Belanda

Garuda Hapus First Class ke Amsterdam

Posted on Updated on

Garuda_SeatEka Tanjung dari Serbalanda, tidak tahu apa perasaan kawan ketika membaca judul berita ini. Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia memutuskan untuk menghapus kursi First Class untuk penerbangan dari dan ke Schiphol Amsterdam. Penghapusan Kelas Paling Mewah itu berlaku mulai 29 Oktober 2017 ini. Apa dampaknya?

Dampak buat penulis secara pribadi, Tidak ada. Haha. ha
Karena sejujurnya sejauh ini memang belum pernah merasakan empuknya First Class. Dan kemungkinan juga tidak atau belum berencana menggunakan tempat paling mewah di pesawat. Mendingan uangnya untuk beli oleh-oleh. Dan belum tentu juga akan pernah duduk di situ. Selalu milih kelas ekonomi saja.

Oh ya, pernah sekali duduk di tempat non ekonomi. Naik Garuda dari Amsterdam ke Jakarta lewat Singapura, sekitar 20 tahun lalu. 

Penulis sejatinya mengantongi tiket ekonomi biasa, tapi ketika hendak check-in, tanpa diduga berjumpa kawan SMP di Bogor dulu. Setelah bincang ngaler-ngidul, dia ternyata bekerja sebagai ground stewardess Garuda di Schiphol.

eka_tanjung_2017_kontak

Barangkali wanita tinggi semampai itu, iba melihat tampang Eka Tanjung yang memelas, sepertinya kawan itu merasa ingin bantu. Ternyata benar, dia bilang :”boleh lihat kertas bookingnya.”  Sambil mengambil lembaran bukti booking dari tanganku.

Dia berjalan ke arah desk yang kosong dan mengetik, dan tak lama kemudian menyerahkan tiket ke tangan penulis. Sejatinya sampai di situ, saya yang awam, masih belum sadar apa yang terjadi.

Berubah Premium
Selang sejam kemudian, waktunya boarding tiba. Di sana baru sadar bahwa ternyata tiketku berubah status menjadi Premium. Rupanya kawan lama tadi mengupgraded status tiket dari economy menjadi premium. Memakan kenikmatan yang bukan haknya. Rasanya rada hambar.

Pantat Enak
Memang kursinya lebih enak ke pantat ini dan sajian makanan dan minumannya juga beda. Lokasinya kalau tidak salah antara Business dan Economy. Enak juga sih, walaupun tidak terbiasa. Agak sungkan juga rasanya. Malah susah tiduur.

Baik, sudah cukup ngelantur. Sekarang kembali ke realita. Keputusan GIA menghapuskan kursi First Class mungkin bagi sebagian besar kawan juga tidak terlalu berimbas.

Oktober 2017
Hanya jumlah kursi saja bertambah. Jadi rute Amsterdam-Jakarta pp, mulai akhir Oktober 2017 nanti hanya akan menggunakan satu jenis pesawat Boeing 777-300ER V2 saja. (Lihat gambar di atas yang kanan.)

Tanpa First Class
Pesawat jenis ini memang tidak memiliki kelas Utama atau First Class. Kursinya terdiri dari Business Class dan Economy Class saja. Secara total jumlah kursinya nambah menjadi 393 penumpang yang terbagi: 26 kursi di kelas Business dan 367 di Economy Class.

Sementara jumlah kuris di Boeing Tipe 777 yang memiliki kelas Utama (8 kursi) total bisnis dan ekonomi lebih sedikit.  Total berisikan 318 penumpang terdiri dari  8  First, 42 Business dan  268  Economy. (lihat gambar di atas, yang sebelah kiri.)

Lebih Banyak Kursi
Dengan keputusan ini maka penerbangan Garuda Jakarta – Amsterdam (GA088 maupun GA089) akan mampu mengangkut lebih banyak penumpang. Jumlah kursi ekonomi bertambah tapi jumlah kursi di business juga menurun dari 42 menjadi 26 kursi.

Economy Laris
Menurut pihak Garuda keputusan ini disandarkan pada meningkatnya permintaan tiket kelas ekonomi ke Indonesia. Dengan kata lain penumpang Eropa mulai berhitung bahwa dengan naik kelas ekonomi pun juga bisa sampai ke tempat tujuan.

Service Bagus
Aspek kedua barangkali, publik Eropa atau orang Indonesia yang domisili di Eropa berfikir, “ngapain ambil kelas business atau kelas utama wong kualitas pelayanan Garuda di kelas ekonomi juga sudah luar biasa bagusnya.”  Ehem .. ehem.. iklan gratis = tiket gratis?

Buat kawan yang ingin pulang dari Amsterdam atau liburan ke Amsterdam di akhir tahun 2017, jangan kuatir. Masih cukup tersedia kursi. Tapi bagi kawan yang sudah terbiasa dengan naik First Class atau Business jangan sedih.

Ayo, terbang sebanyak-banyaknya pake Garuda Indonesia (GA088 dan GA089) sebelum tanggal 29 Oktober 2017 ini. Agar bisa merasakan penerbangan terakhir dalam kelas paling joss.

Atau kalau tetap masih ingin naik Garuda jalur Jakarta-Amsterdam di First Class, silakan belok dulu lewat London Inggris. Sebab Garuda masih memperahakan jalur penerbangan Heathrow – Soekarno-Hatta dengan Boeing berisi 8 kursi First Class.
Pilihan Pada Kita!

Links:
Transit di Amsterdam Baiknya Ngapain?
Top 40 Tempat Wisata di Belanda
Kiat Hemat Liburan di Belanda
Taksi dari dan Ke Bandara Schiphol Amsterdam

Buku Harian: Tentara Belanda di Indonesia

Posted on Updated on

Schermafdruk 2017-08-08 01.48.16
Ronald Nijboer (Facebook)

Pada Selasa 8 Agustus 2017, berlangsung peluncuran buku berjudul “Tabé Java, Tabé Indië.”  Karya tulis Ronald Nijboer (30 tahun) ini mengenai pengalaman kakeknya, Evert-Jan Nijboer di Indonesia. Ditulis dalam Bahasa Belanda, namun buku setebal 288 halaman ini sangat menarik bagi generasi muda Belanda dan bagi orang Indonesia untuk mengintip sisi pandang mata Belanda. 

Bulan Agustus selalu istimewa dalam hubungan sejarah antara Indonesia dan Belanda. Akhir pendudukan Jepang, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Sukarno-Hatta terjadi di bulan Agustus 1945.

Acara Bulan Agustus
Eka Tanjung sebagai warga Indonesia di Belanda, belakangan ini melihat berbagai publikasi yang menyangkut hubungan kedua negara. Masyarakat Indonesia di Belanda mempersiapkan acara 17 Agustus 2017, memperingati 72 tahun kemerdekaan. Seperti halnya di Tanah Air,  Kedutaan Besar Republik Indonesia(KBRI) di Den Haag menggelar berbagai pertandingan memperebutkan Piala Kemerdekaan. Tenis Meja, Badminton, Tenis Lapangan, Catur dan lainnya.

Sementara itu di tempat lain Den Haag Belanda juga berlangsung hari peringatan pembebasan Warga Keturunan Hindia Belanda de Indo’s dari pendudukan Jepang, 15 Agustus 1945.

Bulan Agustus secara umum bagi Indonesia adalah awal dari kebebasan memiliki negara sendiri. Bagi warga Indo, adalah peringatan akhir penderitaan sepanjang 3,5 tahun, pendudukan Jepang.

Schermafdruk 2017-08-08 01.56.36
Evert-Jan Nijboer (facebook)

Evert
Sementara itu bagi Ronald Nijboer,  Agustus adalah hari peluncuran bukunya perdananya tentang diary kakeknya, Evert-Jan Nijboer. Sang kakek yang sudah meninggal pada tahun 2008 lalu itu, pernah bertugas ke Indonesia bersama ratusan tentara Belanda yang dikirim dalam upaya mengembalikan stabilitas Hindia Belanda usai penyerahan Jepang.

Perang Kalah
Buku yang resmi dirilis 8 Agustus 2017 ini merupakan napak tilas perjalanan selama tugas di Hindia Belanda. “Masuk dalam peperangan yang berakhir kekalahan.”
Tidak heran jika sang kakek tidak pernah cerita secara langsung kepada anak cucunya sekembalinya dari “perang”  di Hindia. (Indonesia)

Walaupun membisu sampai akhir hayatnya tentang pengalaman pahitnya dalam peperangan, namun hebatnya, Evert-Jan mewariskan buku harian, tulisan, dokumen dalam sebuah peti kayu. Peti itu mengungkap banyak hal tentang masa gelap nya di Pulau Jawa, terutama Batavia.

Schermafdruk 2017-08-08 01.39.36

Konon, selain kekaguman pada alam dan penduduk Indonesia yang memukau, Evert-Jan juga menuliskan tentang peperangan, penembakan, pemboman, operasi militer dan kehilangan rekan seperjuangan.

Schermafdruk 2017-08-08 01.38.12

Eka Tanjung dari Serbalanda membaca cuplikan buku ini yang ditayang online di website sang penulis. Dari 10 lembar yang bisa dibaca, tampak cara penuturan penulis yang bagus dan mudah dicerna. Mungkin juga karena Eka Tanjung sedikit banyak sudah mengenal sejarah perpisahan resmi Indonesia dan Belanda.

Buku berjudul “Tabé Java, Tabé Indië”  “Selamat Berpisah Jawa, Selamat Berpisah Hindia,” tampaknya menarik untuk generasi sekarang ini.
Penulisan oleh generasi muda Belanda ini tergolong langka. Sebab selama ini generasi muda Belanda, tidak banyak tahu tentang sejarah di Timur Jauh.Mungkin ada faktor kesengajaan para orang tua mereka. Untuk apa mengenang sebuah kehilangan dan kekalahan. Mirip dengan rasa kalau kita kalah pertandingan sepakbola di partai final. Rasanya malas untuk mengenang kembali kekalahan itu. Kita harus “Move On” !

Sejauh ini hanya satu dua saja penulis sejarah yang melahirkan buku tentang fakta sejarah yang kelam dan menyakitkan bagi Belanda. Dan baru Ronald ini yang mendalami dan menyelami perjalan Kakek kandungnya sendiri.  Yang usianya ketika mulai menulis diary itu 21 tahun. (8 tahun lebih mudah dari usia Ronald ketika menuliskan menjadi buku.)

Eka Tanjung sudah tidak sabar ingin membaca buku ini. Kebetulan ada sepekan waktu liburan. Menikmati penulisan tentang pengalaman sang kakek Belanda di Indonesia (1945-1949).

Mungkin ada baiknya juga buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Belanda, agar ada gambaran dan contoh perlunya akan menghormati sejarah. Dan juga perlunya untuk menuliskan sejarah tanpa rekayasa.

Sekedar Informasi Menarik:
Tour Tiga Tempat Yang Murah Meriah di Belanda
Penginapan Murah Meriah di Belanda
Top 40 Macam Menu Makanan Indonesia di Belanda

Top 40 Resto HALAL non-Indonesia di Belanda.
Top 30 Resto HALAL, Indonesia – Suriname di Belanda
Top 60 Macam Sambal di Belanda
Top 40 Restoran Indonesia di Belanda
Top 40 Tempat Wisata Belanda

Si Haring bin Herring, Ikan Mentah dari Belanda

Posted on Updated on

20170522_143224
Belanda sebagai negara kecil di Eropa merupakan tujuan wisata yang menarik dikunjungi. Menawarkan berbagai macam keunikan seperti Giethoorn salah satu dusun terindah di dunia. Makanan Indonesia yang banyak ditemukan setiap jalan. Ada pula hal-hal aneh yang ada di Belanda. Haring atau Herring Ikan Mentah Konsumsi Keseharian orang Belanda.

1. Makan Haring atau Herring. Ikan yang santap mentah dengan taburan irisan bawang bombai dan acar timun. Rasanya lumayan amis, menurut banyak orang.

Ikan kecil sepanjang 10 cm dan lebar 4 cm memiliki nama latin: Clupea Harengus, dia masih saudara dengan sardines yang sangat populer di Belanda. Ikan ini ditangkap di Samudra Atlantik.

Haring_Bagus

Dua Cara
Ada dua cara mengkonsumsi ikan Haring. Orang Belanda makan dalam kondisi utuh tanpa dimasak tapi sudah dibersihkan dari sisik, kepala dan isi perutnya. Ikan Haring memiliki rasa asin karena ikan itu sudah disimpan di tong kayu selama sekitar dua bulan, sebelum dikonsumsi.

Mentah?
Sebenarnya ikan Haring ini tidak bisa dikatakan mentah. Sebab sebelum dikonsumsi, minimal sudah mendekam dua bulan di dalam drum kayu berisikan garam. Jadi ikan ini sudah mengalami proses fregmentasi.

Dewi Helsper, Makan Ikan Haring. Orang Indonesia di Belanda. Penulis buku simbok.
Pic: FB Dewi Helsper: Penulis Novel “Simbok”

Cara kedua adalah dengan mengkonsumsi dalam bentuk irisan sekitar 3×4 cm dengan bantuan tusukan kayu atau plastik. Semakin baik kualitas ikan Haring semakin minim rasa asin dan amisnya.

Roti, Haring, Acar Ketimun dan Racikan Bawang Bombay. Cara mengkonsumbi ikan Belanda, Haring. Memilih makanan khas Belanda.
Roti, Haring, Acar Ketimun dan Racikan Bawang Bombay

Ikan Haring paling joss, sebenarnya didapat bukan di tempat-tempat turis ngumpul, tapi di lokasi lain yang justru banyak dikunjungi locals atau penduduk setempat. #serbalanda tahu tempat-tempat menyantap ikan Haring kualitas nomor satu.

Jika kawan ke Belanda, tidak tidak alergi ikan, maka perlu mencobanya. Jangan lupa cuci tangan setelah menyantapnya.

Cara Makan
Di atas itu adalah salah satu cara menyantap Ikan Haring. Langsung dimasukkan utuh-utuh, sambil mengunyahnya. Tetapi jika kawan kurang suka ikan-ikan yang segar. Sebaiknya memilih ikan goreng yang banyak macamnya di Belanda. Namun jika kawan dasarnya kurang suka ikan maka, sebaiknya Haring yang punya rasa menyerupai Sashimi, makanan Jepang itu. Mohon menghindarinya. Memilih makanan daging, ayam atau vegetarian.

Hubungi Serbalanda:

Tautan Menarik:

Kiat Menghadapi Pipis Berbayar di Belanda

Posted on Updated on

manneken-pis

Jika kawan sedang liburan musim dingin di Eropa, maka kerinduan akan pipis sangat tinggi. Bentar-bentar mencari toilet. Disebabkan karena kandung kemih yang mengkerut di musim dingin, maka ia ingin segera mengosongkan zat cair yang ditampungnya.

Nah kalau saban setengah jam, clingak clinguk sambil kaki disilang, mencari toilet umum, bisa jadi kantong kita bolong hanya untuk membayar ongkos pipis di WC umum. Enak amaaat si ibu penjaga bisa kaya sambil merenda..

Sebab dengan tarifnya bervariasi dari € 0,40 sampai dengan € 1,- tiap besuknya. Dia bisa berkantong tebal kalau minimal 1000 orang mengunjungi rest roomnya perhari. Contohnya seperti di Zaanse Schans.

Berapa mili liter yang tertuang di pispot itu. Satu tetes atau satu liter, harganya sama saja. Mending sekalian mandi kalee ya..

Kiat mengatasi beser berbayar:
– jangan banyak minum,
– usahakan suhu hangat sekitar selangkangan,
– cari tempat pipis gratis.
+ Perpustakaan,
+ Rumah Sakit,
+ Kantor Polisi,
+ WC Berdiri (Pria),
+ Kafe atau Resto yang baik hati,
+ Ketok Rumah Warga,
+ Alasan ngantar balita yang kebelet
+ Kosongkan Kemih sebelum tinggalkan rumah, hotel, kereta, pesawat.
+ Bawa botol kosong dan isi dengan air keran.

Kalau itu juga tidak bisa dihindari, yah apa boleh buat, terima saja dan nikmati liburan. Anggarkan sekitar € 5,- per hari khusus untuk pipis. Sebab di Belanda cukup banyak WC umum yang lumayan bersih.

Pipis Dapat Duit
Kalau kawan harus ke kamar kecil di tempat wisata seperti Zaanse Schans, biasanya berbayar. Setengah Euro sekali masuk. Memang sulit untuk berhemat kalau urusan pakai toilet. Karena kalau pipis ditahan, bisa menimbulkan penyakit yang lebih parah. Ginjal bisa teriak-teriak kesakitan.

Nah untuk mengantisipasi pengeluaran itu, maka bawalah botol kosong saat masuk toilet. Karena air toilet di Belanda kualitasnya lebih bersih dari air mineral di toko dan supermarket. Sehingga dengan keluar membawa botol ukuran 2 liter yang penuh air minum maka sejatinya sudah mendapatkan keuntungan secara finansial.  Dengan menenteng botol besar seharga Aqua, maka sejatinya kawan sudah memperoleh pendapatan sekitar € 2,- (2,5 euro, harga Aqua – 0,50 euro beaya masuk Toilet)

Selanjutnya sih ENJOY!! Karena musim dingin Eropa terlalu indah untuk dilewatkan.

 

Kiat Liburan Eropa di Musim Dingin

Posted on Updated on

Musim dingin di Eropa butuh persiapan tersendiri. Suhu sekitar titik beku, perlu pakaian yang tebal dan hangat. Giethoorn Bersalju.
Giethoorn Bersalju

wp-image-381297975jpg.jpg
Datang ke Eropa di musim dingin membutuhkan persiapan yang baik. Baju tebal untuk membuat badan hangat. Agar bisa menghadapi cuaca dingin yang menusuk tulang. Kiat Sehat Berlibur Musim Dingin di Eropa. Beli Baju Musim dingin di Eropa.

Liburan musim dingin di Eropa. Persiapan Musim Dingin di Eropa. Suhu Drop Sampai Minus, Liburan ke Eropa Musim Dingin, Musim Salju di Eropa. Eka Tanjung, Serbalanda Tour
Pakaian Tebal Pelindung Udara Dingin

Masuk  Eropa antara bulan Desember-Februari, disambut udara yang dingin. Bahkan bisa menyaksikan Salju di jalan-jalan. Di Musim Dingin, suhu ngedrop ke kisaran ( – 5° sampai 10°  Derajat Celsius.) Dengan temperatur yang berbeda jauh dari Indonesia, butuh persiapan khusus. Berikut beberapa saran Serbalanda.

  • Jaket Tebal
  • Sweather
  • Sarung Tangan
  • Tutup Kepala
  • Tutup Telinga
  • Sjaal
  • Pelembab Bibir
  • Long John atau Pakaian Dalam Thermo
  • Kaos Kaki Wol
  • Sepatu Tebal
  • Kantong, Penghangat Tangan
  • Uang Receh 50 sen Euro, untuk ke Toilet berbayar
  • Obat-obatan (Jika diperlukan)

Barang-barang ini bisa dibawa dari Indonesia. Namun semua itu bisa juga dibeli di negara pertama Eropa kedatangan, seperti di Belanda. Bersandar pada pengalaman kami, harga-harga pakaian, terkhusus pakaian musim dingin, lebih murah di toko-toko Belanda daripada di Indonesia.

Citrosan, minuman Vitamin C, Menjaga Stamina Selama Liburan di Musim Dingin. Banyak makan buah.
Minuman Puyer Menyembuhkan Meriang
Menjaga Bibir Tetap Lembab, Obat Bibir Kering, Mencegah Bibir Kering.
Lip Balm atau Pelembab Bibir
Sapu Tangan Kertas, Tisu Kering, Pilek, Ingusan, Bersin-bersin
Tisu Untuk Menjaga Bersin
Sepatu Booth Musim Dingiin, Kaki Tahan Dingin
Sepatu Penahan Kaki Tetap Hangat
Tolak Angin, Obat Masuk Angin, Seat Selama di Musim Dingin. Liburan ke Eropa di Musim Dingin Winter. Musim Salju di Eropa
Tolak Angin Menyembuhkan Kembung
Vitamin untuk menjaga kesehatan selama liburan musim dingin di Eropa. Obat-obatan sakit di Eropa.
Vitamin C
Penghangat Tangan Delapan Jam, Kedinginan di Eropa, Penangkal Dingin di Eropa, Ati Dingin Liburan di Eropa
Kantong, Penghangat Tangan
Eka Tanjung. Serbalanda. Pemandu Wisata di Belanda. Ingin Berwisata Puas di Belanda dan Eropa. Mencari tour murah di Belanda. Angkutan umum hemat di Belanda. Penginapan Hemat dan Murah di Belanda. #supirsantun orang Indonesia di Amsterdam. Gaet Indonesia yang Asik.
Kontak Serbalanda Tour

“Harga pakaian musim dingin, jaket tebal dan lainnya masih lebih murah di Belanda sendiri daripada di Indonesia,” seorang kawan Serbalanda. 

Di Belanda ada beberapa toko retailer yang harganya sangat bersahabat:
ACTION,
ZEEMAN,
PRIMARK,
WIBRA.
Dll.

Selain pakaian, untuk menikmati maksimal musim dingin diperlukan juga kondisi fisik yang prima. Dengan melakukan hal-hal di bawah ini.

  • Suplement Vitamin C atau Buah
  • Sarapan yang mencukupi sebelum beraktivitas di luar,
  • Kunjungi Tempat Wisata dalam ruang,
  • HP cukup pulsa dan data untuk Komunikasi,
  • Alaram Number: 112,
  • Kartu Asuransi dan Alamat di Indonesia dan Belanda.
  • Lepas Jaket, Sarung Tangan, Syal Ketika Dalam Mobil atau Rumah yang Hangat.

Kebanyakan Makan di Musim Dingin, Lebih baik daripada kurang. Karena perut kosong menjadikan badan lemah dan mengundang penyakit datang. Tubuh butuh lemak untuk menahan hujaman udara dingin, Supirsantun

Bila kawan sudah mempersiapkan dengan baik, maka liburan di musim dingin bisa lebih nyaman tanpa merasa tersiksa dengan suhu dingin. Sebab walaupun dingin masih banyak hal menarik yang bisa dijalani.

Orang Belanda lebih banyak menyempatkan diri mengunjungi Christmas Markets atau ke Musea. Di Belanda terdapat sekitar 700 musea.

21 Desember Musim Dingin
Musim Dingin di Eropa secara resmi mulai 21 Desember. Sebelum itu masih dikatakan Musim Gugur. Eropa memiliki empat musim, Musim Semi, Musim Panas, Musim Gugur atau Musim Rontok dan Musim Dingin. Secara kasar empat musim ini bisa dikelompokkan sebagai berikut.

  1. Musim Dingin (21 Desember – 21 Maret)
  2. Musim Semi (21 Maret – 21 Juni)
  3. Musim Panas (21 Juni – 21 September)
  4. Musim Gugur (21 September – 21 Desember)

Sim Card Mudah & Murah di Eropa

Posted on Updated on

Inilah Sim Card paling murah di Belanda dan Eropa selama liburan. Sejak Juni 2017, Eropa menghapus roaming cost antar negara. Lebara jadi pilihan terbaik. Bahkan sering membagi kartu sim gratis. Sim Belanda juga gampang soal registrasinya!

Bila ke Belanda liburan atau dinas, tentu kita ingin tetap online. Idealnya bila kawan bisa tetap menggunakan Free WiFi sepanjang hari. Tapi faktanya, saat itu belum semua tempat umum difasilitasi free WiFi. Kalau sedang berada di hotel, stasion kereta, kafe, restoran dan bandara tentu bisa menggunakan sarana Free WiFi. Jika fasilitas WiFi tidak tersedia, maka ada baiknya menggunakan sim card Lebara. Serbalanda menyediakan solusi termurah untuk online selama liburan di Eropa.

Read the rest of this entry »

Open House Kincir Angin Belanda

Posted on

2016-05-01 19.07.50Belanda kondang juga dengan statusnya sebagai negeri Kincir Angin. Untuk mempertahankan warisan leluhur, Belanda menggelar acara Buka Dapur, Open House untuk menyaksikan dari dalam Wind Molens yang kondang itu.

Tanggal 14 dan 15 Mei ini di Belanda diselenggarakan Nationale Molendagen, yang arti letterlijknya, hari-hari Nasional Kincir Angin. Kawan mendapat kesempatan menyaksikan Kincir Angin tradisional yang dioperasikan kembali.

Sejatinya fungsi penggilingan, pedorongan air, penggergajian sudah lama diambil alih oleh mesin dengan tenaga motor. Tapi sebagai warisan sejarah yang diakui oleh UNESCO organisasi warisan budaya PBB, maka benda-benda ini tetap dilestarikan.

Dengan menggelar Open House kepada publik, maka sejarah keberadaannya bisa disampaikan kepada generasi penerus. Jadi tanggal 14 dan 15 Mei ini ada 900 dari total 1200 Kincir Angin yang bisa dikunjungi dan disaksikan aktivitasnya.

Inilah tautan menuju event nonton Molen: Bahas Inggris dan Bahasa Belanda

Salah satu Kincir Angin yang dibuka untuk publik pada hari-hari ini adalah:

Tour Serbalanda membawa Anda ke tempat-tempat Kincir Angin yang menakjubkan di Belanda.

Wisata Cerdas dan Bersahabat ke Tiga Tempat: Giethoorn, Zaanse Scans dan Volendam

Jokowi Bukan Yang Dulu Lagi

Posted on Updated on

tulips-65036_1280Judul yang barang kali akan menggugah keingintahuan maksud tulisan ini. Sejatinya bukan bermaksud merendahkan Presiden Republik Indonesia yang 21 April 2016 ini melakukan kunjungan kenegaraan ke Belanda.

Banyak aspek yang sebenarnya membuat Eka Tanjung dari Serbalanda mengamati kunjungan RI1 pertama lagi, setelah 16 tahun lalu. Gus Dur lah yang terakhir kali ke negeri Kumpeni ini tahun 2000.

Sayang sekali karakter Blusukan khas Jokowi tidak bisa berlaku dalam kunjungan kenegaraan ke beberapa negara Eropa ini. Pria semampai asal Solo yang punya bibir mirip Jendral Sudirman pejuang kemerdekaan RI itu kali ini tidak bisa blusukan sehingga kemungkinan hanya dapat make-up cukup besar.

Dia tidak bisa jalan-jalan santai ke Giethoorn umpamanya. Atau Ibu Iriana yang berparas Manis itu, tertarik untuk melihat indahnya taman bunga Tulip, de Keukenhof.  Bisa jadi nanti dia akan dihinggapi lebah Tulip, karena saking manisnya. Momentum dan tempat yang mungkin akan membuat penyesalan, kalau Jokowi tidak bisa berfoto bersama di dusun nelayan Volendam, seperti yang dilakukan Gus Dur dan keluarganya beberapa tahun silam.

Hans Duin, seorang retailer di Volendam sudah berulangkali menanyakan apakah Jokowi akan datang ke kampungnya Volendam. Sebab katanya “SBY sebenarnya berrencana ke Volendam. Sayang sekali dia membatalkan datang ke Belanda. (2010 red.)” Kemudian Hendriks Smit dari Giethoorn juga sangat penasaran ingin berjabatantangan dengan Presiden Indonesia ke Tujuh ini.

Tidak Blusukan
Fakta bahwa mantan Walikota Surakarta tidak bisa masuk dan datang ke tempat yang dia inginkan, membuktikan bahwa di luar negeri berlaku aturan yang berbeda. Suka atau tidak, kunjungannya ke Belanda ini akan mendapat kawalan lebih ketat. Jam berapa harus berada dimana dan bertemu siapa saja.

Manis dan Minus
Hal itu sangat bisa dimengerti karena Belanda memiliki ikatan manis dan minus dengan Indonesia. Manisnya bisa dirasakan dengan banyaknya wanita-wanita cantik dan anggun asal Indonesia yang tercantol pada pria-pria bule yang romantis dan bersahaja.

Namun sisi minusnya masih membekas pada Kalangan Terhalang Pulang. Kalangan terhalang pulang menggarapkan adanya pengakuan atas penderitaan yang mereka rasakan sejak 1965. Atau kalangan Maluku yang merindukan bisa  Pulang Kampung ke Pulau Seram atau ke kampung Kuda Mati di Ambon.

Walaupun secara pribadi mungkin Jokowi tidak merasa takut ancaman kelompok manapun, namun pemerintah Belanda dan pihak KBRI di Den Haag merasa bertanggungjawab dan cemas jangan sampai ada hal buruk menimpa Presiden Indonesia selama berkunjung ke Belanda.

Persiapan
Penulis melihat sendiri bagaimana persiapan di KBRI Den Haag menjelang kedatangan RI1 ke kantor perwakilan Indonesia di Belanda. Pintu-pintu diamplas, dinding dicat, karpet di cuci lebih bersih. Sepertinya semua lapisan di KBRI Den Haag dan negara lain ingin memberi yang terbaik kepada pemimpin.

Gaya Lama
Sejatinya mereka lupa. Seharusnya bebersih harus dilakukan tiap hari. Tempat dikonclongkan bukan ketika kunjungan orang nomor satu Indonesia saja. Pemikiran ‘gaya lama’ seharusnya dibuang jauh-jauh.

Sebab di zaman sekarang ini rakyatlah yang sejatinya berposisi lebih tinggi dibanding presiden atau anggota dewan. Artinya service terbaik dari pegawai KBRI ataupun pegawai pemerintahan, diutamakan untuk rakyat. Sebab mereka digaji oleh uang rakyat, bukan oleh uang presiden.

Jadi gedung-gedung pelayanan publik, harusnya lebih keren, bersih dan wah daripada gedung yang dipakai oleh para pelayan itu sendiri. Gara-gara Jokowi tidak bisa blusukan pada kunjungannya ke luar negeri ini maka, apa yang dia saksikan dan rasakan belum tentu realitas sesungguhnya.

Giethoorn & Zaanse Schans Jadi Perangko

Posted on

monopoly1-e1444759400743

Dinas Pos Belanda menerbitkan seri perangko baru yang menggambarkan beberapa tempat wisata seperti kampung sunyi Giethoorn dan komplek Kincir Zaanse Schans.

Inikah saatnya untuk kembali berkirim kartu pos dari tempat wisata dengan menjilat dan menpelkan perangko bergambar tempat itu sendiri. Beli kartupos di Giethoorn ditempel perangko Giethoorn dan dikirim ke Jakarta atau Semarang.

Perangko
Mulai tanggal 29 Maret 2016 ini, bisa dilakukan di Belanda. Sebab dinas pos menerbitkan serial perangko bergambar beberapa tempat wisata Belanda. Karya Renier Hamel diabadikan dalam perangko.

Tempat-tempat wisata yang digambarkan pada perangko khusus untuk pengiriman surat atau kartu pos maksimal 20 gram ke luar negeri adalah: Deltawerken, de Waddeneilanden, de Hoge Veluwe, het Binnenhof, Pasar Keju Alkmaar, de Ladang Tulip, Giethoorn, Marken, Zaanse Schans dan lukisan ternama karya Rembrandt de Nachtwacht.

Giethoorn Monopoly
Sejatinya kalau Giethoorn ini merupakan sukses keduanya. Sebelum diabadikan dalam perangko, dusun sunyi dengan parit berkelok nan indah itu sudah mengejutkan dunia. Sebab permainan Monopoly World memasukkan Giethoorn dalam jejeran kota-kota besar dunia. Berkat kerja serius yang dilakukan team promosi kampung air berpenduduk 3 ribu jiwa itu masuk dalam jajaran mainan klasik.

Konon team promosi Giethoorn berhasil mendapatkan dukungan massal tanda tangan dari wisatawan China dan Taiwan yang membanjiri kampung sunyi di propinsi Overijssel itu.

Marketing Cerdas
Berkat kerja serius itu maka Belanda adalah satu-satunya negara yang punya dua tempat di Monopoly World.  Bila kawan membeli permainan yang menggunakan dadu dan juga bisa membangun rumah dan hotel itu akan mendapati Amsterdam dan Giethoorn di sana. Sayangnya dusun berpenduduk 3 000 jiwa bisa mengalahkan Jakarta yang berpenghuni 10 juta jiwa.

Berikut nama tempat dan kota yang menghiasi permainan Monopoly:
•   Warna Biru Tua: Lima, Peru; Hong Kong, China
•   Hijau: Riga, Latvia; Lissabon, Portugal; Istanbul, Turki
•   Kuning: Warsawa, Polandia, Mexico City, Mexico; Santiago, Chile
•   Merah: Belfast, Irlandia; Athene, Yunani; Beograd, Serbia
•   Oranye: Londen, England; Moskow, Rusia; Tokyo, Jepang
•   Merah Jambu: New York, U.S.A; Amsterdam, Nederland; Sydney, Australia
•   Biru Muda: Queenstown, Selandia Baru; Cape Town, Afsel; Taipei, Taiwan
•   Coklat: Giethoorn, Nederland; Madrid, Spanyol

 

 

Keukenhof, Keindahan Tulip Belanda

Posted on Updated on

tulips-65036_1280Walaupun sejatinya Tulip berasal dari Turki, namun pada akhirnya Belanda lah yang sukses mengembangbiakkan kembang indah ini menjadi berjuta warna. Keukenhof, gudang jutaan Tulip di musim semi.

Lokasinya di Lisse dekat kota Leiden. Serbalanda melihat kunjungan ke taman ini sebuah peluang bagi kawan yang berada di Belanda antara 23 Maret sampai dengan 21 Mei 2017. Hampir dua bulan inilah jutaan kembang Tulip dan lainnya bisa disaksikan, dicium, dibelai dan diselfie.

Jika kawan untuk pertama kali ke Keukenhof ada baiknya untuk melihat denah taman ini. Gambar Keukenhof bisa dilihat di link ini. Denah Keukenhof.

Hujan?
Bertamasya di Belanda, bisa sangat menyenangkan. Apalagi kalau didukung oleh cuaca yang cerah. Hujan bisa memembalik mood kita dari tawa menjadi tangis. Untuk dapat mengantisipasi kondisi cuaca ada baiknya sebelum menuju ke lokasi wisata menengok prakiraan cuaca. Di internet terdapat berbagai situs dan app tentang cuaca. Salah satunya Accuweather. Coba tengok sejenak sebelum melangkahkan kaki menuju Keukenhof.

 

Jika hari hujan, ada baiknya menerapkan nasihat sesepuh. Sedia Payung Sebelum Hujan. Pasalnya cuaca Belanda sulit diprediksi sementara waktu kawan di Negeri ini hanya beberapa hari saja. Keukenhof tidak diragukan lagi, merupakan salah satu obyek wisata keindahan jadi magnit Belanda di musim semi.


Jika kawan ingin berkunjung ke Keukenhof, ada baiknya mengkombinasi dengan lawatan lain seperti Madurodam, Kinderdijk atau Giethoorn.

Selain Tour Tiga Tempat: Giethoorn, Zaanse Schans dan Volendam, khusus untuk musim Tulip, Serbalanda juga memberi tawaran lain yang tidak kalah menarik.

Serbalanda siap menemani kawan untuk mengunjungi tempat-tempat indah.