat gambar-gambar yang mengesankan.. jangan lupa dishare kepada Serbalanda. Penulis sebagai orang Indonesia yang mencintai negaranya, menyarankan jika Anda datang ke Volendam, Ahad ini untuk juga mengenakan pakaian adat Nusantara. Bisa memakai batik, atau blankon, atau baju daerah atau bahkan Koteka! Why not, toh cuaca kemungkinan akan panas..

Update:
Di sini, kawan bisa menyaksikan laporan foto Volendammerdag 2015.