Perempuan Indonesia Kalah dari Thailand

Posted on Updated on

IndonesiaThailandBukan saja Indonesia ketinggalan dari Thailand soal wisatanya, dan juga bukan saja sepakbolanya. Tetapi lebih parah dari itu perempuan-perempuan Indonesia kalah dari rekan sejenis mereka dari Thailand. Apakah karena Thailand lebih seksi?

Belakangan ini Eka Tanjung dari Serbalanda mendengar, membaca dan mengamati wanita Indonesia di Belanda sedang dirundung lara. Pasalnya relasi asmara dengan pasangan Belandanya sedang tidak mulus. Sering cekcok dan ribut sampai rumah tangganya berada diujung tanduk. Beberapa wanita Indonesia bahkan sudah ditinggal suami atau kekasihnya pergi ke lain hati.

Wanita Thailand
Beberapa kasus, pria Londo itu hinggap di hati wanita dari Negeri Gajah Putih. Wanita Thailand biasanya tidak sebesar Gajah dan juga tidak Putih seperti bedak, tapi memiliki daya tarik yang lebih maut dari wanita Indonesia. Eka Tanjung mencoba menggali dan meraba-raba dada sendiri dan menggaruk-garuk kepala yang mulai kecoklatan diterpa terik matahari.

Naik Darah
Mungkin analisa ini sekedar kebetulan saja ketika di beberapa kasus pria Belanda meninggalkan kekasih Indonesianya untuk memilih perempuan Thailand. Ada yang sampai lupa daratan setelah mengawali kisah cinta baru. Sejenak Serbalanda naik darah ketika mendengar kabar itu. “Ini sudah kasus ketiga ada cowok Londo secara kurang ajar mencampakkan wanita Indonesianya dan memilih cewek Thailand. Ini sudah keterlaluan. Mana ulekan, aku sambal mulut bule itu biar kapok!”

Apa Yang Lebih
Faktanya ketika seseorang meninggalkan si A untuk melanjutkan cintanya dengan si B tentunya ada alasan. Si dia melihat atau merasakan nilai lebih pada si B. Pikiran Eka Tanjung langsung melayang-layang dan menganyam komperasi kepribadian. Apa yang lebih dari cewek Thailand ketimbang Indonesia?

Pelayan Resto
Eka Tanjung belum pernah punya pengalaman berhubungan asmara dengan wanita Thailand, tapi pernah berteman dan bekerjasama di Restaurant Thailand di Utrecht. Kuliah dan kerja sambilan sebagai pelayan restauran merupakan kombinasi yang menguntungkan. Makan malam terjamin dan dapat uang saku pula setiap akhir pekan.

Senang Masak
Di restauran Thailand biasa mempekerjakan kokki dan pelayan dari Thailand. Saya sebagai orang Indonesia bisa masuk karena punya teman Indonesia yang sudah lebih lama kerja di sana. Dan juga karena di Belanda, tidak banyak laki-laki Thailnd. Menurut pengamatan penulis, wanita Thailand pada umumnya senang memasak. Eka Tanjung ingat betul beberapa kali diundang perayaan ulang tahun di rumah wanita Thailand yang menikah dengan bule. Di meja ruang tamu terdapat berbagai macam makanan.

Makanan Mewah
Dari camilan semacam lumpia, kue taart sampai makanan yang mewah. Ada salad dengan berbagai buah-buahan segar, makanan segar dengan udang dan ikan goreng bumbu curry. Dan tidak lupa Thom Yam dam Koeng (Sup Asam Ikan dan Udang), mie gepeng, nasi goreng, bihun dan Nam Prik (Racikan Cabe Rawit di Saus Ikan.) Semua tersedia dan wanita Thailand yang datang berpenampilan segar, bersih, wangi. Sambil masuk menyalami yang berulang tahun, sambil berteriak. Phi.. Phi..Sawadikrap..satu tangam memegang mangkok berisi makanan dan satu tangan lain bungkusan kado.

Kado Mahal
Kado yang mereka bawa itu biasanya harganya cukup mahal, atau mungkin sangat mahal. Di atas budget kelayakan. Kalau standar kado zaman 20 tahun itu sekitar 15 euro, mereka itu perorang bisa membeli kado senilai 50 euro. Penulis sempat kaget juga ketika berulang tahun, mendapat kado dari kawan-kawan Thailand di tempat kerja, senilai antara 50-60 euro per orang. Padahal standar pergaulan waktu itu hanya 15 euro. Mereka memiliki semacam gengsi atau rasa persaingan, agar tidak dilihat sebagai pemberi kado paling murah. Itu dugaannya.

Ulang Tahun
Satu hal lain selain pandai memasak, mempercantik diri, royal dalam memberi, mereka ini juga suka berjudi. Zaman itu kalau sedang pesta ulang tahun, selalu ada satu meja tersedia untuk main kartu remi. Disana mereka bermain kartu dengan taruhan uang juga. Selain itu beberapa wanita yang ku kenal juga senang berkunjung ke Casino, untuk berjudi rolet atau poker.

Arisan Thailand
Contoh lain judi yang mereka terapkan adalah pada Arisan. Ada cara mengundian pemenang arisan di kalangan Thailand adalah dengan mengajukan jumlah, tebusan yang mereka siap berikan jika menang. Jadi kalau si A ingin menang arisan hari itu, maka dia harus menuliskan di kertas kosong, jumlah uang yang ingin dia bayarkan jika menang. Kalau si A menuliskan €200, maka untuk arisan dengan tarikan € 1000,-  dia hanya akan menerima € 800 kalau menang. 200 euro itu akhirnya menjadi hak bagi pemenang terakhir.

Budha Jujur
Oh ya, satu lagi karakter para wanita Thailand yang ku kenal adalah kejujuran. Mereka mengklaim diri sebagai penganut Budha dan itu menurut mereka dicirikan dengan kejujuran. Budha tidak pernah berbohong kata mereka. Walaupun penulis juga sempat beberapa kali memergoki wanita-wanita itu doyan menggunjing orang lain. Atau kalau istilah Belandanya, ngeroddel, ngomongin orang lain.

Kepincut Thailand
Entah apa dari hal-hal di atas itu yang membuat pria bule jadi meninggalkan wanita Indonesia untuk kepincut Thailand. Karena karakter yang aku sebutkan di atas juga dimiliki oleh wanita-wanita Indonesia. Pandai masak, bersih, wangi, ramping, senang memberi, lemah gemulai, ramah dll. Atau masih ada hal lain yang dimiliki wanita Thailand yang aku tidak tahu? Hanya bule-bule itu yang tahu jawabannya.

Pria Indonesia
Penulis sebagai pria Indonesia dan beristrikan wanita Indonesia, tidak terlalu galau dengan pemaparan di atas itu. Sebab, baginya kenikmatan dan kecocokan itu kan penilaian yang sangat pribadi. Kita melihat wanita itu kan secara totalitas. Bagi Eka Tanjung pria Indonesia yang sudah bermukim di Belanda lebih dari 30 tahun, tetap bisa mengatakan bahwa wanita paling sempurna di muka bumi ini adalah wanita Indonesia.

Tutur katanya lembut, tatapannya menyejukkan, senyumnya meremukkan kalbu, dan tiada kata kasar yang keluar dari bibir manis wanita Indonesia. Wanita Indonesia bukan saja menang dari Thailand tapi sekaligus Juara Dunia!

Penulis menduga, ibaratnya Allah saat menciptakan wanita Indonesia sambil tersenyum, manggut-manggut dan melirik ke surga.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s