Cari Makan Gratis di Belanda

Posted on Updated on

Cendol atau Dawet
Pic: Serbalanda. Cendol

Jika kita cermati, di Belanda banyak makanan gratis. Padahal harga makanan di Belanda, secara umum lebih mahal daripada di Indonesia. Namun pada saat-saat tertentu justru sebaliknya. Makanan Indonesia jelas lebih murah di warung Indonesia. Tapi susu segar, keju dan buah-buahan segar seperti Apel, Pir dan Anggur rata-rata lebih  murah di Belanda. Inilah kiatnya mendapat makanan gratisan..

Makan Gratis
Di bulan Ramadan, mesjid-mesjid di Belanda memberikan kesempatan bagi semua orang untuk bisa makan bersama di jam-jam buka puasa (Iftar) dan kadang ada yang membuka pintunya untuk makan Sahur. Mohon diperhatikan jika mencari makanan secara cuma-cuma, hanya di mesjid yang besar. Biasanya yang punya dapur dan alat masak sendiri.

Mesjid-mesjid ini menyediakan makanan yang disumbangkan oleh umat. Karena umat islam meyakini bahwa memberi makan orang lain akan membawa pahala. Apalagi memberi makan orang yang sedang berpuasa.

Mesjid Besar di Amsterdam:

  • Mesjid Fatih (Turki) Rozengracht 150, 1016 NJ Amsterdam
  • Westermoskee Aya Sofya (Turki) Piri Reïsplein 101, 1057 KH Amsterdam
  • Taibah (Pakistan) Kraaiennest 125, 1104 CH Amsterdam

Gratis Buat Semua
Kalau kawan ingin makan tapi tidak berpuasa, tidak masalah. Menurut pengalaman Eka Tanjung dari Serbalanda yang sudah 30 tahun lebih domisili di Belanda. Kawan-kawan di mesjid tidak akan mengecek identitas atau agama kita. Paling sesekali ada yang tertarik bertanya, tapi itu berdasarkan niat baik. Kalau dijawab, saya bukan muslim pun, mereka tidak akan merebut kembali Daging Nasi Kebuli dari tangan kawan.

Jumat Gratis
Makanan gratis di Belanda bukan saja bisa diperoleh di Bulan Ramadan saja yang tahun 2018 ini jatuh kurang lebih antara 15 Mei – 16 Juni 2018.  Tetapi di setiap hari Jumat pun ada makanan gratis. Setiap mesjid (besar) di Belanda ada ruang umum, untuk pertemuan dengan warga sekeliling baik muslim maupun non-muslim. Setiap selesai Jumatan, di ruang itu banyak tersedia makanan kecil dan camilan sumbangan dari para umat. Biasanya makanan ini disediakan di luar bualan Ramadan.

Aneka Ragam
Kalau kawan kebetulan ingin mengisi perut atau sekedar ingin tahu, datang saja ke mesjid-mesjid di dekat lokasi. Perut terisi tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun. Rasa ingin tahu juga terobati. Karena keragaman umat Islam di Belanda, menurut amatan Serbalanda, lebih diversitas dibanding di Indonesia.

Jadi makanan yang tersedia pun lebih bervariasi di Belanda daripada di Indonesia. Tajil di Indonesia macamnya tidak sebanyak di Belanda yang punya latar belakang semua etnik yang menghuni negeri Kincir Angin ini. Tajil Somalia, Tajil Turki, Tajil Maroko, Tajil Kazakhstan, Tajil Suriname, Tajil Belanda. Dan tentunya kalau di Mesjid Indonesia Tajilnya bisa Kolak Pisang atau Dawet serta Kolang Kaling.

Selamat menikmati makanan gratisan di Belanda. Apa salahnya kalau toh memang sedang berhemat saat liburan.

Tautan Menarik :

Advertisements