Giethoorn, The Little Venice dari Belanda

2016-07-30 18.54.24Dunia wisata Belanda terus mencari dan mempromosikan obyek wisata dengan baik. Melihat kebutuhan akan tempat baru menggantikan kawasan populer yang mulai padat seperti Amsterdam, dimunculkan Giethoorn sebagai tempat adem nan sejuk dan bebas polusi. Wisman pun bereksodus ke The Little Venice.

2015-07-09 13.57.39
Pic: Eka Tanjung

Giethoorn, pedesaan unique di Belanda di Provinsi Overijssel. Sekarang banyak diminati wisatasan manca negara. Terkhusus dari China. Para pelancong dari Tiongkok yang datang berlibur ke Eropa, mereka menyempatkan ke Belanda. Amsterdam berlayar di sepanjang kanal Canal Cruise, Keukenhof lihat Bunga Tulip, Volendam lihat desa nelayan dan berfoto Tradisional, Zaanse Schans untuk menikmati Wind Mills, Kincir Angin.

Giethoorn tampaknya menjadi alternatif baru bagi wisatasan dari Asia dan khususnya dari China. Suasana desa yang sejuk, adem, tenang dan udara segar menjadi tawaran baru bagi wisatawan yang berasal dari kota-kota besar semacam Beijing, Hongkong, Shianghai, Singapura atau mungkin Jakarta dan Surabaya.

Giethoorn memiliki parit-parit yang berkelak kelok dan rumah-rumah petani yang terbuat dari kayu dan atap dari jerami. Di kawasan itu sengaja tidak ada kendaraan bermotor, sehingga hanya ada perahu yang menjadi alat transportasi. Dunia wisata Belanda dengan jeli menawarkan obyek baru wisata ini dengan sebutan nama The Little Venice, Venesia Kecil. Sebenarnya keduanya tiada bisa dibandingkan.

IMG_3926 Eka Giethoorn

* Laporan gambar dari harian Belanda, NRC.

** Amazing Foto’s Giethoorn

*** tocka.com.mk (Giethoorn)

Asal Giethoorn
Dunia wisata Belanda memanfaatkan trend baru ini dengan memberi layanan tambahan semacam bahasa dan aksara China dan lainnya. Menurut hikayat sejarah Empu Gandringnya Belanda tempat itu Geithoorn berasal dari kata sambungan dalam bahasa Belanda, “Geiten = Kambing”  ” Hoorn = Tanduk”  Konon di bawah tanah tempat itu banyak ditemukan sisa-sisa tanduk Kambing.  Eka Tanjung dari Serbalanda tidak bisa menilai apakah Giethoorn cocok untuk kawan-kawan dari Indonesia.

Untuk bisa memberikan penilaian sebaiknya datang saja langsung ke Giethoorn, The Little Venice di Belanda. Serbalanda bisa membantu menemukan akomodasi dan transportasi yang nyaman namun cocok dan bersahabat untuk kantong Anda.

Eka_Tanjung_Kontak

TIPS (2 Mei 2015):
Tulisan tentang Giethoorn ini mendapat respon yang positif dari rekan-rekan Serbalanda di Facebook. Sudah banyak rekan yang ternyata kerap berkunjung ke lokas nyaman ini. Salah satunya Mbak Ratna, atau yang bernama lengkap di Facebook: Ratnawati Abdul Djalil.

2015-07-09 13.51.15
Pic: Eka Tanjung

“Sudah beberapa kali ke tempat ini tapi gak pernah bosen..indah sekali..terutama penduduknya yg ramah tamah..kanal2nya yg indah dikurung oleh rumah2 adat yg megah dan tradisional..udaranya yg enak kalau lagi gak banyak angin..perahu2nya yg unik dan setiap masuk restoran cuma numpang ke wc dapat gratis..hehehee..serta nganter tamu2 keluargaku yg berkunjung ke Belanda..paling enak ke tempat ini di bulan akhir April dan Mei..karena di situ banyak bunga2nya yg indah..”

Di samping itu Mbak Ratna wanita asal Belitung yang berdomisili di Ijsselstein Belanda itu punya tips-tips bermanfaat, antara lain saran khusus bagi umat islam soal makanan dan sewa perahu.

“umat islam paling enak bawa makanan sendiri di samping terjamin kehalalannya yg sangat murah..cari tempat duduk yg enak untuk menikmati suasana lingkungan dan udara yg bersih serta sambil canda ria.. Tip dariku..kalau mau sewa perahu/motorbot..lebih baik rombongan jatuhnya sangat murah perjamnya..tapi bagi yg banyak uang lebih baik sewa perahu sendiri biar romantis berduaan..yg boleh sewa perahu2 kecil usianya di atas 18 tahun..”

Pic; Eka Tanjung
Pic: Eka Tanjung

Mbak Mutty Mashudi juga sering ke sana dan membagi pengalaman kepada kawan-kawan di Forum Indonesian Living in Holland.

“Saya juga sudah beberapa kali kesana klo ada tamu. Memang khas Belanda banget…selain menikmati pemandangan alam dg rumah2 khas Belanda juga tenang…adem ayem gitu. Menurut saya beda banget dengan Venice baik pemandangan cuaca nuansa dan alamnya…”

Televisi Belanda menampilkan dokomentasi 23 menit tentang wisatawan China yang berkunjung ke Giethoorn.

http://embed.vpro.nl/player/?id=AT_2031723&profile=npodoc

 

Artikel Terkait :