Becak Dirindukan Kembali

Posted on Updated on

Becak, alat tranportasi nir-mesin roda tiga belakangan mulai mencuat kembali di dunia maya. Di group Whatsapp muncul berulangkali video becak di Belanda yang sudah lebih dari 8 tahun gentayangan. Eka Tanjung tampak masih segar, padahal jauh dari fakta di lapangan.

Yang dimaksud adalah video di bawah ini:

Gagasan membuat video ini muncul ketika Eka Tanjung dan Junito Drias keduanya bekerja sebagai wartawan di Radio Nederland. Tahun 2009, membaca berita adanya orang Belanda yang membuka tour Becak di sekitar Limmen, wilayah pesisir barat Belanda.

Gagasan itu sudah jauh lebih dahulu dari Daan Gopel, mahasiswa Belanda yang memboyong becak dari Jogjakarta ke Amsterdam. Kemungkinan besar Daan terinspirasi oleh pak Samuel yang sudah terlebih dahulu “menemukan” becak sebagai komuditas pariwisata di Belanda.

Peter Samuel, pria Belanda setengah baya itu menggagas untuk menjadi penarik becak untuk para wisatawan. Sebuah ide yang cemerlang tapi tidak mudah. Sebab tidak banyak yang masih mengenal alat angkut yang aslinya berasal dari Indonesia.

Peluang Bisnis
Namun toh gagasannya menjadi pemberitaan regional. Dengan semangat promosi dia bekerjasama dengan Restoran Setempat. Untuk memangkal becaknya. Sampai di sana sebenarnya bisa dimengerti.

Pariwisata Ramai
Ketika berita video ini diunggah, sebenarnya tidak banyak yang tertarik akan berita itu. Sampai akhirnya 8 tahun kemudian menyebar kembali di social media. Mungkin pariwisata sedang naik daun dan terus mencari tawaran baru yang unik dan berbeda dari angkutan umum yang sudah ada di Belanda ini.

Dalam kaitannya dengan transportasi umum, Serbalanda membuat berbagai tulisan seperti di bawah ini:

Saat ini mungkin kita sudah rindu kembali ke masa silam ketika becak masih berseliweran di jalan-jalan kampung. Mungkin kerinduan yang membuat video becak marak kembali.

Info Lebih Jauh Hubungi Nomor di Atas